Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 53


"kay ada apa dengan mu? kenapa kau sepertinya sangat kesakitan"ucap Reyhan mendekati Kayra yang membuat Diki dan Arion memucat panik


"dan kalian berdua kenapa wajah kalian pucat?"Reyhan bertanya pada asisten nya dan ketika hendak mengalihkan kembali matanya kepada Kayra tatapan nya berhenti saat melihat tangan Kayra lebam.


"Kay ada apa dengan tangan mu?"khawatir Reyhan menarik tangan Kayra dan melihat seberapa parahnya memar di tangan Kayra


"pelayan, ambilkan kotak p3k"teriak Reyhan dengan nada panik dan datang lah pak lan dengan membawa kan apa yang di pinta oleh Reyhan


Reyhan pun segera mengobati tangan Kayra menggunakan salep


dan semua yang dilakukan oleh Reyhan terus di perhatikan oleh Kayra bagaimana dia sangat panik melihat Kayra terluka seperti tidak ingin ia terluka sedikitpun.


"kalau anda terus bersikap seperti ini padaku tidak menutup kemungkinan aku tidak mencintaimu"lirih Kayra tanpa mengalihkan tatapannya dari wajah tampan Reyhan


"kau mengatakan sesuatu?"tanya Reyhan setelah menyelesaikan mengobati lebam tangan Kayra


"tidak ada tuan"ucap Kayra segera mengalihkan pandangannya dari wajah Reyhan karna Reyhan pun sedang menatapnya dengan tatapan lembut


"Kay sepertinya lebam di tangan mu cukup serius, aku panggil Daniel saja ya untuk mengobati luka mu itu"khawatir Reyhan


"tidak papa tuan ini hanya luka lebam lagian tadi anda sudah mengoleskan salep ke tanganku"ucap Kayra berusaha menyakinkan Reyhan


"katakan padaku apa yang telah dilakukan oleh dua rubah itu padamu sampai-sampai tangan mu luka seperti ini"tanya Reyhan pada Kayra tapi pandangan nya tertuju pada Diki dan Arion dengan tatapan membunuhnya yang membuat Diki dan Arion ketakutan setengah mati


Kayra pun mengikuti arah pandangan Reyhan ke arah Diki dan Arion melihat dua asisten suaminya seperti nya sedang sangat ketakutan Kayra pun angkat bicara


"ini bukan salah mereka tuan ini salah ku karna tidak hati-hati"ucap Kayra


"jika mereka tidak bersalah tidak mungkin wajah mereka sangat pucat, kay"ucap Reyhan lembut pada Kayra berbeda kalau sedang berbicara pada orang lain yang terkesan sangat dingin dan singkat


"jelas kan padaku sekarang!"tegas Reyhan pada asisten nya


melihat Reyhan yang masih mendesak asistennya Kayra pun kembali angkat bicara


"tuan aku sudah sangat lapar ayo kita makan dulu, dari tadi aku sudah menahan lapar ini"ucap Kayra yang membuat Reyhan menuruti keinginan Kayra dan mereka pun makan


"duduklah dan kita makan bersama"ucap Kayra


"tapi nyonya"ucap Arion tak enak karna memang benar ia sedang lapar dan tujuan utama nya datang ke mansion tuannya untuk menumpang makan.tapi melihat tatapan tajam dari tuannya laparnya pun hilang seketika


"duduk! tegas Kayra dan keduanya duduk di depan Reyhan dan Kayra dan memulai makan


"kenapa rasanya Sulit sekali menelan makanan ini"ucap Arion dalam hati karena dari tadi Reyhan terus menatap keduanya dengan tatapan membunuhnya


"kenapa? apakah makanan nya ada yang aneh atau tidak enak?"tanya kayra karna dari tadi ia perhatikan Arion dan Diki seperti nya susah sekali menelan makanan


"tidak nyonya ini sangat lezat"ucap Diki tanpa berani menatap Kayra


melihat sikap Arion dan Diki aneh menurut nya Kayra pun menoleh kesamping yang ternyata suaminya sedang menatap tajam pada kedua asisten nya itu.


"tuan"tegur Kayra pada Reyhan


"apa?"jawab Reyhan


"ini bukanlah kesalahan mereka ini salah ku jadi ku mohon berhentilah menatap mereka dengan tatapan menakutkan seperti itu, aku saja yang melihat tatapan mu itu selera makan ku menghilang seketika"mohon Kayra


mendengar bahwa mereka dibela oleh Kayra membuat Arion dan Diki menatap haru kepada Kayra dan mereka pun merasa seakan-akan mendapatkan seorang penyelamat hidup mereka yang dikirimkan oleh tuhan dari surga untuk menolong mereka dari maut di depan mereka ini.


mendengar penuturan Kayra Reyhan pun hanya menganggukan kepala nya dan berhenti menatap dua rubah itu


Arion dan Diki pun berterima kasih pada Kayra dengan bahasa isyarat yang di balasi anggukan serta senyuman yang bisa menenangkan hati.


bersambung


jangan lupa like coment and vote nya


supaya author lebih semangat lagi up nya.


bye-bye semuanya