Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
Bab 98


"Hmm ada apa" ucap Kayra yang di telpon Bella


"Apa kau sibuk?" Tanya Bella


"Tidak"


"Aku mau curhat.... aku ke mansion mu ya" lesuh Bella


"Hmm... kemarilah" kata Kayra lalu mematikan telpon


"Pak kalau ada teman ku datang suruh dia ke lantai 3" ucap Kayra pada pak lan


"Baik Nyonya" kata pak lan


"udara yang menenangkan" kata Kayra menghirup udara di lantai 3 yang terbuka


Lantai 3 di desain khusus oleh Reyhan sebagai tempat refreshing yang beratap kan kaca sehingga bisa melihat ke arah langit dan ada ayunan serta sofa dan banyak lagi peralatan santai lainnya.


Sambil menatap kearah langit-langit yang sangat indah hari ini menurut Kayra tidak panas dan dingin udara nya sangat sejuk di baringkan nya tubuh nya di sofa panjangnya Kayra diam sesaat dan dia berfikir kenapa akhir-akhir ini ia seakan tidak mempunyai tenaga.


"Waww tempat apa ini... luar biasa" kata Bella


Lea dan Pak lan menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bella


Kayra juga menyuruh Lea untuk datang ke mansionnya yah itung-itung istirahat lah untuk Lea walaupun hanya satu hari


"Baiklah kalau begitu saya permisi Nona" ucap Pak lan


"Terimakasih pak sudah mengantar kami" kata Lea sedang kan Bella sudah kesana kemari melihat-lihat ruangan itu


"Kau sudah seperti anak kecil Bel" ucap Lea


"Biarin" cuek Bella


"Kayra" peluk Bella dari bekang


Kayra yang sedang melamun kaget tiba-tiba ada tangan yang melingkar di bahunya dan memeluk nya dari belakang Tubuh nya yang sedang berbaring tapi dengan posisi bersandar memudahkan Bella memeluk nya dari belakang.


"hmm, bisa dilepas" risih Kayra


"Ck... iya iya" kesal Bella


"Selamat siang Nyonya" sapa Lea


"Tidak usah formal Le" kata Kayra


"Pacar ku dia- ucap Bella terhenti


"Kenapa?" Tanya Lea


"Sebentar kenapa kau pucat sekali Kay kamu sakit?" Cemas Bella


"Entahlah aku tidak tau" ucap Kayra


"Anda sudah ke dokter Nyonya?" Tanya Lea


"belum, aku tidak mau ke dokter" kata Kayra


"Tapi wajah mu pucat sekali dan tubuh mu seperti nya lemas sekali Kay" ucap Bella


"Aku tidak tau apa yang terjadi pada ku akhir-akhir ini" ucap lemas Kayra dan menyender kan punggungnya di sofa


"Jangan-jangan kamu hamil" tebak Bella


Kayra yang memejamkan matanya langsung terbangun dan menatap heran Bella begitu Juga dengan Lea kaget mendengar ucapan Bella sampai-sampai jus yang ia minum hampir membuat nya tersedak


"Kenapa?" heran Bella yang di tatap oleh Lea dan Kayra


"Sok tau" kata Lea


"Ya siapa tau benar kan? lagian Kayra juga punya suami" kata Bella santai


"Emang kamu dukun asal tebak" kata Lea


"Ya dari yang aku dengar keluhan Kayra tadi itu seperti tanda-tanda ibu hamil, kamu mual enggak? tanya Bella


"Sedikit"


"Tuh kan udah jelas-jelas Kayra hamil" kata Bella


"Tapi kenapa bisa? eh maksud ku bukan nya ini baru 2 bulan aku meminum vitamin itu setau ku wanita yang mengonsumsi pil KB pasti menunggu berbulan-bulan untuk kembali subur lagi" polos Kayra


"Astaga Kayra kau kan mengonsumsi pil penyubur kandungan" kata Bella


"Dan jika tiap malam kau dan Tuan Reyhan berhubungan tidak menutup kemungkinan kau akan cepat hamil" ucap Bella terkekeh


"Ck... yang di otak mu hanya ada pikiran kotor saja" kesal kayra


"Hahaha" Bella dan Lea tertawa melihat wajah kayra yang cemberut