EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Pergi Kekaisaran Yuan


"aku hanya tidak suka mereka memandangmu lebih lama,aku tidak suka kau melirik lelaki lain,aku tidak suka kau menerima apapun dari Lelaki lain dan aku paling tidak suka ada Lelaki yang mengatakan buruk padamu!"Bentak Kaisar Zhang yang membuat Xia lu jadi terkejut


Xia lu langsung mendorong bidang dada Zhang diatasnya dengan wajah marah


"Apa yang kau katakan?,Pergilah!"Ucap Xia lu dengan keras


Kaisar Zhang langsung berbalik dan berjalan pergi keluar dari kamar Xia lu


Diluar..


Para pelayan yang menguping dibalik dinding langsung memalingkan muka termasuk Ceh yi saat melihat Kaisar Zhang keluar


Setelah kepergian Kaisar Zhang,para pelayan dan Ceh yi langsung masuk dalam kamar menghampiri Xia lu yang berduduk ditepi Kasur


"Dia semakin menyebalkan setiap hari,apa sih yang dia inginkan?,menganggu saja?,Lagian semua bingkisan ini hanya untuk para pelayan yang berada disini sebagai hadiah dariku..dan aku tidak membutuhkannya"Ucap Xia lu memayunkan bibirnya mengomel tidak jelas


****


Dikediaman Kaisar Zhang


Kaisar Zhang mondar-mandir dalam kamarnya kesana kemari dengan wajah tampak berpikir


"Apa aku berlebihan tadi sampai membuatnya merasa marah?"gumamnya sambil berjalan


"Apa aku lebih baik minta maaf?"gumamnya lagi berbalik dan berjalan kembali


Han shu yang berdiri sedari tadi memandang Majikannya mondar-mandir didepannya nampak terlihat gelisah


"Ada apa dengan Yang mulia?..ini pertama kalinya aku melihat dia tampak gelisah seperti itu"gumam Han shu memutar bola matanya berpikir


"aha..mungkin Yang mulia memikirkan Pangeran Lu Zheng yang menolak ingin diterapi..sungguh kasihan yang mulia harus memikirkan itu"gumam Han shu berwajah tiba-tiba murung


Kaisar Zhang terhenti mondar mandir,dia langsung berjalan keluar kamar membuat wajah murung yang melekat diwajah Han shu berubah keheranan


***


Dikediaman Xia lu


Didepan kamar


Para pelayan mengumpul berbaris rapi dengan senyum mengembang menerima bingkisan pemberian dari Xia lu secara langsung


"saya sangat menyukainya..Terimakasih banyak Putri"ucap Salah satu pelayan membungkukan setengah tubuhnya dengan memeluk bingkisan ditangannya


"kami tidak akan pernah melupakan kebaikan Putri,ini adalah salah satu kehormatan yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup"ucap Pelayan lainnya tersenyum pada Xia lu


"Aku senang kalian menerimanya,semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua"ucap Xia lu tersenyum hangat pada Para pelayan dikediamannya


Tidak jauh Kaisar Zhang berjalan menuju depan Kamar Xia lu yang kini dikumpuli banyak para wanita


"Semoga Putri selalu sehat dan panjang umur"ucap salah satu pelayan tersenyum mengembang Pada Xia lu


para pelayan begitu senang akan sikap Xia lu yang tidak memandang apapun,mengajak mereka bicara bahkan menberikan bingkisan,sangat berbeda dari Putri lain yang selalu sok acuh dan angkuh


"Semoga Putri Xia lu mendapatkan suami yang sangat mencintai Putri"Ucap salah satu wanita paruh baya melangkah maju kedepan Xia lu dan mencubit pipi Xia lu karena gemas


Xia lu tersenyum manis memperlihatkan gigi gisulnya mendengar ucapan wanita paruh baya didepannya


Tiba-tiba muncul Kaisar Zhang mendekati Xia lu dengan senyuman tipis yang nampak dibibir seksinya mendengar ucapan para pelayan sedari tadi


Para pelayan langsung membungkuk melihat Kaisar Zhang datang


"kalian semua pergilah"Ucap Xia lu tersenyum


Para pelayan langsung berhambur pergi kembali mengerjakan tugas mereka


Xia lu langsung berbalik dan berjalan kearah pintu kamarnya


Gadis itu masuk dalam kamar dan langsung ingin menutup pintu kamar namun ditahan oleh Kaisar Zhang


"Putri Xia lu aku ingin bicara denganmu"ucap Zhang menahan pintu yang ingin menutup itu


"Tidak"tolak Xia lu dengan lantang menatap setengah wajah Zhang dari balik pintu


"Aku ingin.."Ucap Zhang terpotong


"kubilang pergilah"Ucap Xia lu berwajah acuh menatap Zhang


Xia lu mendorong lebih kuat pintu agar tertutup


"Brakk"Xia lu mendorong keras pintu kamar membuat Kaisar Zhang terkejut


ujung jari Zhang jadi sedikit terluka,darah bercucuran mengalir keluar


"awww"ringis Zhang berpura-pura kesakitan


Xia lu melototkan matanya dari dalam kamar,dia langsung membuka pintu dengan lebar


"Jarimu"ucap Xia lu langsung mendekati Kaisar Zhang


Xia lu langsung memegang pergelangan tangan Zhang dan membawanya masuk dalam kamar


Zhang tersenyum tipis melihat wajah cemas nampak melekat dimuka Xia lu


"kau duduklah disitu"Pinta Xia lu menunjuk lantai


Xia lu berlari mendekati lemari dan mengambil sesuatu didalamnya


Zhang berduduk sila dilantai dan melirik Xia lu yang kini berlari kearahnya


"Maafkan aku kau jadi terluka"Ucap Xia lu berduduk sila dilantai depan Zhang dan meletakan perban bergulung dan salap disampingnya


Xia lu meraih tangan Zhang yang sebelah kanan dan memandang ujung jari yang kulitnya sedikit mengelupas mengeluarkan darah yang terus menetes


Zhang hanya terdiam menatap saksama wajah Xia lu


Xia lu langsung mengambil salap disampingnya dan mengaplikasikannya pada kulit yang terluka lalu membungkusnya dengan perban


Zhang memandang saksama wajah Xia lu yang sedang mengobatinya


Dia sangat cantik dan manis(batinnya)


bibir itu tidak kusangka pernah tersentuh dengan bibirku(batin Zhang)


"selesai"Ucap Xia lu mendongakan kepalanya menatap wajah Kaisar Zhang


bola mata mereka saling bertemu dan menatap


"Putri Xia lu aku minta maaf atas tadi membentak-bentakmu tidak jelas dan juga aku ingin mengajakmu Keistana Kerajaan Yuan menemui Kakaku..apa kau ingin ikut?"


"aku ikut"angguk Xia lu tersenyum


"Baiklah,jadi kau memaafkanku"ucap Zhang juga tersenyum


"emm"angguk Xia lu langsung melepaskan tangan Zhang yang dipegangnya sedari tadi


"ayo"ajak Xia lu langsung berdiri


Kaisar Zhang berdiri dan menatap Xia lu


"Jangan panggil aku Putri Xia lu,panggil saja Xia lu jika Putri Xia lu terdengar aneh ditelingaku kau memanggil seperti itu"Ucap Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang


"Baik..Xia lu"Ucap Zhang menatap wajah Xia lu


Zhang berjongkok mengambil perban dan salap dilantai lalu berdiri kembali


"ini"ucapnya memberikan perban dan salap pada Xia lu


Xia lu mengambilnya dan langsung berlari mendekati Lemari kembali dan meletakannya didalam lemari itu


"Apa luka diperutmu sudah mengering?"tanya Zhang melirik Xia lu yang berlari


"Iya Zhang,ini semua karena obat racikan ampuh Para guru"Jawab Xia lu berbalik


Xia lu berjalan kembali mendekati Zhang


"Apa kita akan berkuda Kekaisaran Yuan?"Tanyanya


"Kita memakai kereta saja..aku tidak ingin luka diperutmu jadi memburuk"jawab Zhang menatap wajah Xia lu dengan datar


"Baiklah"angguk Xia lu tersenyum


Xia lu berjalan lebih dulu keluar dari kamar diiringi Zhang yang berjalan dibelakang


*****


Didepan gerbang istana Kekaisaran Xing xing


Terlihat sebuah kereta kuda yang bersiap berjalan


Xia lu dan Zhang yang berada dalam kereta membuka tirai jendela dalam kereta itu dengan menggesernya dan saling menatap pemandangan luar masing-masing disebalah kanan dan kiri


Dibelakang kereta terdapat puluhan Pengawal dan juga para jenderal yang berjaga dengan menunggangi kuda


"Jalan"perintah Zhang yang berduduk didudukan dalam kereta


Mendengar perintah sang Kaisar,prajurit yang menjadi kusir langsung memacu kuda dan kereta itu pun mulai berjalan diikuti dibelakang para pengawal dan jenderal baru yang sudah dipilih Kaisar Zhang selama masa Xia lu belum sadar


"tak..tak"hentakan kaki kuda berjalan terdengar sepanjang jalan


Angin berhembus masuk dalam kereta menerpa rambut Xia lu yang dikuncir tertiup angin


Xia lu menyandarkan kepalanya ditepi jendela dalam kereta itu dengan tangan sebagai tumpuan menopang kepala


Mata cantiknya memandang pemandangan luar dengan senyum tampak dibibir seksinya


"hemm..anginnya sejuk"gumam Xia lu yang terdengar ditelinga Zhang


"Xia lu..kudengar kau seorang Guru muda dikekaisaran Yuan dan tempatnya berada disamping Toko persenjataan Putri Li chen"ucap Zhang melirik wajah Xia lu


Xia lu mengangguk tanpa melirik Zhang


"Lalu?"tanyanya


"Lalu apa kau ingin bersinggah?"Tanya Zhang


"tidak perlu,aku hanya ingin segera menemui Kakamu dan melihatnya..Dia pasti lebih tampanan darimu"jujur Xia lu tidak sadar akan ucapannya


Zhang jadi terkekeh mendengar ucapan Xia lu


"Lebih tampan,kau lihat saja nanti siapa yang lebih tampan"Kesalnya memalingkan muka


Xia lu menjauhkan dirinya dari jendela dan menatap wajah Zhang


"kenapa?,kenapa raut wajahmu tampak kesal,haaa..aku tahu kau cemburukan aku bilang lebih tampan"ucapnya menunjuk Zhang


"Hah cemburu?,tidak"ucap Zhang melipat kedua tangannya didepan dada


"yasudah"ucap Xia lu ikut melipat kedua tangannya didepan dada dan menatap lurus


"Lajukan keretanya,Kalian lamban sekali!"Bentak Zhang dari dalam kereta menegur dua pengawal yang bertugas mengusir kereta dengan wajah datar


cih,dia semakin aneh setelah lepas dari samarannya,suka marah-marah,membentak,sok-sok an,tiba-tiba pergi tanpa sepatah kata apapun malam tadi dan juga wajah datarnya itu lebih baiknya dipahat saja agar semakin datar(batin Xia lu)


Andai Zhang mengetahui batin Xia lu yang abis-abisan ocehan entah apakah yang akan terjadi


Sekitar tiga jam-an lamanya mereka berduduk dalam kereta selama perjalanan


Hari mulai siang,cuacanya begitu panas


Rakyat-rakyat berlalu lalang dijalanan,ada yang mendorong gerobak,ada yang membawa bakul


Mereka bekerja disiang-siang panas terik matahari yang mengenai tubuh mereka,keringat bercucuran membasahi pakaian


Xia lu tampak murung melihat para rakyat jelata sepanjang jalan


"ada apa Xia lu?"tanya Zhang berduduk mendekat ke Xia lu


"Aku hanya merasa kasihan melihat mereka yang bekerja keras ditengah panasnya terik matahari Zhang"jawab Xia lu yang asiknya memandang luar


Zhang mengangguk mendengar ucapan Xia lu