
"Besok ulang tahun Lea" ucap Arion
"Wah benarkah" ucap Mark yang berada di samping Arion
Mereka tengah menikmati minuman yang di sediakan di pesta itu dan tempatnya di ujung jadi wajar jika Lea tak melihat keberadaan nya.
"Hm, kira-kira aku berikan hadiah apa ya" ucap Arion
"Kalung?" Ide Mark
"Bagus kau temani aku beli kalung, besok kan weekend" ucap Diki
"Aku tidak mau jika...
"Aku traktir kau besok" potong cepat Arion karna ia tahu maksud dari Mark
"Nah gitu dong" ucap Mark
"Oh ya btw dimana Diki katanya pergi sebentar kenapa lama sekali sudah 3 jam dia pergi"ucap Mark
"Entahlah" ucap Mark
"Shelli" panggil Arion
"Iya?" jawab Shelli
"Dimana Lea?" tanya Arion
"Oh ya aku lupa dia tadi mencarimu untuk minta antar pulang tapi kau tidak ada tadi, kepalanya pusing itu yang dia bilang aku ingin mengantar nya pulang tapi dia tak mau" ucap Shelli
"Dan ini kunci mobil nya. Dia lupa kalau kunci mobil nya berada di aku, mungkin dia pulang tadi naik taksi'' ucap Shelli.
"Apa!! kenapa kau baru bilang!" kaget Arion dengan panik
"Aku saja baru bertemu dengan mu" kesal Shelli
"Aku pergi dulu" hendak pergi namun..
"Tuan, tuan Reyhan memanggil anda" ucap salah satu anak buahnya
"Kau pergilah biar aku yang menemui tuan" ucap Mark
"Tidak, perintah tuan lebih utama bagi ku nanti aku akan menjenguk Lea'' ucap Arion
"Terserah kau saja" ucap Mark
Arion langsung pergi menjenguk Reyhan.
Arion lupa dengan ucapan nya tadi yang ingin menjenguk Lea dia di sibukkan dengan tugas yang sangat penting menurut nya.
...----------------...
"Ya nyonya" ucap Arion
Dia bertugas untuk mengantar Reyhan dan Kayra pulang.
"Kau sudah membeli hadiahnya?" tanya kayra
"Sudah Nyonya" ucap Arion
"Baguslah kuharap kau tak mengecewakan nya karna ini first time Lea diberi hadiah dari pacarnya" ucap Kayra bercanda
"Iya nyonya" ucap Arion tersenyum
'Ehemmm" deheman Reyhan
"Kau kenapa" tanya kayra sedangkan Reyhan sudah menatap Arion dengan tajam
"Mati aku" batin Arion
Pagi harinya
Reyhan mengikuti langkah sang istri yang tampak sangat bahagia berjalan bersama Bella
Ya mereka merayakan ulang tahun Lea dengan cara datang ke apartemen Lea tanpa memberi tahunya.
Arion sudah berjalan dengan anggun sambil membawa sebuah kotak berisi kalung yang harga nya selangit itu.
Arion sedang mengetikan sandi apartemen Lea dan Kayra menyuruh mereka semua untuk tetap menunggu disana.
"Hey biarkan Arion yang memberi kejutan yang pertama" ucap Kayra dan mereka membicarakan Arion masuk terlebih dahulu.
Tak kotak kalung itu jatuh di lantai dengan begitu nyaring nya seketika kalung itu terlempar ke sembarangan arah.
"Arion ada apa?" tanya Bella
Kayra merasakan firasat yang buruk dia segera menerobos masuk kedalam dan Reyhan setia mengikuti bumil itu.
Alangkah terkejutnya mereka ketika melihat Diki dan Lea terbaring di kasur dengan keadaan polos tanpa sehelai benangpun dan Kayra sedikit menaikkan selimut yang sedikit turun di bagian dada Lea.
Arion sudah terdiam seperti patung tanpa bergerak sedikitpun.
Kayra menatap ke arah Arion dengan khawatir takut pria itu akan menggila disini.
Bukannya pergi dengan langkah gemetar Arion mendekati Lea yang masih terbaring
"Lea sayang bangun" Ucap Arion dengan menepuk-nepuk pipi Lea
Sedari tadi Arion berusaha menahan air matanya itu agar tak jatuh