
"Kaisar Ying,apa kau tidak peduli dengan pamanmu?,dia mungkin sudah mati ditengah lapangan sana atau sudah dibawa oleh para orangku untuk persiapan pemakaman"tanya balik Kaisar Zhang yang membuat Kaisar Ying sontak langsung berdiri
Kaisar Ying berjalan mendekati Kaisar Zhang yang berada diseberang kasur
Sampai didekat Kaisar Zhang yang sedang berduduk
"APA KAU BILANG!?"Bentak Kaisar Ying mencekram kerah baju Kaisar Zhang dengan wajah marah
"apa harus ku ulangi?!"Ucap Zhang berwajah datar menghempaskan tangan Kaisar Ying yang berani memegang kerah bajunya
Kaisar Ying menggertakan giginya dan melangkah mundur,dia sejenak melirik kearah Xia lu dan memandangnya dengan pancaran mata lembut
"Dia harus baik-baik saja,awas kau"ucap Ying langsung membalikan tubuhnya dan pergi keluar
Kaisar Zhang merapikan kerah bajunya bekas cekraman Kaisar Ying tadi
Empat Lelaki dalam kamar selain Kaisar Zhang hanya terdiam melihat keadaan terjadi
Kaisar Zhang kembali melirik Empat lelaki yang sedang meliriknya
"Kalian bisa keluar?,biar aku yang menjaganya disini"Suruhnya dengan wajah datar
"Kaisar Zhang tolong selamatkan Putri Xia lu atau siapapun dia"Ucap Zi rui menyatukan kedua telapak tangannya dengan wajah memelas meminta mohon pada Kaisar Zhang
Kaisar Zhang mengangguk
"Zi rui kau tenang saja,dia pasti akan sadar dan sembuh"ucapnya memandang wajah cantik Xia lu yang terlihat begitu menenangkan
"Ini adalah sebuah kehormatan anda menyembut langsung nama saya"Ucap Zi ru membungkukan setengah badannya
"apa dia akan baik-baik saja?"cemas Pangeran Wu feng yang berdiri sedari tadi
Kaisar Zhang melirik kearah Pangeran Wu feng
"Kau pergilah atau aku.."usirnya dengan wajah dingin
Pangeran Wu feng langsung beranjak keluar dengan berjalan cepat
Setelah kepergiaan Pangeran Wu feng masuk banyak para wanita paruh baya yang berbeda-beda umur dengan pakaian biasanya membawa macam-macam peti masing-masing
Saat masuk mata mereka semua menangkap empat Lelaki dalam kamar yang tidak ragukan kali mereka tidak mengenalnya,mereka jalan dengan langkah gemetar karena merasa ketakutan dengan sosok seseorang yang berwajah dingin
"cepat!"ucap Zhang yang membuat mereka semakin gemetar hebat namun berusaha memberanikan diri untuk berjalan mendekat
"Salam semuanya"ucap Para tabib membungkukan setengah badannya secara bersamaan
Kaisar Zhang berdiri dari dudukannya
"Cepat..Dia harus sembuh..Para tabib tolong lakukan yang terbaik,aku tidak ingin luka tusukan diperutnya memengaruhi apapun"Ucapnya dengan wajah dingin memandang Para tabib yang berdiri sejejer
Kaisar Zhang kembali menatap Pangeran Dong li,Tuan muda ruoli,dan Zi rui yang berdiri terdiam sedari tadi
"Ayo kita keluar semuanya kecuali para tabib"pinta Kaisar Zhang langsung beranjak keluar dari tempat itu diikui ketiga pria
Para tabib wanita itu langsung menghembuskan nafas lega akan kepergiaan orang yang ditakuti mereka,mereka langsung berhambur menyelamatkan Xia lu dengan perasaan cemas
Para tabib saling berkerja sama melaksanakan tugasnya mengobati luka dalam dan parah yang berada dibagian perut gadis cantik yang dikira seluruh kerajaan adalah Pemuda cantik
Mereka tidak terkejut sama sekali saat membuka pakaian Xia lu yang banyak berlapis kain karena mengetahui bahwa seseorang yang mereka obati adalah seorang Gadis
****
Ditengah lapangan tadi
Kaisar Zhang berjalan diiringi para pengawalnya ditengah hamparan luas yang masih berlumuran darah banyak
"Kekacauan ini semua darah ini pinta beberapa pelayan untuk membersihkannya"Perintah Kaisar Zhang sambil berjalan melihat sekitar tempat dirinya dirantai tadi
"Baik yang mulia"Ucap para pengawal yang berjalan dibelakang
"Satu hal lagi beritaukan semua penghuni istana Dikekaisaran Xing xing ini Mengumpul di Aula atas perintahku"Ucap Zhang lagi berwajah datar
**Kediaman Pangeran Lu Zheng**
**Diteras**
Seseorang berduduk sila dilantai,didepannya terdapat meja bundar untuk melukis sesuatu diatasnya
Orang itu sedang melukis diatas titah kosong dengan wajah datarnya yang tampak serius
"Ayah dan ibu aku harap aku bisa lebih cepat menyusul kalian disana"Gumamnya sambil menggerakan kuas bertinta hitam
Tampak senyum tipis dibibirnya memandang Sesuatu yang dilukisnya,tidak lama selesai melukis dia mengangkat Titah itu dan memandangnya
Tiba-tiba datang seseorang lagi berlari menaiki tangga menghubungkan teras terbuka ditengah kediaman itu
"Salam Pangeran"Ucap Chu xi membungkukan setengah badannya tidak jauh dari samping orang yang disalaminya lalu langsung berdiri tegak kembali
Pangeran Lu Zheng mendongakan kepalanya keatas melirik Pengawal Pribadinya yang nampak ingin mengatakan sesuatu
"Ada apa chu xi?"tanyanya menaikan dua alisnya
"Pangeran...emm"Ucap Chu xi memutar bola matanya melihat kesekitar
"Itu..ada kabar baik dan buruk dari Kekaisaran Xing xing bahwa Ka..Kaisar Zhang telah berhasil mengalahkan Kaisar Wezi dan Tuan muda Junyi yang selalu dekat dengan Kaisar ternyata adalah Seorang Wanita Yaitu Putri Xia lu anak dari Sahabat mendiang yang mulia Kaisar Xing li,dan Putri itu sekarang telah terluka parah"Ucap Chu xi dengan tundukan kepala
"Apaa?!"Kaget Pangeran Lu Zheng melototkan matanya dengan memegang dada begitu terkejut akan yang diberitaukan Chu Xi
Kekaisaran Xing xing
Diaula utama
Semua penghuni istana itu berkumpul didalam aula,mereka semua berdiri dengan berjejer rapi memenuhi dalam aula
keadaan dalam aula hening menunggu kedatangan sosok seorang yang akan memimpin Kekaisaran itu
tidak lama terdengar juga langkah kaki banyak dari pintu masuk aula
Semua dalam aula langsung menundukan kepala mereka tidak berani melirik
Kaisar Zhang berjalan dengan memakai pakaian jubah bewarna biru tua bersulaman emas motif kepala singa yang berada dibagian punggung yang baru digantinya,terlihat begitu tampan dan gagahnya
Dia berjalan diiringi Han shu dan beberapa pengawalnya
Semua orang menunduk disepanjang jalan saat Kaisar Zhang menginjak karpet merah menuju atas singgasana
Sesampainya diatas singgasana,para pengawal berasal dari Kekaisaran Yuan berdiri dibawah dan Hanya Han shu yang boleh ikut menaiki atas singgasana
Kaisar Zhang berduduk dikursi kehormatan dan memandang semua orang yang berada dibawah
"Salam Yang mulia"Ucap semuanya dengan serentak menggema dalam aula itu
"Hm,aku mengumpulkan kalian disini semua untuk mempersiapkan perubahan kepemilikan Kekaisaran ini,Untuk Para menteri ganti semua berkas kepemilikan atas namaku dan juga Putri Xia lu..Dan satu hal lagi sore nanti adalah acara pemakaman Orang-orang yang telah mati jadi semuanya harus hadir"Ucap Kaisar Zhang langsung bicara keintinya pada semua orang
"Baik Yang mulia"jawab semua yang berada dibawah dengan serentak
"Hm"dehem Kaisar Zhang berdiri kembali
"Han shu..sisanya urus mereka aku ingin menemui Putri Xia lu"Ucap Zhang melirik sekilas wajah Pengawal pribadi atau tangan kanannya yang sedari tadi berdiri disamping Kursi
"Siap yang mulia"angguk Han shu
\*\*\*\*\*
Ditempat ruang kematian
Para mayat jenderal maupun Kaisar Wezi yang telah meninggal dibaringkan dalam ruang disitu
Setelah masa pembersihan pada mayat,kini semua tubuh mayat dibaringkan bersampingan dipakaikan pakaian bewarna Putih polos semua
Keadaan Dalam tempat begitu sepi hanta ada beberapa orang
"Paman"panggil Kaisar Ying menyentuh wajah pamannya yang sudah tidak bernyawa lagi
"Mengapa kau tega meninggalkanku?,mengapa kau tega menyembunyikan semua kebenaran dan membohongi Ying paman,Paman tau kan aku menganggap paman adalah sosok malaikat yang sangat baik hati tapi kebenaran yang aku dengar sekarang Kau..Kau telah membunuh sahabatmu sendiri"Lirih Kaisar Ying dengan buliran air mata keluar dari matanya
Perasaannya begitu sesak dan tidak karuan,disatu sisi dia merasa sangat menyesal merasa bersalah pada Xia lu disatu sisi dia merasa kecewa akan pamannya
Dari belakang datang orang langsung menyentuh pundaknya
"Nak Ying Sabarlah"Ucapnya ikut berduduk disamping Kaisar Ying memandang Mayat Kaisar Wezi
Kaisar Ying melirik kesamping dengan langsung menghapus air mata yang terus mengalir jatuh diwajahnya
"Guru Min hu"ucapnya
Guru Min hu mengusap-usap belakang punggung Kaisar Ying
"Relakanlah kepergiaannya,Kau tahu aku dari dulu selama tinggal disini sangat membenci Pamanmu karena keserakahan dan licik dirinya,Dibalik jahat dan kelicikan pamanmu pada orang yang mengancamnya dia bisa berbuat apapun karena dia tidak ingin orang terdekatnya merasa Terancam salah satunya Kau"Ucap Guru Min hu dengan tatapan teduh menatap manik mata Kaisar Ying
Guru Min hu memandang wajah Kaisar Wezi
"Sebencinya aku dengannya tidak bisa mengubah apapun,Aku tahu Pria tua bangka ini hanya ingin Kau merasa aman hingga dia berbuat semau dan seenaknya,Ketika ada yang lebih kuat darinya dia merasa terancam hingga itulah dia merasa harus berkuasa lebih luas..hemm aku pergi dulu"Ucap Guru Min hu berdiri kembali
"Guru Min hu terimakasih"Ucap Kaisar Ying menatap keatas melirik Guru Min hu dengan tersenyum tipis
Guru Min hu membalas Kaisar Ying dengan tersenyum tipis juga lalu pergi
anak ini semoga kedepannya aku bisa menjaga dan merubahnya lebih baik(batin Guru Min hu)
Kaisar Ying memandang wajah Kaisar Wezi kembali
"Paman aku berjanji akan menjadi Kaisar yang disegani semua orang,dihormati dan menjadi Kaisar yang bijaksana..Dan paling penting aku harus menjaga Xia lu sebagai penebusan kesalahanku selalu berbuat sesukanya padanya"Ucap Kaisar Ying dengan lembut
*****
Dibangunan pinggir lapangan
Para tabib berkeluaran membawa peralatan pengobatan mereka setelah selesai mengobati
"Yang mulia Kaisar Zhang,Putri Xia lu dalam keadaan kritis,entah i..itu akan selamat atau tidak hanya keajaiban Yang tuhan berikan"Ucap salah tabib dengan kepala menunduk tidak berani Melirik Lelaki tinggi didepannya
"Aku yakin dia pasti masih hidup,Terimakasih untuk semua tabib kalian bisa kembali"Ucap Kaisar Zhang tersenyum tipis menatap para tabib
Para tabib menundukan kepalanya secara bersamaan
"Baik yang mulia"ucap mereka lalu setelah itu pergi
Kaisar Zhang langsung menggeser pintu membuka dan masuk lalu menggesernya kembali untuk menutupnya
Pintu ditempat itu memanglah jika ingin membuka harus digeser terlebih dahulu
Zhang berbalik dan mendekati Xia lu yang terbaring lemah terlihat begitu menenangkan dengan hanfu wanita yang berganti bewarna pink muda yang tidak mencolok
Mata Zhang menangkap Dua gundukan kembar terlihat jelas menandakan begitu jelas seorang wanita namun terhalangi oleh Pakaian yang menutupnya
Kaisar Zhang berduduk ditepi kasur dan meraih telapak tangan Xia lu sebelah kanan,dia memandang wajah gadis cantik itu dengan pancaran mata lembut
"Kau harus sembuh"ucapnya menyapu-nyapu tangan mulus gadis yang ditatapnya
"Kau ingat dengan perkataanmu ini saat waktu itu kita menatap bulan ditaman Perguruan,tapi bagiku..masih tampanan aku..palingan itu hanyalah sebuah dugaan bisa saja Kaisar Zhang itu hidungnya pesek seperti babi ataupun matanya sangat cipit seperti orang yang tertidur padahalkan matanya tidak terpejam atau Kaisar itu berbadan gendut,perutnya yang buncit seperti wanita hamil dan pipinya yang mengembung..benarkan Kaka zhu?"ucap Zhang mengingat perkataan Xia lu yang saat itu membuatnya kesal
Zhang tersenyun tipis mengingat kenangan dirinya saat bersama Xia lu dalam masa penyamarannya
"Cepat sembuh"ucap Zhang menyapu-nyapu rambut Xia lu sambil menatap saksama wajah cantik Xia lu
Tiba-tiba terdengar ketukan pintu
"tok..tok..tok"ketuk seseorang dari luar pintu
"masuklah"ucap Zhang tanpa melirik kearah pintu
Pintu digeser terbuka,Seseorang masuk dan berjalan mendekati Kasur
"Salam yang Mulia,Semua sudah beres dan.."Ucap Han shu menghentikan langkah kakinya melihat dari dekat Kaisar Zhang yang menyapu-nyapu rambut Xia lu
Kaisar Zhang tersadar langsung menarik tangannya kembali dan melipat kedua tangannya didepan dada
"Bagus Han shu"ucapnya melirik Han shu
Han shu menaikan kedua alisnya melihat keanehan sikap Majikannya
"Hm Yang mulia..ternyata ada orang yang lebih pintar dan pemberani dari anda"Ucap Han shu melangkah lebih dekat lagi kekasur
"siapa?"tanya Zhang melirik pengawalnya
"Dia"jawab Han shu tersenyum lebar menunjuk Kearah Xia lu yang terbaring
"Dia berhasil membodohi anda dengan menyamar tanpa anda ketahui adalah seorang Wanita,Putri Xia lu lagi"Ucap Han shu menaik turunkan alisnya
"Benar"ucap Zhang memandang Xia lu kembali
Han shu memutar bola matanya melihat kesekitar,terlintas ingatan sesuatu dibenaknya
"Berarti tempat pelatihan yang berada disamping Toko persenjataan Putri Li chen adalah Milik Putri Xia lu dan Tiga orang yang melatih ditempat situ pasti pelayannya Putri Xia lu atau teman Putri Xia lu"Ucapnya dengan wajah seketika berbinar
"Benarkah..jika begitu suruh dua prajurit panggil mereka semua"pinta Zhang menatap kembali Han shu
Han shu memberi hormat dengan menyatukan kedua telapak tangannya
"Siap melaksanakan perintah anda,pengawal Han shu yang tampan dan gagah ini akan selalu berbakti pada Yang mulia"Ucapnya dengan wajah tampak bersemangat
"hmm"dehem Zhang
Han shu langsung melesat pergi melaksanakan perintah
Zhang Kembali memandang Xia lu
cepatlah sembuh,kita telah berhasil Putri Xia lu(batinnya)
Dia menyapu kembali rambut Xia lu namun tiba-tiba pintu bergeser kembali menampikan setengah kepala seseorang yang menengok kedalam
Zhang langsung menarik tangannya kembali dengan cepat yang asiknya menyapu-nyapu lembut rambut Xia lu
"Yang mulia apa perlu kita memanggil semuanya?"tanya Han shu yang membuat Zhang menghembuskan nafasnya dengan kasar