
ada apa denganku?(batin Kaisar Zhang)
Kaisar Zhang lebih cepat memacu kudanya mengejar Xia lu
Saat kuda mereka berdampingan,Kaisar Zhang memberikan isyarat tangannya seperti tanda conteng Pada Xia lu,lelaki itu tersenyum melirik Xia lu
Xia lu membalas dengan senyuman juga pada Kaisar Zhang
Tiba-tiba ada kuda yang berdampingan disamping Xia lu lagi
"berkuda yang benar...jangan terlalu pokus pada hal yang tak berguna"Tegur Kaisar Ying berwajah datar
Kaisar Ying memacu kudanya lebih cepat dengan wajah terlihat seperti cemburu
"ada apa dengannya?"gumam Xia lu memandang punggung Kaisar Ying yang menjauh
*****
Beberapa lama kemudian..
Perjalanan kelompok mereka mengarah kejalan menuju kota bagian timur
Mereka pun melewati kota bagian itu tanpa terjadi apapun karena tidak akan ada yang berani menyerang masih diwilayah Kekaisaran Xing xing
Sepanjang jalan kota semua rakyat begitu terkagum melihat perkumpulan para pemuda tampan nan gagah ditambah status mereka yang tidak biasa
sekitar satu jam mereka baru sampai diperbatasan Kekaisaran Xing xing
Kaisar Ying yang berkuda paling depan terhenti hingga semuanya yang berada dibelakang terhenti
"Kita akan istirahat terlebih dahulu diperbatasan..dan kalian bisa mengambil setiap senjata yang kalian butuhkan dalam kereta atau apapun itu"Ucap Kaisar Ying dengan keras agar terdengar semuanya
"Benar Kaisar Ying..kita akan memasuki wilayah perhutanan jadi harus siap siaga"sambung Tuan muda ruoli
Kaisar Ying membelokan kudanya untuk memasuki halaman perbatasan,disitu terdapat Rumah panjang dan besar
"tak..tak..tak"suara hentakan kaki kuda menginjak halaman diperbatasan itu
Para pemuda memarkirkan kudanya ditengah halaman,mereka turun dari kuda menghilangkan penat berduduk lama menunggangi kuda
Tiba-tiba keluar begitu banyak prajurit dari dalam setiap diperumahan itu
mereka langsung menyodongkan masing-masing tombak
"turunkan!..kami bukan pemberontak..apakau ingin mendapat hukuman oleh Kaisar wezi?"Tanya Tuan muda ruoli yang berwajah santai melirik para prajurit
Para prajurit menurunkan tombaknya kembali,mereka membungkukan tubuh mereka secara bersaman
"Salam para terhormat,Maafkan kami semua..kami hanya bertugas selalu siap saat ada yang menginjak halaman perbatasan ini"Ucap Semua prajurit dengan serentak dan wajah dinginnya
"hm..kalian kembalilah ketempat"ucap Kaisar Ying
Semua prajurit kembali masuk dalam perumahan
Xia lu yang sudah turun dari kuda berjalan mendekati kereta kuda yang juga berada dihalaman
gadis itu membuka tirai kereta dan masuk kedalamnya
"wah"decak kagum Xia lu melihat banyak persenjataan dalam kereta
Gadis itu melihat senjata-senjata seperti panah,pedang,belati maupun lainnya namun tidak ada yang bersinar dimata Xia lu
Xia lu pun memilih mengambil sebuah busur panah yang memiliki tiga lubang
"ini lumayan sekali aku menarik,tiga panah sekaligus akan melesat"gumam Xia lu tersenyum
Xia lu mengambil tas penyimpanan anak panah beserta burusnya dan memakainya dibelakang punggung
Diluar..
"Junyi dimana?"Tanya Pangeran Dong li berjalan mendekati Kaisar Zhang
Kaisar Zhang yang baru menyadari tidak ada keberadaan Xia lu jadi cemas
"dimana?"Tanya Pangeran Dong li lagi pada Kaisar Zhang
"apa dia tertinggal?"Tanya Kaisar Ying pada yang lainnya
"tidak mungkin juga...aku selalu melihatnya sepanjang jalan"Jawab Tuan muda ruoli tersenyum santai
"wah..Untuk apa kau selalu melihatnya?"Tanya Kaisar Ying jadi terkekeh dengan jawaban tuan muda ruoli
Tuan muda ruoli tersenyum
"entah mengapa..dia terlihat menarik dimataku"Jawab Tuan muda ruoli berkata jujur
Kaisar Ying mengeleng-gelengkan kepalanya mendengar ucapan Tuan muda ruoli
"haha...mengapa kalian lelaki begitu tertarik padanya?"tanya Kaisar Ying lagi diiringi tawa
"karena dia manis dan menyenangkan"Jawab Pangeran Dong li yang membuat Kaisar Ying terdiam
Kaisar Ying jadi terdiam,dia berjalan mendekati kereta kuda dan membuka tirainya
saat terbuka,menampilkan Xia lu yang bersiap keluar dari kereta
"ternyata orang yang kalian cari berada disini"Ucap Kaisar Ying tersenyum sinis pada Xia lu
"minggir"suruh Xia lu pada Kaisar Ying agar meminggirkan tubuhnya ingin turun keluar
Kaisar Ying meminggirkan tubuhnya mempersilahkan Xia lu turun
Pangeran Dong li yang mencari Xia lu langsung berlari mendekati kereta
"junyi ternyata kau lebih dulu memilih senjata"Ucap Pangeran dong li tersenyum kedepan Xia lu yang sudah turun dari kereta
"iya..kau pilihlah didalam senjatanya bagus-bagus seperti yang dikatakan Kaisar wezi"Ucap Xia lu tersenyum
bagus apanya,tidak ada yang menarik(batin Xia Lu)
"baiklah"ucap Pangeran Dong li masuk dalam kereta
Kaisar Ying pun yang memegang tirai sedari tadi juga langsung masuk dalam kereta
Xia lu berjalan mendekati kuda putihnya kembali
"apa kau lapar?"tanya Xia lu mengusap-usap kepala kudanya
kuda Xia lu menggeleng-gelengkan kepalanya tiga kali pertanda tidak
"Hei junyi"sapa Tuan muda ruoli menghampiri Xia lu yang sedang membawa kuda bicara
Xia lu menolehkan kepalanya melirik orang yang memanggil
"kudamu aneh"Ucap tuan muda ruoli tersenyum melirik kuda milik Xia lu
"Aku semakin penasaran darimana kau membeli kuda ini?..rambutnya bewarna coklat mengapa badannya bewarna putih?"Tanya Ruoli heran melihat kuda milik xia lu
"hah..mungkin ayah dan ibunya beda jenis yang satu kuda coklat dan satunya putih..jadi dia seperti ini"Jawab xia lu
"hahaha..kau lucu sekali..tidak mungkin ada kuda yang tertarik dengan lawan jenis yang beda dari dirinya"kekeh Ruoli mendengar jawaban Xia lu
"lalu..kau pikirkanlah sendiri"ucap Xia lu
Xia lu menyapu rambut kudanya
"diam disini"suruh Xia lu pada kudanya
Xia lu membalikan tubuhnya,dia melirik Kaisar Zhang yang sedang memegang mangkok meminumkan kudanya
Tuan muda ruoli ikut melirik arah mata Xia lu
"dia tuan muda zhu kan?..kudanya terlihat sangat gagah"ucap ruoli yang melirik Kaisar Zhang
"emm"gumam Xia lu
"aku ingin kekereta..jika kau membutuhkan sesuatu katakan saja padaku"Ucap ruoli menepuk pundak Xia lu lalu pergi
Xia lu mengibas-ngibas pakaiannya bekas tangan tuan muda ruoli yang menyentuh pundaknya tadi
setelah itu xia lu melirik Kaisar Zhang kembali tidak jauh dari depan matanya
"Kaka zhu"panggil Xia lu berjalan pelan mendekati Kaisar Zhang
Kaisar Zhang menolehkan kepalanya melirik xia lu yang berjalan menuju dirinya
Tiba-tiba
"Cepat bersiap semuanya...kita akan melanjutkan perjalanan lagi memasuki wilayah perhutanan besar"Teriak Kaisar Ying yang baru keluar dari kereta
Semua pemuda yang sudah mengambil senjata masing-masing langsung menunggangi kuda mereka
Xia lu jadi kembali menunggani kudanya tidak sempat ingin bicara pada Kaisar Zhang
"Kita harus bisa melewati Perhutanan sampai sore dan keluar dari perhutanan kita akan memasuki pedesaan..dan bermalam semalaman"Ucap Kaisar Ying menaiki kuda dan membalikan kudanya itu
"apa kalian setuju?"Tanya Kaisar Ying meliri para pemuda yang juga meliriknya
"aku setuju"jawab Pangeran Dong li setuju
"aku juga setuju"Jawab Tuan muda ruoli
semua pemuda pun mengangguk pertanda setuju
"dan kalian Tuan muda junyi?..Tuan muda Zhu?"Tanya Kaisar Ying melirik Xia lu yang menunggangi kuda lalu Kaisar Zhang
Semua mata jadi berpusat melirik orang yang ditanya
"terserah"jawab Xia lu membalikan kudanya
"haha..aku tidak terlalu mengerti dengan apa yang kau katakan Kaisar Ying..jadi tidak perlu bertanya padaku karena aku tidak mengerti soal itu..hehe"cengiran Kaisar Zhang dengan wajah terlihat bodoh tersenyum
semua pemuda jadi tertawa mendengar jawaban Kaisar Zhang yang begitu benar
"iyayah mengapa juga aku bertanya pada Orang BODOH..hehe"terkekeh Kaisar Ying menekan kata bodoh memanasi Kaisar Zhang yang diketahuinya berpura-pura
kasihan sekali kaka zhu sudah selalu dihina,orang tuanya sudah meninggal,bahkan kakanya lumpuh...dia harus bersabar begitu lama dalam kepura-puraanya(batin Xia lu)
"ayo kita lanjut perjalanannya"Seru Tuan muda ruoli menjalankan kudanya terlebih dahulu berbelok kearah kanan untuk melanjutkan perjalanan
Semua pemuda pun memacu kudanya dengan pelan lalu melaju saat jalannya sudah lurus
"tak..tak..tak"hentakan kaki kuda terdengar beriringan disepanjang jalan ingin memasuki kawasan perhutanan
Keadaan disepanjang jalan begitu sunyi hanya terdengar hentakan kaki kuda dan suara aneh lainnya
Xia lu yang berkuda berada dipertengahan para lainnya tersenyum menghirup udara sejuk sepanjang jalan
aku harus waspada mulai saat ini..aku tahu pasti ada salah satu diantara perkelompokan yang mengikuti perjalanan ini anak buah Kaisar wezi(batin Xia lu)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Kekaisaran Yuan\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Dikediaman jenderal chen
Dalam kamar dikediaman itu
Seorang gadis berdiri menghadap Pria tua yang berduduk dikursi kayu dekat jendela
"Salam ayah"Ucap Putri li chen menundukan kepalanya
"hm"dehem Jenderal Chen melirik gadis didepan yang adalah putri semata wayangnya
"apakah semuanya lancar?"Tanya pria itu melirik putri didepannya
Putri li chen mengdongakan kepalanya dari tundukan tadi
"Iya ayah..seperti biasa keadaan ditoko persenjataan milik kita semakin ramai setiap harinya"jawab Putri Li chen tersenyum hangat
"Bagus..kau kembalilah belajar banyak-banyak tentang bidang politik agar kau bisa membanggakan tanah Kekaisaran ini dan mewujudkan impianmu menggantikan ayah menjadi seorang jenderal wanita"Ucap Jenderal chen pada putrinya
"tentu ayah..Aku akan mewarisi jabatan ayah..sebagai jenderal perang yang akan membantu Zhang disetiap saat"ucap Putri li chen dengan wajah tegas dan suara lantangnya
"Hm..pergilah"pinta ayahnya tersenyum
Putri li chen menundukan kembali kepalanya lalu membalikan tubuhnya dan berjalan keluar dari kamar itu
kapan Zhang membalas surat dariku yah(batin Putri li chen)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Hutan Perbatasan\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sore hari
Para kelompokan yang melakukan perjalanan sudah berada diperhutanan
Mereka berkuda cepat dijalan besar perhutanan lebat itu,disekeliling mereka terdapat banyak pohon besar yang menjulang begitu tinggi beserta dedaunannya yang besar sedikit menutupi sinar celah matahari yang masuk perhutanan
Keadaan sunyi,hanya terdengar suara jangkrik,burung-burung,dan hentakan kaki kuda banyak dalam hutan itu
Xia lu berkuda berdampingan bersama Kaisar Zhang,mereka berkuda dipertengahan antara lainnya
Tiba-tiba Kaisar Ying yang berada paling depan menghentikan pacuan kudanya melihat sesuatu didepan matanya
Semua yang berada dibelakang juga jadi terhenti memacu kudanya dengan wajah heran
*bersambung..
(yg nunggu kpan terbongkarnya identitas Xia lu itu gak lama lagi sih,mungkin setlh kepulngn dari gunung weimeng,Author udh rencanain dari sebelum-sebelumnya kapan juga Xia lu mngetahui identitas Kaisar Zhang..Baca terus yh,author gk sabar nih buat ceritanya saat-saat mereka jatuh cinta😆*)