EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Ungkapan Perasaan


Dijalan istana


Xia lu berjalan pelan bersama Ceh yi,keadaan tidak terlalu ramai dijalanan situ


"Kukira malam ini akan terjadi hal indah namun itu hanyalah anganku yang mengira itu kenyataan"gumam Xia lu memandang atas langit


"Putri mengapa anda terlihat nampak sedih?"Tanya Ceh yi dengan lembut


"tidak ada,aku hanya merasa diriku bodoh berharap pada seseorang yang ternyata menyukai orang lain"jawab Xia lu tersenyum menatap wajah Ceh yi


"apa yang Putri katakan?,saya tidak mengerti"Ucap Ceh yi


"tidak perlu dipikirkan"ucap Xia lu tersenyum


Tiba-tiba dari arah belakang Dua Pria langsung menutup membungkam mulut Xia lu dan Ceh yi secara bersamaan


Dua pria itu berpencar pergi dengan membawa Xia lu dan Ceh yi


"emm"gumam Xia lu berusaha memberontak akan tangannya yang dicekal kuat oleh seseorang yang tidak bisa dilihatnya karena orang itu mengunci dari belakang


Sepanjang jalan Xia lu memberontak ingin lepas namun tidak bisa sama sekali karena tenaga orang yang menahannya sangat kuat


Sejenak dia merasa tidak asing dengan tangan kekar orang yang membawanya entah kemana


Xia lu terheran saat dirinya dibawa keatas jembatan melengkung yang dibawahnya terdapat air bewarna biru,pemandangan disitu sangat indah dipenuhi bunga-bunga sekitar jembatan


"Lepaskan"Pinta Xia lu memberontak lepas


Orang yang mencekal tangan Xia lu sedari tadi langsung melepaskan cekalan tangannya dan membuka topeng hitam bercampur emasnya


"ternyata membawamu juga susah yah"Ucap orang itu


Xia lu langsung berbalik dan menatap orang yang membawanya,seketika dia tersentak melihat wajah orang itu


"Zhang"


Zhang langsung melangkahkan kakinya kedepan Xia lu namun sontak Xia lu memundurkan langkah kakinya


"Mengapa kau membawaku kesini?"Tanya Xia lu menunjuk Zhang dengan wajah datar


"Xia lu,aku ingin mengatakan sesuatu padamu"Jawab Zhang melangkahkan kakinya


Zhang menaikan kedua alisnya melihat Xia lu terus memundurkan langkah kakinya,ia merasa Xia lu seperti menghindarinya


"Katakan saja langsung?,Hah Kau ingin mengatakan tentang keahlian merayukan?,atau menceritakan hubungan dekatmu dengan Putri Li chen?"Tanya Xia lu terus memundurkan langkah kakinya


"apa yang kau tanyakan?,Li chen hanyalah temanku"Ucap Zhang terus melangkahkan kaki mendekati Xia lu


"Pembohong"ucap Xia lu diiringi kekehan


"Kau pria pembohong dan aku pernah melihatmu merayu seorang wanita disekitar kediaman Kasim bukan?"Tanya Xia lu tersenyum sinis


Zhang tersentak mendengar ucapan Xia lu,seketika dia teringat akan saat itu belajar mengucapkan kata-kata indah bersama Han shu disekitar kediaman Kasim


"Jadi karena itu kau terus marah padaku saat itu?"Tanya Zhang terus melangkah maju


"Iya"jawab Lantang Xia lu


"Lalu kau cemburu?"Tanya Zhang


"Tidak"jawab Xia lu dengan lantang


Zhang menghentikan langkah kakinya dan menatap Xia lu


"Aku menyukaimu Xia lu"Ucap Zhang berwajah datar


"hahaha"Tawa Pelan Xia lu mendengar ucapan Kaisar Zhang yang dianggapnya bercanda


"Kebohongan apa lagi yang kau katakan?,tidak usah bercanda Zhang"Ucap Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang


Zhang tersentak mendengar ucapan Xia lu yang malah mengetainya berbohong dan bercanda


"APA SELAMA INI KAU MENGANGGAPKU SELALU BERCANDA!"bentak Kaisar Zhang yang membuat Xia lu jadi terkejut


"IYA KAU HANYA BERCANDA ZHANG!,BUKANKAH KAU MENYUKAI TEMANMU LI CHEN?,DAN KAU MENGABAIKANKU DIPESTA?,MENGAPA SEKARANG KAU BERADA DISINI?,MENGAPA TIDAK PERGI!?"bentak Xia lu mengeluarkan segala pertanyaan dihatinya


"MENGAPA KAU MALAH MEMBAWAKU KESINI!?,DAN MENGAPA..”bentak Xia lu terpotong


Kaisar Zhang tak kuasa lagi menahan akan perasaannya,Ia melepaskan topeng diwajah Xia lu dan memiringkan kepalanya menyentuh wajah Xia lu


Zhang mencium bibir Xia lu dengan jantung yang terus berdetak cepat tidak karuan


Xia lu jadi melototkan matanya dengan tubuh mematung beku merasakan lidah Kaisar Zhang yang menjelajah dalam mulutnya


Sentuhan bibir ini..(batin Xia lu)


"PANG..PANG..PANG...PANG"suara kembang api begitu meriahnya dilangit dari berbagai warna


Langit malam begitu indah dihiasi kembang api banyak,semua orang diistana kerajaan Xing xing keluar dari dalam tempat dan menatap pemandangan langit malam sangat meriah dan indah itu


Diatas jembatan


Kaisar Zhang menghentikan ciumannya,ia menyentuh wajah Xia lu dan menyatukan dahinya pada gadis itu


Xia lu dan Zhang saling menatap dari jarak sangat dekat,hidung mereka jadi bersentuhan hingga hembusan nafas keluar saling terasa diantara keduanya


"Xia lu aku sangat menyukaimu,aku sangat mencintaimu dan ini adalah keseriusan,Tataplah mataku..Kau tahu perasaan ini sudah lama aku tahan,Setiap harinya kau selalu muncul dipikiranku menghantui dan membuatku tampak bodoh..aa..aaku benar-benar menyukaimu,hanya menyukaimu seorang"Lirih Zhang dengan suara sangat lembut dan tatapannya yang tidak kalah lembut


"Aku juga menyukaimu"Ucap Xia lu menitikan air mata bahagianya,ia merasa terharu sekaligus senang mendengar ucapan Zhang


Zhang membalas pelukan Xia lu tidak kalah erat,Ia tersenyum manis menyapu-nyapu lembut rambut Xia lu dalam pelukannya


"Kau tahu saat disekitar kediaman Kasim itu aku bicara pada Han shu bukan merayu seorang wanita,aku belajar merayu dengan kata-kata indah dan Han shu kuanggap kau,jadi jangan salah paham"Ucapnya dengan lembut


"Benarkah?"Tanya Xia lu memeluk lebih erat tubuh Kaisar Zhang


"iya"Jawab Zhang mencium puncak rambut Xia lu


Mereka berpelukan sangat nyaman ditengah kembang api yang terus menyala dilangit memeriahkan malam itu


Dari balik pohon jauh dari jembatan itu


Dua orang menutup telinganya dengan kedua tangan


"Pengawal Han shu sudah cukup menyalakan kembang apinya!"teriak Ceh yi melirik Kesamping menatap Han shu yang terus menyalakan kembang api dari balik api itu


"Weeee,ini adalah malam Ulang tahun Yang mulia,jadi kau tidak bisa melarangku untuk menghentikan kembang apinya"ucap Han shu


Ceh yi memayunkan bibirnya


"Dimana Putri?"Tanya Ceh yi


"Kau tenanglah,dia akan baik-baik saja bersama Yang mulia Kaisar Zhang"Teriak Han shu


"Hah bersama Yang mulia Kaisar Zhang?"heran Ceh yi


*****


Disekitar jembatan


Seseorang mengepal tangannya begitu erat melihat dari jauh dua orang berpelukan mesra diatas jembatan


"Zhang!"Geramnya menggertakan gigi


"Lihat saja,Xia lu hanya milikku seorang meski kau berhasil mencuri hatinya aku akan merebutnya darimu!"Ucapnya dengan kilatan mata marahnya


"Tenanglah Yang mulia Kaisar Ying"Ucap Pria disampingnya


"Kau diamlah Fewu!"tegur Kaisar Ying langsung berlalu pergi dengan langkah kaki terasa berat


***


Diatas jembatan Xia lu dan Kaisar Zhang melepaskan pelukan sesamanya


Zhang meraih kedua tangan Xia lu dan menatap wajah gadis cantik didepannya


"Jadi kau juga menyukaiku?"tanyanya tersenyum manis


"Emm"angguk Xia lu tersenyum tidak kalah manis memperlihatkan giginya


Jantung mereka berdetak sangat cepat saling menatap sesama


"a..aku akan kembali"Gagap Xia lu langsung menarik kedua tangannya yang dipegang Zhang


"hem"angguk Zhang tersenyum


Xia lu berjalan kearah kanan dari atas jembatan itu,sampai sudah ingin turun dari jembatan itu


"Xia lu jalan kembali kekediamanmu lewat sini bukan?"Teriak Zhang melirik kearah Xia lu yang tidak jauh darinya lalu menunjuk jalan arah berlawanan


Xia lu tersentak,dia langsung berbalik kembali dan berjalan melewati depan Kaisar Zhang yang masih berdiri ditengah jembatan itu


"bodoh..bodoh"ledek Xia lu menepuk dahinya sendiri dengan wajah nampak masam


Zhang terkekeh melihat Xia lu yang berjalan menjauh


"Yeyy..yey..berhasil"senang Zhang berloncat-loncat dan mengangkat-angkat kedua tangannya membentuk tinju


"ye.."ucapnya terpotong


"Zhang"panggil Xia lu menghentikan langkah kakinya dan menengok kebelakang melirik Zhang


Kaisar Zhang langsung menegakan tubuhnya kembali dan wajahnya sedatar mungkin


"khemm,khemm"dehemnya


Xia lu membalikan tubuhnya dan berlari mendekati Zhang kembali dengan kekeh-an melihat kesenangan Zhang barusan


Saat berada didekat Zhang,Xia lu berjinjit dan mendekatkan bibirnya pada pipi mulus Zhang dan tidak terduga


"mmoaa"Xia lu mencium sebelah pipi Zhang dengan perasaan gemas


Xia lu langsung berbalik kembali dan berlari cepat


"Selamat malam"ucapnya tersenyum senang


Kaisar Zhang mematung ditempat,ia menyentuh sebelah pipinya yang dicium Xia lu barusan dengan senyuman manis terlihat sangat tampan dan menggemaskan


"gadis nakal dia membuatku nampak bodoh seperti ini"gumamnya


bersambung...