
Zhang mematung ditempat menyentuh bibirnya yang membasah,lidahnya sedikit keluar mengecap rasa yang melekat pada bibirnya yang bekas bersentuhan dengan bibir mungil Xia lu
"rasanya manis"gumamnya tersenyum manis
Zhang melangkahkan kakinya berjalan pelan dengan senyum yang terus tampak diwajahnya
**Kekaisaran Yuan**
Kediaman Pangeran Lu Zheng,disebuah kamar dikediaman situ
Pangeran Lu Zheng berduduk ditepi ranjang,Kedua Kakinya berendam dalam baskom besar berisi air yang setengah menampung dalam baskom itu
Chu xi yang duduk bersimpuh dilantai depan baskom menuangkan Sedikit cairan bewarna hijau dari dalam botol kedalam baskom itu
setelah itu dia menutup botolnya kembali dan meletakan kesamping,Tabib profesional yang juga duduk bersimpuh samping Chu xi langsung memasukan kedua tangannya mengaduk-adukan air yang bercampur dari air batu giok hijau
setelah mengaduk agar cairan itu merata,tabib beralih memijat dan mengurut kaki Pangeran Lu Zheng,menekan titik saraf mati dan memijatnya.
"Chu xi Jadi Putri Mu xi sudah bebas,syukurlah"Ucap Pangeran Lu Zheng tersenyum memandang Chu xi yang berduduk dibawah
"Iya Pangeran,Oh iya saya jadi penasaran siapa gadis yang bersama Kaisar Zhang semalam saat berkunjung kesini?"Tanya Chu xi menatap Pangeran Lu Zheng
"Kekasihnya mungkin"jawab Pangeran Lu Zheng tersenyum
"Apaaa?"kaget Chu xi beserta Tabib muda yang ikut terkejut
"Apa Yang mulia Kaisar Zhang baru jatuh cinta?"Tanya Chu xi
"Kalian kubohongi hahahah"Tawa Pangeran Lu Zheng menunjuk Raut wajah kedua orang yang berduduk dibawah
"Ck,pangeran Kukira itu benar"dengus kesal Chu Xi
*akhirnya Pangeran Mulai tersenyum,semoga hari ini sampai seterusnya banyak hal yang berubah*(batin Chu Xi)
Kekaisaran Xing xing
Kediaman Kaisar Zhang,dalam kamar itu
Kaisar Zhang mondar-mandir dalam kamarnya,ia berjalan kesana kemari dengan senyum yang terus melekat dibibir seksinya
Disetiap Langkah kakinya dia terus teringat akan ciuman tadi yang terus terlintas dibenaknya
"apa dia merasakan hal sama?"Gumamnya tersenyum tidak jelas
"Itu tidak mungkin"Jawabnya sendiri
Kaisar Zhang terkekeh sendirinya mendengar dirinya bicara tidak jelas
Dia Berjalan bolak balik dalam kamar sambil mengucapkan hal yang tidak jelas dengan senyuman merekah
Tiba-tiba masuk seseorang dari arah pintu masuk tepat menghadap dirinya yang baru berbalik,ia langsung memperbaiki raut wajahnya sedatar mungkin
"khemm..khemm"dehem Zhang berjalan dengan gaya coolnya mendekati Pengawalnya
"Salam Yang mulia"salam Han shu menundukan kepalanya
"Hm"dehem Zhang berwajah datar
Han shu mendongakan kepalanya menatap raut wajah Kaisarnya yang tidak berubah sama sekali
ternyata Yang mulia tidak ada perasaan dengan Putri Xia lu,ahhh jadi aku sia-sia saja menyenggol tubuh Yang mulia tadi(batin Han shu)
"Han shu buatkan aku teh"perintah Kaisar Zhang berucap lembut
Zhang mendekati jendela dalam kamarnya dan memandang keluar,ia terus tersenyum dalam hati
"Baik Yang mulia"jawab Han shu langsung pergi
Zhang memilih duduk bersila dilantai depan meja dengan menopang kepalanya
Pria itu menatap keatas membayangkan sesuatu dibenaknya
"Zhang"panggil Xia lu berduduk disamping Zhang
Kaisar Zhang menengok kesamping menatap wajah Xia lu yang sangat cantik
Xia lu mengambil kue bulan diatas meja dan mengarahkannya pada Mulut Zhang dengan senyuman manis
Zhang menarik tangan Xia lu yang ingin menyuapinya,kue bulan ditangan Xia lu itupun langsung dimasukan dalam mulut dan ia gigit
"AHHHH,YANG MULIA"Teriak keras Han shu kesakitan akan tangannya yang digigit Kaisar Zhang
Kaisar Zhang langsung membuka matanya tersadar,dia terkaget akan yang dilakukannya
Zhang langsung menjauhkan dirinya dengan palingan wajah memerah malu
"Ku..kukira kau dia"gagap Zhang menelan salivanya dengan susah payah
Han shu meletakan piring dan cangkir disebelah tangannya keatas meja dengan wajah kesal
"dia siapa yang mulia?"tanyanya memayunkan bibirnya
"hah?"bengong Zhang menatap Han shu
"Ahh tidak ada"jawab Zhang menggelengkan kepalanya
"Yang mulia mengapa hari ini anda aneh sekali?"Tanya Han shu menyipitkan matanya
"aneh?,tidak"jawab Zhang beralih mengambil cangkir diatas meja yang mengeluarkan uap panas yang nampak terlihat jelas diletakan Han shu tadi
Zhang langsung meminum teh itu,tiba-tiba
"jangan yang mulia!"larang Han shu melototkan matanya
"woeeekk"Muntah Zhang mengeluarkan air yang meluap panas-panas tadi dari dalam mulutnya
Lidah Kaisar Zhang jadi memerah akibat Teh panas yang terasa pahit dilidahnya
"PELAYAN AMBILKAN AIR MINUM!"teriak Han shu dari dalam kamar
Pelayan yang berada diluar langsung menjalankan tugasnya
Han shu mengusap-usap punggung Kaisar Zhang
"Yang mulia mengapa anda langsung meminumnya?,bahkan saya belum memasukannya gula karena lupa"ucap Han shu dengan wajah hati-hati
Kaisar Zhang hanya terdiam,dia langsung berdiri dan pergi masuk dalam kamar mandi membersihkan muntahan yang mengenai bajunya
Ini semua karena Xia lu,Mengapa dia terus muncul menghantui pikiranku?(batin Zhang)
***
Kediaman Xia lu
Di tengah lapangan
Xia lu berjalan dengan senyum merekah tampak dibibir mungilnya,ia terus terbayang akan kejadian tadi
Hatinya semakin berdebar mengingat kejadian itu yang membuatnya selalu tersenyum
Xia lu berjalan tanpa peduli dengan perkumpulan para pelayan maupun prajurit yang hebohnya memisahkan perkelahian Selir agung Suzy dan selir mei mei yang belum berhenti sedari tadi
Mereka sudah mencari Kaisar Ying namun tidak ditemukan sama sekali
Xia lu berjalan menuju kamarnya,sesampainya ia langsung saja masuk dalam kamarnya
Saat masuk,ia langsung berlari menuju ranjang lalu menghempaskan tubuhnya diatas ranjang empuk itu dengan senyuman manis yang tidak pernah lepas
"Apa yang kupikirkan,mengapa aku terus memikirkan Zhang dan kejadian tadi?"Ucap Xia lu menyentuh bibirnya dengan wajah merona malu
"ahhhh"teriak Xia lu menggeliat dan berguling kesana kemari diatas ranjang itu dengan senyuman tidak pernah lepas
Xia lu tiba-tiba berduduk dan menatap lurus dalam kamarnya
"Apa kau menyukainya Xia lu?"tanyanya pada dirinya sendiri
Xia lu berbaring kembali dan menggulingkan tubuhnya dengan senyuman lebar
Tiba-tiba
"Buukk"Xia lu terjatuh dilantai dengan posisi tiarap dari atas ranjang karena berguling tidak sadar
"aww"ringisnya menyapu-nyapu dahinya yang terbentur permukaan lantai
bukannya merasa kesal akan terjatuh gadis itu malah tersenyum dan menghentakan-hentakan kakinya dilantai
\*\*\*\*\*
Kediaman Kaisar Zhang
Dalam kamar mandi,Zhang berendam dalam kolam dengan air hangat yang dipenuhi kelopak bunga mawar dalamnya
Pria itu bersandar didinding kolam dengan merentangkan kedua lengannya yang sangat berotot
"Xia lu mengapa kau terus muncul dipikiranku?"gumamnya melamun
"apa Yang mulia katakan?"tanya Han shu yang tiba-tiba masuk dalam pemandian itu menghampiri Kaisarnya
Zhang melototkan matanya dengan wajah terkejut
Han shu memandang belakang leher Kaisar Zhang yang bertato bunga mawar dan juga menangkap setengah punggung Zhang yang bertato kepala singa hanya terlihat sebagian sambil menggulung celana panjangnya sampai lutut
Han shu memilih berduduk dipinggir kolam dengan kedua kaki yang mengantung kebawah merendam kakinya
"Yang mulia mengakulah jika anda menyu.."Ucap Han shu terpotong
"itu tidak mungkin"ketus Kaisar Zhang
"Yang mulia mengaku saja bahwa anda jatuh cinta pada Putri Xia lu,Saya sebagai pengawal yang selalu bersama anda merasakan sesuatu berbeda yang ada pada anda selama Putri itu muncul dihidup anda"Ucap Han shu
"Saya tahu anda berusaha mengelak dan meyakinkan bahwa itu tidaklah mungkin,tapi pernahkah anda berpikir suatu saat misalkan Putri Xia lu berciuman,berpelukan dan menikah dengan Pria lain bukan anda,Apa yang akan Yang mulia rasakan?"Tanya Han shu menaikan turun alisnya
Kaisar Zhang langsung berdiri dengan wajah tiba-tiba marah,hatinya merasa panas mendengar ucapan Han shu yang mengatakan Xia lu bersama Pria lain
"Itu tidak akan pernah terjadi,a..a..aku"gagap Kaisar Zhang memalingkan mukanya kesamping
"bayangkan jika Putri Xia lu dibawa pulang oleh Kaisar Ying dan menjadi Permaisurinya kembali?"Tanya Han shu sengaja memanasi Kaisar Zhang agar majikannya itu cepat tersadar
"i..itu aku tidak akan membiarkannya pergi'ketus Zhang
"Apa yang mulia mengerti apa itu cinta?"Tanya Han shu tersenyum melirik Kaisar Zhang
Kaisar Zhang sontak menolehkan kepalanya kebelakang melirik Han shu
"Cinta?"gumamnya berduduk dan menyandarkan kembali tubuhnya
"Iya Cinta"Sebut Han shu dengan senyuman lebar
"apa itu cinta?"Tanya Zhang seketika merasa penasaran akan yang namanya cinta
"khemm..khemm"dehem Han shu tersenyum bersiap melakukan pidato terpanjang dalam sejarahnya
"Cinta adalah sesuatu yang abstrak,dia tidak nampak dan bahkan terkadang lambat tersadari,Cinta adalah rasa yang tidak terkendali dan datangnya tiba-tiba membuat seseorang yang merasakan cinta itu agak gila dan nampak bodoh"Ucap Han shu tersenyum dengan kedua tangannya yang melambai-lambai keatas seperti orang berpuisi
"Ada kalanya Seseorang yang merasakan jatuh cinta cemburu jika melihat orang yang disukainya bersama orang lain,terkadang dia suka marah-marah tidak jelas,terkadang dia tiba-tiba merasa bersalah karena membentaknya"
Kaisar Zhang mencerna perkataan Han shu begitu serius sambil membayangkan Xia lu
"Saat melihat senyumnya orang itu akan merasa sangat senang dan bahagia seperti terbang diatas langit,saat melihatnya bersedih orang itu juga akan merasakan kesedihannya,saat dalam masalah orang itu selalu siap siaga menolongnya dalam keadaan dan kesibukan apapun,Saat bertemu dengannya seketika jantung berdetak sangat cepat entah mengapa"Ucap Han shu
"dan jantung itu yang mulia paling menandakan jika seseorang menyukai orang itu ketika bertemu dengannya pasti dia akan merasa gugup dan jantungnya berdetak sangat kencang"Ucap Han shu tersenyum lebar
"dan satu lagi saat sedang tidak bersamanya dia tetap masih ada dipikiran yang selalu muncul setiap saat,yang membuat orang itu terus tersenyum diam-diam"Ucap Han shu mengakhiri Pidato panjangnya
Kaisar Zhang berwajah santai mengangguk-angguk mendengar ucapan pengawalnya
Tiba-tiba dia berdiri dengan wajah kaget dan kedepan Han shu
"Jadi aku jatuh cinta pada Xia lu?"tanyanya langsung memegang pundak Han shu dan menggoyang-goyangkan tubuh Pemuda itu
Kaisar Zhang seketika langsung tersenyum lebar dan memeluk Han shu
Han shu melototkan matanya terkejut akan sikap Kaisar Zhang
"Jadi aku mencintai Xia lu semua yang kau katakan itu adalah yang kurasakan,perasaan manis ini aku sangat menyukainya"Ucap Zhang tersenyum girang berloncat-loncat dalam kolam itu seperti anak kecil yang sangat menggemaskan
Han shu ikut senang
"yuhuuuuuu,akhirnya Yang mulia menyadari cintanya"Sorak Han shu tersenyum lebar
Air mata mengalir dipipi Han shu
Baru kali ini sudah lama aku tidak melihat Kaisar Zhang sangat bahagia sekali selama dua tahun lamanya,aku sangat senang merasakan Yang mulia bahagia seperti ini,dia sudah seperti Kakaku sendiri Kaisar Zhang,semoga Putri Xia lu juga merasakan hal yang sama apa yang dirasakan Kaisar Zhang(batin Han shu)