
"Lama sekali makannya boy" ucap Kayra
"Hehehe makannya enak mom aku jadi ingin tambah terus" ucap Alger
Kayra duduk di samping Alger
''Pelan-pelan, sayang makannya tidak ada yang ingin mengambil makanan mu" ucap Kayra tersenyum
"Hehehe sorry mom" ucap Alger
"Kakak mana?" tanya Alger
"Kakak sudah berada di ruang belajar bersama Miss Tara" ucap Kayra
"Apa!!
"Astaga, aku ke tinggalan" ucap Alger cepat-cepat meminum susu nya dan berlari ke ruang belajar
"Alger hati-hati nanti kau jatuh" Teriak Kayra
"Anak ini makannya tidak ia habiskan" ucap Kayra
Setengah jam kemudian
"Sudah mengerti belum?" tanya Tara
"Sudah Miss" jawab keduanya
"Waw keren" Tara tercengang dengan kepintaran yang di miliki si kembar.
"Coba sekarang kerjakan latihan di halaman selanjutnya" ucap Tara
Matanya tertuju pada seseorang yang baru masuk sosok lelaki tinggi nan tampan yang tak lain adalah Arion sendiri
Ruangan dia mengajar si kembar cuman di tutupi oleh kaca jadi ia bisa melihat dengan jelas aktifitas orang di luar ruangan belajar.
"Miss suka ya sama uncle" ucap Alger tiba-tiba
Atley tak memperdulikan nya dia lanjut mengerjakan tugas nya.
"Ah tidak sayang" ucap Tara
"Uncle Arion sudah lama single bahkan teman-temannya sudah menikah semua" ucap Alger
"Ah sudahlah Alger kerjakan tugas Alger oke nanti miss periksa hasilnya oke?" ucap Tara
"Oke Miss" ucap Alger
"Arion" panggil Kayra
"Ya nyonya" jawab Arion
"Ada apa?" ucap Kayra
"Saya ingin mengambil berkas yang tertinggal di ruangan tuan" ucap Arion
"Baik nyonya" ucap Arion mengiyakan ucapan Kayra
Mata Arion melihat kearah tas yang terletak di meja.
Kayra mengerti "Itu tas Tara, gadis yang pernah kau antar pulang gurunya si kembar" ucap Kayra
"Ohhh" Cuek Arion
"Tidak lama lagi Lea dan Diki akan kembali ke negara ini karena tugas mereka sudah selesai, aku harap kau sudah bisa menerima hal ini. Carilah pengganti Lea masih banyak wanita cantik di luar termasuk Tara. Kau bisa mencobanya bersama Tara kulihat dia gadis yang baik" Ucap Kayra lalu berlalu pergi meninggalkan Arion yang diam mematung.
Tara masih terus memperhatikan Arion.
Tak lama mobil Reyhan sudah memasuki pekarangan Mansion.
"Tumben kamu kerja dirumah ada apa sayang?" tanya kayra sambil membantu melepasi jas Reyhan.
"Aku ingin bermanja-manja dengan mu" ucap Reyhan menempel kan dagunya di bahu Kayra
"Astaga bayi besar ku ini" ucap Kayra mengelus rambut Reyhan
"Dimana bocah tengil itu?" ucap Reyhan
"Siapa?"
"Anak mu"
"Alger dia juga anak mu" ucap Kayra
"Tapi dia selalu saja menganggu waktu kita berdua" ucap Reyhan
"Astaga Rey kau cemburuan pada anak mu sendiri, ya ampun Reyhan" ucap Kayra menggelengkan kepalanya.
"Ayolah semenjak kehadiran twins waktu mu bersama diriku berkurang" ucap Reyhan
"Aishhh kau ini" ucap Kayra
"Sayang aku ingin menyatukan Arion dengan Tara" ucap Kayra
"What!! kau jangan aneh-aneh Kayra ini masalah hubungan" ucap Reyhan
"Aku serius babe"Ucap Kayra
"Kau tau kan kalau Diki dan Lea akan segera kembali, dan aku takutnya Arion belum move on dan menimbulkan pertikaian lagi" ucap Kayra
"Ini bukan urusan kita sayang. Kumohon untuk kali ini berhenti ikut campur Kayra" ucap Reyhan
"Tapi Rey kau tidak kasihan dengan Arion? siapa diantara anak buah mu yang belum menikah selain dia?, come on babe kali ini saja ya" ucap Kayra
"Tidak tetap tidak Kayra" ucap Reyhan tegas
"Larangan adalah perintah bagiku" ucap Kayra dalam hati sambil tersenyum-senyum