Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
Bab 94


"Tinggal di apartemen bukan hal yang buruk" ucap Reyhan duduk di samping kayra


"Apa yang sedang kau lihat" Ucap Reyhan


"Aku hanya melihat data-data karyawan baru di perusahaan ku" ucap Kayra menatap laptop nya


"Kay aku harap kau tidak terlalu terbebani dengan pekerjaan mu aku hanya ingin kau berdiam diri di rumah dan menunggu ku saat pulang kerja" ucap Reyhan menatap lembut Kayra


"Rey lagian juga aku tidak terlalu sering datang ke kantor aku bekerja dari rumah karna sudah ada Lea yang mengawasi pekerjaan disana. kau tidak perlu khawatir oke? dan ini adalah kesempatan ku untuk menunjukkan pada ibumu bahwa aku pantas bersanding dengan seorang Reyhan Zeinard karna kesuksesan ku" ucap Kayra


Reyhan menatap Kayra dengan tatapan kagum nya ada rasa hangat di hati nya kala Kayra mengucapkan ia ingin hidup bersama dengan nya selama nya tanpa ada gangguan bahkan ia rela bekerja keras untuk membuat perusahaan nya lebih sukses lagi untuk membuktikan kepada Mommy nya.


"Kau wanita hebat sayang" lirih Reyhan


......................


"Apa yang terjadi?" tanya Diki setelah ia sampai di salah satu bandara internasional


"Dia kembali!" ucap Arion


"Siapa?" bingung Diki lalu Arion memberi kan ponselnya pada Diki


"Dia" ucap Diki terhenti lalu menatap Arion


Arion pun mengangguk kepalanya seakan tau arti dari tatapan Diki


"Dia sudah kembali" ucap Diki


"Kita harus apa sekarang Dik?" tanya Arion


"Malam nanti kita temui Tuan dan menjelaskan semuanya, suruh para bodyguard untuk terus waspada dan perintah kan seseorang untuk mengikuti dia" tunjuk Diki pada sebuah foto yang ada di ponsel Arion


"Baiklah" ucap Arion


"Sekarang apa lagi tujuan mu kali ini? batin Diki


.


.


"baiklah" ucap Kayra


Lalu mereka pun pergi meninggalkan apartemen


di perjalanan menuju mansion tiba-tiba segerombol orang berpakaian serba hitam menggunakan mobil menghadang jalan Reyhan dan terpaksa Reyhan menghentikan mobilnya mendadak.


"Are you oke" cemas Reyhan pada Kayra takut Kayra terluka


"I'm oke" ucap Kayra dengan nafas terengah-engah


hari ini Reyhan sengaja tidak menggunakan sopir ia sendiri yang mengendarai mobil dan tanpa salah satu pengawalnya


kemudian mereka semua dengan jumlah yang banyak mengepung mobil Reyhan dan Kayra dengan menodongkan pistol


"Kay kau tunggu disini aku akan menangani mereka semua" ucap Reyhan lalu mengambil pistol nya dan membawa beberapa peluru dan belati


"Siapa dia sebenarnya?" gumam kayra menatap Reyhan yang keluar dari mobil


"Wah tanpa kita paksa mangsa kita sudah datang lebih dulu" ucap salah satu bodyguard itu


"Menyerahlah Reyhan karna nyawa mu sekarang ada di tangan kami semua" sombong bodyguard yang lainnya


mereka pun terkejut karna sedari tadi berbicara dengan Reyhan tidak ada satupun sahutan dari sang big bos Reyhan hanya menatap tenang ke arah bodyguard itu yang membuat para bodyguard itu ketakutan melihat tatapan Reyhan


"Sudah selesai berbicara?" tanya Reyhan dengan nada menakutkan nya


"Bahkan dengan melihat tatapan ku saja kalian sudah gelisah" sombong Reyhan


bodyguard yang di sindir Reyhan pun terbawa emosi segera ia menyerang Reyhan dengan memberikan sebuah pukulan tapi segera di hindari oleh Reyhan


pertarungan antara satu orang dan puluhan orang pun terjadi dan membuat pertarungan itu tidak seimbang, tapi itu semua tidak membuat Reyhan tumbang sedikit pun walau ada beberapa luka di tubuhnya tapi itu semua tidak ada artinya bagi seorang Reyhan.


sudah banyak para bodyguard yang mati di tangannya dan Reyhan masih dengan santainya melawan para bodyguard itu yang menurutnya sangat mudah untuk di musnahkan tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra