
"hey!,"ucap seseorang perempuan mengagetkan Kayra
"astaga bel bisa tidak nggak usah mengagetkan ku"ucap Kayra mengelus-elus dadanya
"hahaha, sorry. aku tidak bisa menahan rasa jahil ku padamu"ucap bela diiringi tawa olehnya
"kau ini tidak ada berubahnya"ucap Kayra menggeleng menggelengkan kepala
"hahaha. eh tunggu dulu tumben kau mengajakku ke mall ini biasanya kau tidak akan ada waktu untuk teman mu ini"sindir bela
"aku tidak bekerja dengan ZEVANKA lagi bel. aku sudah memiliki usaha sendiri"ucap Kayra
"Wahh, benarkah"ucap bela berbinar
"iya"jawab Kayra tersenyum manis
"selamat temanku. sebagai temanmu yang paling cantik ini aku hanya akan mengucapkan bahwa kau hebat"ucap bela pede
"idihh, wanita paling cantik. ngaca sana bel, apa perlu ku belikan kaca yang besar agar kau puas."canda Kayra yang hanya di balasi tawa oleh bela
"permisi nyonya tapi anda harus makan terlebih dulu pak lan yang menyuruh saya untuk memastikan Anda makan dulu"ucap bodyguard
"ah ya baiklah, bel kau sudah makan? kalau belum ayo kita makan dulu"
"ya kalau tentang makanan aku tidak akan menolak apalagi di tawari tentu aku sangat mau"ucap bela
"baiklah ayo"ucap Kayra menarik tangan bela
"tunggu. seperti nya ada yang aneh deh disini. kau pasti menyembunyikan sesuatu dari ku kan Kay? dan darimana asalnya para pria berbaju hitam itu, bahkan mereka memanggil mu dengan nyonya" tanya penasaran bela
"itulah alasannya aku mengajakmu ke mall ini aku ingin mengatakan sesuatu pada mu"ucap Kayra
"apa? cepat katakan!"ucap pemasaran bela
"tunggu lah nanti bel perut ku sangat lapar dan minta di isi kau tau sendiri kan kalau aku punya penyakit mag, jadi kita makan dulu"ucap Kayra
"ck! kau ini padahal aku sangat penasaran"kesal bela
"orang sabar disayang Tuhan"ucap Kayra membuat bela kesal
"kan sekarang kita sudah makan jadi cerita lah aku benar-benar penasaran Kay"ucap.bela memohon
"jadi, aku sudah menikah"ucap Kayra yang membuat bela terkejut
"APA! kau sudah menikah?"teriak bela kaget bahkan ia pun mengebrak meja
"shutt! jangan teriak-teriak bisa kan"ucap Kayra
"hehehe, maaf lagian kau membuat ku kaget dengan perkataan mu itu"ucap bela dan kembali duduk
"dengan siapa kau menikah?
"tuan Reyhan Zeinard"
"APA!. kau menikah dengan tuan Reyhan"ucap bela kembali terkejut dan berteriak sehingga Kayra harus menutup telinganya itu dengan telapak tangannya
"sudah kubilang kan bahwa jangan teriak-teriak apa kau mau membuat ku menjadi tuli"kesal kayra
"kau sihh yang membuat ku kaget. luar biasa seorang Kayra bisa menikahi seorang big bos di dunia ini"ucap bela terkagum-kagum
"kau tidak tau saja kejadian yang membuat ku menikahi tuan dingin itu" ucap Kayra dalam hati
"tapi bagaimana bisa kau menikahi nya Kay?
"ada deh. kepo Lo"ucap Kayra
"bagi-bagi dikitlah Kay caranya agar bisa mendapatkan orang seperti tuan Reyhan tutor tutor" mohon bela
"idihh. mintak tutor segala makanya berusaha"ucap Kayra
"ishh, kau ini-- tunggu bagaimana malam pertama nya apakah Nikmat?"goda bela ketika melihat tanda kepemilikan Reyhan di lehernya
"apa yang sedang kau katakan itu. mana ada malam pertama"ucap Kayra gugup mencoba mengelak
"oh benarkah! lalu apa itu"tunjuk bela ke arah leher Kayra
"ini-- gugup Kayra
"astaga saking bersemangatnya mendengar aku boleh keluar untuk jalan-jalan sampai aku lupa menutupi tanda sialan ini" ucap Kayra dalam hati