Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 35


"tuan kita mau kemana? ini bukanlah jalan menuju villa?"tanya kayra penasaran


"kau akan tau nanti"jawab singkat Reyhan


"ishh menyebalkan" gumam kecil Kayra. merasa tidak puas dengan jawaban Reyhan Kayra langsung bertanya pada Diki


"Dik kita mau kemana?"tanya kayra


"kita akan pulang nyonya"jawab Diki


"tapi ini kan bukan jalan menuju villa" ucap Kayra lagi


"kita akan pulang ke mansion tuan Reyhan nyonya"ucap Diki


"mansion" ucap Kayra dalam hati


"waw!" kagum Kayra menatap bangunan 3 tingkat yang sangat mewah di depannya


"ini sudah seperti di dunia lain. mansion itu seperti sebuah kerajaan yang sangat mewah" ucap Kayra terkagum kagum


Reyhan yang melihat tingkah Kayra hanya tersenyum tipis


"Masuk" ucap Reyhan pada Kayra


"selamat datang tuan Nyonya" sapa pak lan dan pelayan lain berbaris menyambut kedatangan mereka


"pak lan kau tunjukkan pada Nyonya kamarnya" perintah Reyhan dan ia pun berlalu pergi ke ruangan kerjanya


"baik tuan" jawab pak lan. "mari nyonya"


"ini kamar tuan Nyonya dan sekarang ini juga menjadi kamar anda juga"ucap pak lan


"baiklah. terimakasih atas bantuannya pak lan" ucap Kayra


"sudah menjadi tugas saya untuk membantu majikan saya"jawab pak lan lalu mengundurkan diri dan pergi dari kamar


"apakah aku sedang mimpi" ucap Kayra tak percaya lalu mencubit tangan nya


"aduhh! shitt ternyata aku tidak mimpi hehe" ucap geli Kayra


lalu ia pun segera berbaring di ranjang big size itu


dua jam lamanya Kayra tidur sampai ia tak menyadari bahwa Reyhan sudah berada di kamar.


melihat Kayra yang tertidur sangat pulas nya Reyhan pun mendekat dan mengelus pelan pucuk kepalanya lalu berkata. "mulai sekarang kau milikku tidak ada yang bisa menyentuh mu selain diriku"ucapnya dan mencium kening Kayra dan berlalu ke kamar mandi membersihkan diri


.....


pagi hari


"Kay aku hanya memberimu waktu 2 hari untuk bisa keluar dari perusahaan ZEVANKA dan itu adalah surat pengunduran diri mu" ucap Reyhan


"baik tuan"jawab Kayra


"mulai sekarang kau tidak akan mengemudi lagi aku sudah menyiapkan sopir pribadi untuk mu dan hari ini aku akan mengantarmu"ucap Reyhan


"iya tuan"


dan mereka pun segera berangkat menggunakan mobil Reyhan dan di dalam mobil itu pun hanya keheningan yang mengisi karna masing masing dari mereka sibuk dengan laptop dan iPad di tangannya, hingga mobil yang membawa mereka pun sampai di perusahaan ZEVANKA.


"Terimakasih tuan untuk tumpangannya"ucap Kayra tersenyum lalu Reyhan segera melanjutkan perjalanannya


"Kayra" panggil Yuna yang membuat Kayra panik setengah mati


"semoga saja ia tidak melihat ku keluar dari mobil tuan Reyhan" gumam nya


"kenapa kau keluar dari mobil tuan Reyhan?"tanya Yuna


"ah. tadi aku hanya menumpang nona karna mobilku ban nya pecah dan kebetulan tuan Reyhan lewat dan aku menumpang padanya"ucap gugup Kayra


"kenapa kau tidak berani menatap ku Kayra? aku tau kau sedang berbohong! jangan pernah kau menipu ku Kayra fitaloka!"ucap Yuna sedikit menaikan intonasi suara nya


"Dan ya kau harus ingat. jangan pernah sekali kali nya kau berangan-angan untuk memiliki tuan Reyhan. karna ia hanya untuk ku, dia milikku. dan kau tidak pantas bersanding dengan nya aku lah yang pantas bersanding dengan nya" ucap Yuna yang pertama kalinya merendahkan Kayra


Kayra yang terkejut mendengar perkataan Yuna dengan cepat menjawabnya


"saya tau Dimana posisi saya nona dan saya tidaklah pantas bersanding dengan tuan Reyhan karena saya hanya seorang tangan kanan disini. dan aku menyadari posisi saya nona muda"ucap Kayra dingin


"baguslah. jika kau sadar dengan posisi mu"ucap Yuna lalu meninggalkan Kayra yang masih berdiri menahan emosinya