
"kerennn.kau luar biasa!! ucap Arsy pada Ailee
"apa yang keren??"tanya kayra yang sedari tadi memperhatikan si kembar yang fokus dengan handphone mereka masing-masing
"ah tidak ada kak, ayo kita keliling"ucap Arsy
"kau tidak lelah Arsy? sedari tadi kita terus keliling"keluh Ailee
"ck! lemah, kalau kau capek duduk saja disini aku dan kakak akan keliling"ucap Arsy yang membuat Ailee senang
"tapi
senyuman di wajah Ailee pudar begitu saja mendengar kata tapi dari mulut adiknya"pirasat ku nggak enak"
"tapi apa??"tanya Ailee
"kau tidak boleh ikut bersama kami dan harus berjalan kaki sampai mansion tidak boleh menggunakan taxi ataupun kendaraan lainnya" ancam Arsy
"hah,iya baiklah nona muda"ucap Ailee merasa jengkel
"Arsy Ailee"panggil Kayra
keduanya menoleh serempak saat ini mereka sedang duduk di bangku yang ada di taman itu dan Kayra baru kembali dari toilet
"iya kak"jawab keduanya
sambil melihat jam di tangannya "ayo pulang ini sudah sore, kakak kalian pasti sudah pulang"ucap Kayra
"cie cie, kenapa rindu sama kakak Rey?"goda Arsy
"enggak, hanya saja ini sudah sore"ucap Kayra
"sudah sore apa rindu??"goda Arsy lagi
"Arsy!!"rengek Kayra
"hahaha iya nyonya muda kita pulang sekarang"ucap Arsy
"ayo Ai seperti nya ada yang sedang merindukan suaminya nihh"ucap Arsy
......................
"Hay pak lan"sapa Arsy
"Hay nona, bagaimana dengan hari anda"ucap pak lan
"baik. sangat baik"ucap Arsy
"pak apa Reyhan sudah pulang??"tanya kayra
"sudah nyonya dari 30 menit yang lalu"ucap pak lan yang membuat Kayra terkejut
"mati aku"gumam kayra dalam hati
"aku ke kamar dulu"ucap Kayra berlalu pergi
"ekhmm seperti nya ada yang sudah nggak sabar nihh jumpa sama My husband"ucap Arsy setengah teriak yang mendapatkan pelotottan dari Kayra
"kau ini berhenti lah menggoda kakak"ucap Ailee
"suka suka aku lah"ucap Arsy memandang sinis Ailee
Ailee yang melihat wajah menyebalkan adiknya itu rasa-rasanya ia mau melempar wajah itu dengan sandal di kaki nya
"oh ya pak tumben kakak pulang jam segini biasanya larut malam"ucap Arsy
"semenjak menikah tuan pulang lebih cepat dari sebelumnya nona"ucap pak lan
"bagus dong"ucap Arsy
sedangkan di kamar utama
"ekhmm"
Kayra yang berjalan seperti orang maling pun menghentikan langkahnya dan melihat kesamping terlihat Reyhan sedang menatapnya dengan sangat tajam kayra hanya menyengir takut
Reyhan pun memberi isyarat agar Kayra mendekat pada nya dan ia menepuk pahanya menyuruh Kayra duduk di pangkuan nya "jam berapa sekarang"tanya dingin Reyhan memegang pinggul Kayra
"j-jam 6"ucap Kayra gugup karna tangan Reyhan tidak bisa di kondisi kan
"aku memang mengizinkanmu pergi bersama adikku tapi bukan pulang se sore ini"ucap Reyhan meremas bokong Kayra
"R-rey, m-maaf kan akuuu. a-aku tidak a-akan mengulangi nya lagi"ucap Kayra menahan desahannya
dengan gerakan cepat Reyhan membaringkan tubuh Kayra di bawah kungkungannya
"bermain sebentar tidak apa kan"ucap Reyhan menyeringai
"tapi-
"ini adalah hukuman mu sayang"ucap Reyhan
lalu mereka pun mengejar kenikmatan surga dunia yang tiada Tara.
"begini kalau pasutri tidak ingat kalau sudah jam makan malam. dari tadi aku dan Ailee disini menunggu kalian dari 30 menit yang lalu bahkan makanan kesukaan ku pun sudah dingin"protes Arsy
Kayra hanya menyengir tidak enak mendengar protesan dari Arsy lalu ia menatap tajam suaminya
"kenapa sayang??"tanya bingung Reyhan
"ck!"kayra hanya berdecak kesal lalu duduk di kursinya samping Reyhan
"Ars nggak usah sedih oke, kakak Panasin yah makanan Arsy"ucap lembut Kayra
"enggak deh kak, nggak papa juga kok, aku hanya kesal pada kak Reyhan"ucap Arsy
"aku??"ucap bingung Reyhan
"iya pasti karna kakak kan kak Kayra terlambat turun untuk makan??"ucap Arsy mengintrogasi kakaknya
bersambung