Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 181


Ruangan itu seakan mencekam para petinggi perusahaan yang sudah ketakutan kala Kayra sudah duduk di kursi kebesaran.


"Kalian sudah tahu kenapa saya mengumpulkan kalian semua disini?" tanya kayra dengan santai tapi menakutkan.


"Jawab! Yang berbicara itu saya bukan laptop yang ada di hadapan kalian" tekan kayra.


"Direktur keuangan" panggil Kayra


Direktur keuangan itu berdiri dari tempat duduknya


"Saya nona" jawab direktur itu.


"Ingin menjelaskan atau penjara?" tanya kayra yang membuat direktur itu gemetaran


"S..saya...


"Ya saya apa?" tanya kayra dengan menaikan sebelah alis mata nya sambil meniru kata-kata Direktur itu.


"N..nona... S..aya" gagap direktur itu


"Bicara yang jelas!!" tegas Kayra


"Maaf nyonya sebelumnya saya tak mengerti ucapan anda"Alih direktur itu


"Ingin bermain-main dengan ku?" tanya kayra dengan tersenyum mematikan.


"Kau direktur yang baru di rekrut kan? Siapa yang merekrut mu?" ucap Kayra.


"Siap saya nona" ucap Lea


"Kau dalam masalah kali ini Lea!" dingin Kayra.


Kayra menyalakan layar tv dan terlihat lah catatan keuangan perusahaan.


"Jawab pertanyaan ku!. Kenapa laporan dokumen keuangan di berkas dan di dokumen yang di kirim ke email ku berbeda?" tegas Kayra


Semuanya terdiam "Kalau di tanya jawab!!" Emosi kayra


Lea dan Shelli sudah gemetaran


"Aku memang dalam masalah" batin Lea melihat kemarahan Kayra.


"Mampus" pucat Shelli.


Semua orang di buat gelisah serta gemetaran .


Tiba-tiba ada seorang wanita berdiri dari tempat duduknya.


"Izin menjawab nona" ucap wanita itu dengan sesekali menatap ke arah direktur keuangan.


"Silahkan" ucap Kayra


"Saya Resia asisten direktur keuangan nyonya. Saya ingin jujur pada anda kalau atasan saya sering mengelapkan dana perusahaan. Maaf saya tak bisa memberitahu anda karna dia mengancam saya menggunakan keluarga saya nyonya" ucap Resia dengan air mata nya.


"Saya siap jika anda mau memenjarakan saya ini memang salah saya tidak memberi tahu anda dengan cepat" ucap Resia


"Sudah kubilang kan, jujur saja apa susah nya?" ucap Kayra


"Saya tidak mau tahu dana yang anda gelapkan harus di kembalikan ke perusahaan sekarang juga" ucap Kayra


"Dan untuk yang lainnya buat kondisi perusahaan kembali normal seperti sebelumnya aku tidak mau kejadian ini terulang lagi" ucap Kayra


"Nyonya maafkan saya.. Saya khilaf" ucap direktur keuangan


"Khilaf? maaf anda di pecat sekarang juga dan anda harus mendapatkan hukuman, aku hanya ingin mempekerjakan orang yang jujur dan telaten dalam bekerja" ucap Kayra


"Aku tak membutuhkan orang seperti mu" ucap Kayra


"Nyonya" teriak direktur itu karna dia sudah di seret polisi


"Selain Lea, kembali bekerja" perintah Kayra


"Baik nona, terimakasih" ucap para petinggi itu dan menundukkan sedikit kepala mereka tanda hormat dan satu persatu keluar dari ruangan itu.


"Dan kau sudah menyadari nya?Ucap Kayra


"Maafkan aku nyonya anda bisa menghukum saya ini salah saya tidak teliti" ucap Lea berlutut.


"Aku tidak butuh maaf mu Lea aku butuh sebuah kepastian dari mu" tegas Kayra


"Saya berjanji nyonya mulai hari ini saya akan lebih teliti dalam bekerja dan mengawasi para karyawan" ucap Lea tegas dan berdiri.


"Itu lebih baik, kali ini aku maafkan" ucap Kayra pergi dari ruangan itu