
"kenapa tubuhku sangat panas"gumam kayra setelah meminum minuman tadi
"kay kenapa kau sangat gelisah?"tanya yuna seakan tak tau
"saya tidak tau nona. saya izin ke toilet dulu"ucap Kayra lalu berlari ke toilet
......................
sesampainya di toilet Kayra terus saja berteriak menahan panas di tubuhnya
"ahkk, kenapa ini sangat panas"ucap Kayra yang membuka sedikit kancing bajunya
"sial! mereka memberikan ku obat pera**sang",ucap Kayra
sekarang kondisi Kayra sudah acak-acakan tak karuan. menahan panas di tubuhnya dan juga kepalanya yang sakit seakan ingin pecah.
mati-matian Kayra menahan hasrat panas ditubuhnya nya.
"ahkkkk! kenapa ini sangat menyiksa, hiks" teriak Kayra menangis
"apakah Anda perlu bantuan nona?"ucap seorang pria
"tidak lebih baik a-anda keluar"usir Kayra
"yang kulihat seperti nya anda sedang menahan sesuatu? mau saya bantu menuntaskan nya?"ucap pria itu tersenyum nakal
"tidak! keluar!"tegas Kayra
"ayolah nona kita bersenang-senang malam ini. lagian sekarang kau di bawah pengaruh obat jadi lebih baik kita tuntaskan bersama. apakah kau ingin terus tersiksa dengan menahan hasrat mu itu sehingga bisa membunuhmu" ucap pria itu lalu mendekat pada Kayra dan hendak mencium nya tapi sebelum orang itu menyentuh nya Kayra lebih dulu menendang pria itu yang membuat nya terhuyung ke belakang
"aku memang sedang tersiksa tapi aku tidak akan menyerahkan tubuh ku ini padamu. jika taruhan nya nyawa maka aku lebih memilih untuk mati saja!"ucap Kayra yang masih setengah sadar
"lepaskan aku!"ucap Kayra memukuli punggung orang itu
kini tenaga Kayra seperti tidak ada lagi dan tidak bisa melawan orang yang sedang menggendong nya ini. tapi kesadaran nya masih ada.
"diam!"bentak orang itu lalu membanting tubuh Kayra di ranjang dan menindihnya
"hentikan kau jangan macam-macam"ucap Kayra beringsut kebelakang dan turun dari ranjang
"kau mau kemana lagi nona kau tidak akan bisa lepas dari ku"ucap orang itu yang mendekati Kayra
bugh
"kau!" marah orang itu karna Kayra melempar vas bunga keningnya yang membuat keningnya berdarah
"aku bilang jangan mendekat"ucap Kayra
"baiklah aku mengubah pikiran ku. setelah memakai tubuhmu aku akan langsung membunuh mu"ucap orang itu
"cuihh, dari pada tubuhku di sentuh oleh orang seperti mu lebih baik aku mengakhiri hidup ku saja disini"ucap Kayra
"meskipun kau sudah menjadi mayat aku akan tetap menyetub*hi mu"ucap orang itu lalu mendekat lagi pada Kayra
kali ini Kayra mengumpulkan semua tenaga nya yang masih ada dan melawan pria yang ada di dapannya dengan menendang tubuh pria yang ada di depannya ini dan melemparnya dengan sebuah vas bunga yang membuat kening orang itu lagi-lagi mengeluarkan darah
melihat orang itu yang kesakitan Kayra dengan secepat kilat berlari keluar dari kamar itu dan tidak lupa ia mengunci kamar itu dari luar agar orang tadi tidak mengejar nya
dengan kondisi yang acak-acakan dan tidak memakai alas kaki Kayra berlari keluar dari hotel ini melalui pintu belakang dan segera berlari membelah jalanan malam. ia tak memperdulikan lagi orang orang yang menatapnya dengan aneh kini ia harus mencari cara agar bisa menuntaskan hasrat nya