Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 65


"Nyonya ini Nyonya muda Kayra"ucap pak lan


Rosa yang sedang membaca koran pun menghentikan aktivitas nya itu dan memandang kayra dari atas sampai bawah


Kayra yang di tatap seperti itu pun hanya acuh seolah tidak ada takut sama sekali ya, walaupun memang dia tidak takut pada siapapun kecuali Reyhan dan hantu.


"selamat datang di mansion Nyonya"hormat Kayra


"dia memang cantik persis yang di katakan Arsy"gumam Rosa sambil terus menatap wajah kayra


"apa ada yang salah dari diri ku"gumam kayra karna Rosa terus menatapnya


"kemarilah"ucap Rosa lalu Kayra pun menghampiri ibu mertua nya


"Dengar kau dan putraku itu menikah tanpa persetujuan dari ku"ucap Rosa dingin


Kayra masih tenang dan menyimak sambil menunggu Rosa melanjutkan ucapannya.


"hey apa kau tidak dengar apa yang aku bilang"ucap Rosa kesal


"saya sudah mendengar nya nyonya"jawab santai Kayra


"ada apa dengan wanita ini??"gumam Rosa dalam hati


"Sebelum kau menikah dengan Reyhan aku sudah mencarikan nya calon istri yang sempurna untuk nya tapi entah kejadian seperti apa itu terjadi sehingga dia harus menikahi mu"ucap Rosa


"Dan wanita pilihan ku itu lah yang sangat cocok untuk bersanding dengan nya"ucap Rosa


"langsung ke inti nya saja Nyonya apa yang anda mau?? tanya kayra dingin


"baiklah aku akan mengatakan nya bahwa aku tidak menyukai mu menjadi istri putra ku"ucap Rosa


"bercerai lah dengan putra ku, aku tau kau menikahi nya karna terpaksa kan? dan itu semua oleh grandma benar? aku akan membebaskan mu dari ini semua asalkan kau pergi jauh dari putra ku"ucap Rosa


deg, mendengar ucapan dari Rosa membuat dada Kayra terasa sesak.


"kalau untuk urusan bercerai anda berbicara lah pada putra anda itu, untuk ini saya tidak bisa melakukan apa-apa"jawab Kayra tenang


"kenapa tidak bisa? kau mempunyai hak untuk bercerai dengan Reyhan. Dan kau tenang saja aku sudah mengatur semuanya"ucap Rosa lalu memberikan selembar kertas pada Kayra


"tanda-tanganni itu lalu semuanya beres kan"ucap Rosa santai


Melihat sebuah kertas di depannya ini yang tak lain adalah surat perceraian membuat tangan Kayra terkepal kuat menahan emosi


"hanya untuk ku di mana untuk putra mu??"tanya kayra


"untuk Reyhan itu hal yang gampang dan sekarang lebih baik kau tandatangani surat itu!


"apa anda sudah memberi tahu putra anda masalah ini? apa anda yakin putra anda akan setuju??"tanya kayra dingin


Melihat Rosa yang terdiam membuat Kayra tersenyum miring


"Nyonya anda adalah ibu dari suamiku lebih baik anda memberi tahu kan semua ini pada nya terlebih dahulu. dan aku tidak akan menandatangani ini jika tidak atas perintah dari suamiku"ucap Kayra berdiri meletakkan surat itu di depan Rosa


"Dan aku bukanlah wanita yang lemah sehingga dengan mudahnya aku akan menandatangani surat itu. hanya karena satu ucapan anda yang tidak menyukai ku bukan berarti aku akan langsung nurut pada anda. saya permisi"ucap Kayra sebelum berlalu


"Sial, ternyata dia wanita yang cerdik"kesal Rosa


pak lan yang dari tadi mengamati nyonya nya dari jauh tersenyum senang melihat Kayra yang tidak mudah di pengaruhi. Pak lan sudah memberi tahu Reyhan mengenai sesuatu yang sedang terjadi di mansion dan Reyhan pun memerintahkan pada pak lan untuk mengawasi Kayra selagi ia di kantor, karna pada saat ini ia sedang menghadiri rapat penting yang tak bisa di tinggal.


"Hah, apa lagi kali ini? tidak bisakah aku hidup tenang sekali saja"gumam kayra lalu membaringkan tubuhnya di kasur dan terlelap