
"Dan aku juga bertemu dengan mama papa ku mereka yang merawat Bian Rey" ucap Kayra
Reyhan tetap mendengar kan ucapan kayra tanpa memotong nya
"Wajah nya persis mirip seperti mu Rey" ucap Kayra terisak
Reyhan terisak mendengar nya di elus nya kepala sang istri untuk menenangkan
"Kami menghabiskan waktu bersama disana Rey dan aku awalnya tidak ingin pulang tapi kau memaksa ku untuk pulang, begitu juga dengan papa mama ku untuk menyuruh ku pulang padahal aku ingin bersama dengan mereka"ucap Kayra
Hati Reyhan terasa sesak mendengar ucapan sang istri ia terus mencoba menahan air mata nya yang hendak keluar.
"Hiks hiks hiks" Isak tangis Kayra yang berada di pelukan Reyhan
"Sudah" ucap Reyhan mengelus punggung Kayra
Karna lelah menangis akhirnya Kayra tertidur dalam dekapan Reyhan
Reyhan dengan gerakan pelan membaringkan tubuh Kayra dan dia pun ikut berbaring sambil memeluk tubuh itu.
keesokan harinya Kayra dan Reyhan mengunjungi pemakaman sang buah hati
Tak lama mereka mengunjungi lalu mereka pergi dari sana
"Sayang" panggil Reyhan dengan mengelus rambut panjang Kayra yang berwarna coklat
"Hmm" jawab Kayra dengan menoleh ke arah Reyhan
"Kamu ingin jalan-jalan" tawar Reyhan
"No, aku hanya ingin pulang dan beristirahat tubuh ku sangat lelah" lirih Kayra
"Oke. aku akan menemanimu" ucap Reyhan
Sesampainya di mansion Kayra langsung masuk ke kamar melihat itu Reyhan cemas pasalnya Kayra belum makan dari pagi.
"Bawakan makanan ke atas" perintah nya pada pak lan
"Baik tuan"
Reyhan membuka pintu kamar dengan perlahan dan di lihatnya Kayra sedang duduk di sofa yang ada di balkon.
Tatapan nya kosong memandang ke depan Reyhan menghembuskan nafasnya dan menghampiri sang istri
Dia tidak menyingkirkan tangan itu karna sudah tau bahwa orang yang sedang memeluknya tak lain adalah Reyhan
"Are you oke?" bisik Reyhan di telinga Kayra
Kayra mengelus pelan tangan yang memeluk tubuhnya dari belakang
"Hmm, always oke" ucap Kayra dengan sambil mengelus tangan Reyhan
"Really?" Tanya Reyhan
"Ya" jawab Kayra
"Jangan memendam nya sendiri. aku akan menjadi pendengar yang baik" ucap Reyhan dengan mengecup pipi Kayra dari samping
Kini kepalanya berada di pundak Kayra yang memudahkan nya untuk mencium pipi itu
"Manis sekali suami ku ini" ucap Kayra menoleh kan sedikit wajahnya ke samping dengan senyuman di wajah nya
Reyhan tersenyum tipis mendengar nya dan kembali mengeratkan pelukannya pada Kayra dan menciumi leher Kayra
Saat sedang asik mencari kenyamanan di tubuh istri nya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar nya
Reyhan terpaksa melepaskan pelukan dari Kayra dan membuka pintu
"Tuan makanan nya" ucap pak lan dengan mendorong troli yang berisi beberapa makanan
"Biar saya saja pak" ucap Reyhan mengambil alih troli itu
"Baik tuan Saya permisi" ucap pak lan
"Sayang ayo kita makan" ucap Reyhan
Kayra tersenyum "Baiklah tapi makan di sini saja ya pemandangan dari sini sangat indah" ucap Kayra
"Baiklah" ucap Reyhan mendekat kan troli itu kearah Kayra
lalu mereka pun menikmati makan siang mereka dengan berbincang ringan
Hari ini mereka tidak kemana-mana selain berada di mansion bahkan Reyhan pun tidak pergi ke kantor.