
Diperkotaan Xing'ai
Para pemuda sudah menemukan penginapan mewah yang berada dipertengahan kota
Didepan penginapan bernama Penginapan Xu yang artinya mewah
tempat penginapan samping jalan besar itu sangat luas dan besar
Disamping penginapan itu terdapat lahan kosong untuk memakirkan sebanyak lima puluh kuda
Didalam penginapan itu para pemuda yang berstatus tinggi itu sedang berbincang pada pemilik penginapan yang seorang pria paruh baya
"anda sudah setujukan?"Tanya Kaisar Ying pada pria paruh baya didepannya
"tentu saja Kaisar Ying..ini adalah salah satu kebanggaan yang tidak akan dilupakan seumur hidup bagi saya..semua perkamaran kosong adalah milik kalian semua para terhormat"ucap pemilik penginapan itu membungkukan setengah tubuhnya
"baiklah kalau begitu kalian semua pilihlah masing-masing kamar..aku akan menemui dua bedebah itu yang menunggu kereta disana"Ucap Kaisar Ying membalikan tubuhnya melirik para pemuda
Dia pergi menuju luar penginapan melewati para pemuda yang berminggiran
Para pemuda melihat sekitar penginapan yang terbuat dari dinding perkayuan namun dihiasi dengan ukiran-ukiran indah
"lumayan"ucap Pangeran Wu feng melangkahkan kakinya melihat sekitar penginapan
"ayo saya akan memperlihatkan tempat-tempat bagus disini"Ucap Pria Pemilik penginap itu lagi
"Tuan pergi saja..kami akan melihat-lihat sendiri saja..ini merepotkan..terimakasih"Ucap Tuan muda ruoli dengan sopan meminta agar pria itu pergi saja
"Ini sama saja menghina pelanggan saya Tuan muda jadi.."ucapnya Pria itu terpotong
"Pergi saja dan kami akan melihat sendiri Tuan"potong pangeran Dong li tersenyum hangat
"Baiklah jika kalian ingin seperti itu..saya pamit"Ucap Tuan itu membungkukan setengab badannya lalu pergi keluar dari penginapan
Para pemuda langsung berhambur kesana kemari kemana-mana dalam penginapan itu
Luas Penginapan itu berbentuk segi panjang lebar dan panjangnya
Tempat khusus beberapa kamar berada dibagian kanan yang sepanjang penginapan itu dan untuk halaman bagian kiri ada tempat perkamaran seperti satu dapur beserta tempat makan dan teras luas yang akan memperlihatkan kuda mereka yang terparkir jauh dihalaman luar sana
penginapan mewah itu kebetulan kosong semua perkamaran hingga para pemuda yang tidak diragukan kekayaannya lagi itu begitu mudah menyewa
~Kekaisaran Yuan~
Kediaman Pangeran Lu zheng
Dalam kamar tidur dikediaman itu
Pangeran Lu zheng sedang berduduk dikursi roda dijaman itu yang terbuat dari perkayuan menghadap kearah jendela kamarnya
"Mengapa adikku mengurungnya dipenjara..sebenarnya dia tidak semestinya bersalah,meski telah mengkhianati cintaku namun ini hanya ketentuan kami berdua"gumam Pangeran Lu zheng dengan wajah datarnya
"Mu xi aku mendengar semuanya tentangmu beberapa tahun ini,aku bersyukur kau bisa hidup bersama pria lain,aku memang tidak pantas untukmu dengan tubuhku yang lemah dan tidak berguna seperti ini..jangankan melindungimu aku bahkan tidak bisa melindungi diriku"Ucapnya lagi berwajah kecewa
Dari balik pintu seseorang mendengar ucapan lelaki itu dengan mengepalkan tangannya erat
mengapa Pangeran terus saja tergila-gila pada gadis ular itu!,bahkan menjadi lemah seperti ini..Gadis itu juga tidak peduli padanya namun apa yang Pangeran lakukan dia malah mendukung mantan kekasihnya sendiri bersama pria lain(batin Chu xi)
pemuda yang berada diluar itu langsung membuka pintu kamar dan masuk menghadap Pangeran Lu zheng
"Salam Pangeran..Perintah Pangeran sudah saya sampaikan,tidak akan ada lagi yang berani menyentuh Putri mu xi"Ucap Chu xi dengan kepala menunduk
mengapa juga Pangeran tetap peduli padanya,benar-benar cinta bisa membuat orang buta(batin Chu xi)
"Apa dia mengatakan sesuatu untukku?"tanya Pangeran Lu zheng melirik pengawalnya yang menundukan kepala
"tidak sama sekali Pangeran"jawab Chu xi
"Baiklah..biarkan saja dia,jika adikku itu sudah kembali dari perjalanannya maka aku akan meminta dia melepaskan Putri mu xi"Ucap Pangeran Lu zheng
"Tapi Pangeran?.."ucap Chu xi terpotong
"Tidak ada tapi-tapian,adikku pasti akan mengabulkan permintaan penting kakanya untuk terakhir kalinya"potong Pangeran Lu zheng
Chu xi bertambah mengepalkan kedua tangannya
aku benar-benar membenci putri itu,semoga saja Kaisar muda Zhang tidak terpengaruh oleh godaannya seperti kakanya(batin Chu xi)
**Diperkotaan Xing'ai**
Pinggir jalan tempatnya Xia lu dan Zhang menunggu kereta besar lewat sudah dua jam-an kurang mereka menunggu
"lama sekali..ck"Gumam Xia lu yang sedang berduduk sila ditembok jalan samping kudanya
Zhang yang juga berduduk disamping Xia lu melirik xia lu yang sedang memejamkan matanya dengan tubuh tegak
"sabarlah junyi"Ucap Zhang pada Xia lu
"umm"gumam Xia lu menganggukan kepalanya dengan mata terpejam
Kaisar Zhang melirik wajah xia lu dengan saksama,mulai dari bulu mata,hidung,lalu bibir yang terlihat seksi
*matanya cantik,bibirnya sangat menggoda namun*..(batin Zhang)
Mata kaisar Zhang melirik depan dada Xia lu yang begitu datar,seketika Lelaki itu memalingkan wajahnya kesamping
*namun dia seorang pria,apa yang kupikirkan?sungguh gila*(batin Zhang)
Tiba-tiba
"aahhh"teriak Xia lu membuka matanya dan langsung berdiri membuat Zhang begitu terkejut beserta dua kuda yang berdiri tegak jadi tersungkur
*pemuda ini selalu membuatku terkejut jika sedang bersamanya*(batin Zhang)
"ada apa?"Tanya Kaisar Zhang ikut berdiri
"Tidak ada,aku hanya.."jawab gadis itu terpotong ketika mendengar suara hentakan kaki kuda dari jauh
"sepertinya keretanya sudah sampai"ucap Xia lu melirik Kaisar Zhang
Kaisar Zhang mengangguk
"itu dia"tunjuknya menunjuk Kereta besar yang berjalan menuju kesini dengan dikusir dua pengawal yang terlihat kelelahan
"pasti mereka sangat lelah"gumam Xia lu yang dapat terdengar ditelinga Zhang
sesampainya kereta kuda itu didepan Kaisar Zhang dan Xia lu
"berhenti"ucap Xia lu dengan suara lantang
yang membuat dua pengawal yang jadi memacu kereta kuda itu terhenti
Dua pengawal itu secara bersamaan menengok kearah suara,mereka mengenal pakaian perguruan itu yang dipakai sama persis semuanya
"kalian berhenti dan sejenak istirahatlah disitu..kita akan menunggu Kaisar Ying"Ucap Xia lu memberi perintah pada dua Pria itu
"Baik Tuan muda"jawab dua orang itu menundukan kepala mereka
Xia lu dan Zhang berjalan mendekati kereta dan masuk dalam kereta itu mengambil sesuatu
**Dalam kereta**..
Xia lu mengambil kembali busur dan anak panah beserta pedang emas yang dia temukan
Kaisar Zhang berduduk didudukan dalam kereta hanya melirik Xia lu yang menyelipkan pedang diikat pinggang dan memakai tas belakang penyimpanan anak dan busur panah
"Kaka Zhu mengapa kau tidak memilih senjata?"tanya Xia lu melirik Zhang yang hanya berdiam sedang menatapnya
"aku sudah punya"jawab Zhang dengan singkat
"dimana?,aku tidak melihat senjatamu?"heran Xia lu memandang Zhang dari atas sampai bawah
"disini"jawab Zhang mengambil sesuatu dibelakang lehernya
Zhang memperlihatkan apa yang diambil pada Xia lu
"hah?,dimana kau menyimpan pedang setipis dan tajam itu?"tanya Xia lu bertambah heran
Kaisar Zhang tersenyum tipis melirik wajah heran Xia lu
"dipakaianku terdapat saku panjang memuat satu buah pedang tipis yang tidak akan nampak karena berada didalam"Jawabnya meletakan kembali pedang tipis kebelakang punggung
"oh"angguk Xia lu mengerti cepat
\*\*\*\*\*
**Dilain tempat**
Kaisar Ying sedang memacu kudanya dengan gagah seiring jalan besar perkotaan
asiknya berkuda tiba-tiba ada seorang pemuda yang berlari tepat didepan kudanya
"buuk"Pria itu terjatuh menggelinding ditembok tidak jauh dari depan kuda Kaisar Ying
Kaisar Ying langsung beralih memetor kudanya kesamping,dia kembali memacu kudanya melewati pemuda itu dengan cepat
\*\*\*\*\*
Xia lu dan Zhang baru keluar dari kereta dan mendekati kuda mereka masing-masing
Tiba-tiba datang Kaisar Ying dari arah gerbang menuju Xia lu dan Kaisar Zhang
"ayo ikuti aku"Teriak Kaisar Ying pada Xia lu dan Zhang memberhentikan kudanya ditengah jalan dan membalikan kudanya menghadap kearah masuknya kekota Xing'ai
Kaisar Zhang dan Xia lu yang melihat dan mendengar Kaisar Ying dari jauh langsung menaiki kuda dan memacunya
"pengawal ikuti"Ucap Xia lu pada dua pengawal yang menjalankan kereta
Saat sudah mendekat ke Kaisar Ying,Kaisar Ying langsung memacu kudanya juga diikuti satu kereta besar dan dua kuda
Mereka memasuki perkotaan Xing'ai dengan pacuan kuda sangat cepat
Xia lu berkuda sambil melirik samping kanan dan kiri bangunan-bangunan kayu dikota kecil itu
Dipinggir jalan ada banyak pria berkumis mengumpul sedang minum arak dan berjudi,ada yang sedang berciuman tidak malunya
*Saat didalam kota ini ternyata benar,kota kecil ini begitu bebas*(batin Xia lu)
*aku heran siapa pemimpin kota ini sampai menjadi seperti ini?,pasti dia mempunyai alasan penting*(batin Xia lu lagi)
Tiba-tiba keasikannya berkuda dari atas bangunan besar pinggir jalan samping kanan dan kiri,diatas atap tempat itu terdapat dua puluhan pemuda berpakain hitam setubuhan bersiap melesatkan anak panah menuju terget mereka
bukan cuman dibangunan itu,dibangunan didepannnya pun terdapat dua puluh pemuda yang sama,hanya sepasang mata mereka yang terlihat karena memakai pakaian setubuhan hitam
Mereka langsung menarik tali busur dan melepas anak panah secara bersamaan
"tsuutt"puluhan anak panah melesat menuju Xia lu,Kaisar Zhang,dan Kaisar Ying beserta kereta kuda yang berjalan dibelakang
telinga ketiga orang yang berkuda didepan kereta jadi tersentak melirik keatas melihat puluhan anak panah menuju mereka secara bersamaan
Kaisar Zhang dan Kaisar Ying yang berada samping kanan dan kiri Xia lu langsung melompat turun dari kuda bergerak cepat mengeluarkan pedang mereka
Kedua pria itu menangkis puluhan anak panah begitu gesit tidak terbaca
bagai angin lewat Kaisar Zhang yang menangkis semua anak panah sampai berjatuhan ditembok dengan pedang tipisnya beserta kaki dan tangannya,begitu pula dengan Kaisar Ying yang menangkis anak panah begitu cepat
Xia lu terkagum sejenak dengan keahlian dua lelaki yang menangkis hujan anak panah yang turun secara bersamaan begitu cepatnya
Anak panah banyak terdampar dijalan tembok bahkan berpatah-patahan terbagi banyak
Bukannya berhenti orang-orang yang melesatkan anak panah bahkan mengulang lagi melesatkan anak panahnya secara bersamaan meski mereka sejenak terkagum ada yang bisa menangkis anak panah secepat itu
"tsutt..tsutt.."puluhan anak panah kembali melesat banyak menuju Tiga orang itu
Dua pengawal yang menunggangi kuda dikereta memilih bersembunyi kedalam kereta
Orang-orang yang melesatkan anak panah tidak menyerah sama sekali,bahkan mereka terus melesatkan anak panah secepat dan sebanyak mungkin agar bisa melukai salah tiga orang itu
Kini Xia lu ikut melompat turun dari kuda,dia ikut menangkis ratusan anak panah dengan memutar tubuh maupun mengangkat tinggi kaki menangkis anak panah
Mereka bertiga begitu cepat dan gesitnya berpindah kesana kemari menangkis hujan anak panah ingin mengenai mereka dengan wajah santai bagai terlihat kain yang terbang kesana kemari padahal hanfu pria yang dipakai sama begitu terlihat indahnya tertiup
Yang melihat dari bangunan-bangunan sekitar jalan perkotaan situ tercengang dengan tubuh tegang melihat ratusan anak panah bagai hujan yang turun
tidak lama sejenak orang-orang yang memanah dari atas terhenti memanah karena kehabisan anak panah
Kaisar Zhang melemparkan sesuatu menuju salah satu orang yang memanah dengan cepat tanpa disadari Xia lu dan Kaisar Ying
Orang itu jadi terkejut menangkap apa yang orang lemparkan padanya
"plakat ini..Gawat!..aku menyerang ketuaku sendiri"Gumamnya berucap cepat dengan mata melotot melihat plakat yang berukiran bunga mawar dan kepala singa lalu melirik Kaisar Zhang yang sedang menatapnya dengan tatapan ingin membunuh
"pergi semuanya"Teriak pemuda yang memegang plakat itu langsung melesat pergi dengan sangat cepat bagai angin sekejap diikuti anak buahnya
"mereka pasti pasukan yang berada dikota ini..sungguh cari masalah saja"Ucap Kaisar Ying memasukan pedangnya kembali
"mereka menyerangpun pasti ada suatu penyebabnya"sambung Xia lu menaiki atas kuda putihnya kembali
"Kaisar Ying apa kau membuat masalah sebelum menjemput kami?"tanya Zhang dengan wajah datarnya
"haha..mana mungkin"jawab Kaisar Ying terkekeh dengan pertanyaan Kaisar Zhang
Seketika sekilas ingatan muncul dibenaknya teringat menabrak tubuh seorang pemuda yang bahkan tidak dibantunya berdiri saat terbaring ditembok
"tidak ada"ucap Kaisar Ying lagi berbalik dan naik keatas kudanya
"wahhhh..siapa pria itu sangat tampan"
"Kau lihat pria yang tubuhnya lebih kecil itu dari tiga pria lainnya dia cantik namun juga tampan"
"Siapa lelaki berwajah hitam itu?,tubuhnya terlihat sekali begitu kekar"
lontaran-lontaran keluar dari para wanita cantik berdiri didepan setiap bangunan disekitaran jalan situ
Kaisar Zhang juga menaiki kudanya sambil menatap Xia lu yang berada dikuda sampingnya
"Kau baik-baik saja?"Tanyanya pada Xia lu
"aku baik-baik saja"jawab Xia lu tersenyum melirik Kaisar Zhang
Kaisar Ying langsung memacu kudanya kembali menginjak anak panah yang berpatah-patahan ditembok jalan
Mereka langsung melanjutkan perjalanan kembali
\*\*\*\*\*
*beberapa kemudian*..
mereka sudah sampai didepan penginapan xu
"kalian parkir saja perkudaannya disana dan juga kereta"tunjuk Kaisar Ying menunjuk kesamping bangunan penginapan itu
"hm"dehem Xia lu langsung menuju samping bangunan diikuti Kaisar Zhang dan Kaisar Ying beserta kereta kuda yang dikusir dua pengawal
Setelah memakirkan kuda,mereka masuk dalam penginapan itu
**Saat masuk dalam penginapan**
Kaisar Ying membuka suara
"kalian pilihlah kamar yang kosong masing-masing dan untuk dua pengawal ikuti aku"ucapnya langsung pergi
Xia lu melihat sekitar tempat penginapan yang terlihat mewah
**bersambung**...
*jgn lupa like yh๐*,tau gk nama pemeran disini kadng singkat satu kata saja seperti Ying itu karena author gak mau nama-nama yg ribet banget dan susah ngingatnya jadi nama-nama disini author buat sesimplenya namun cocok juga agar kalian para pembaca gak susah ngingetnya,hehe๐๐ kek misalkan lagi fewu(cocok kan author pilih nama sembarang aja itu)