
Yang membuat Reyhan semakin semangat menjelajahi tubuh indah itu.
Perlahan Reyhan melepaskan kancing baju piyama yang di pakai Kayra dan nampak lah 2 bukit gunung besar di hadapannya ini yang terlihat begitu menggiurkan dan masih di lapisi b**
Dengan lincah nya Reyhan melepaskan pengait bra itu dan melemparnya ke sembarang tempat.
Setelah puas bermain dengan bukit kembar nya tangan Reyhan menjalar ke bagian bawah Kayra dan dengan cepat melepaskan celana Kayra yang tersisa hanya kain dalam nya yang menutupi aset berharga yang dimiliki wanita.
Kayra sudah polos tanpa sehelai benangpun dan dengan cepat Reyhan melepaskan pakaian yang melekat di tubuhnya.
Setelah selesai Reyhan kembali mencium bibir Kayra dengan agresif
Tiba saatnya dia ingin melakukan penyatuannya dering handphonenya yang terus berbunyi membuat Kayra sedikit terganggu.
"Aishh shitt" umpat kesal Reyhan lalu dia beranjak dari tubuh Kayra dan mengambil ponselnya di nakas
Diraih nya bathrobe di samping tempat tidur dan memakainya lalu ia berjalan dan mengambil ponselnya di nakas.
"Berani sekali kau mengganggu ku!!" Ucap Reyhan dengan nada mematikan
"M..maaf tuan j..Ika saya menganggu ada hal penting yang ingin saya sampaikan" Gagap Diki
"Apa!" ketus Reyhan
Kayra memperhatikan wajah Reyhan yang tadi terlihat kesal sekarang berubah serius.
"Kau siapkan semuanya" ucap Reyhan
"Baik tuan" jawab Diki dan telpon pun diakhiri oleh Reyhan
"Ada apa?" Kayra menghampiri Reyhan dengan membalut kan selimut tebal ke tubuh polosnya kala melihat Reyhan melamun setelah menjawab telpon dari Diki
Tidak ada jawaban Reyhan langsung memeluk tubuh Kayra dengan erat
Helaan nafas beratnya terdengar di telinga Kayra.
"Ada apa hmm?" Kayra mengelus punggung Reyhan
"Aku akan ke luar negeri" ucap Reyhan tiba-tiba
"Kenapa? kapan" tanya kayra mendongakkan kepalanya menatap wajah Reyhan
"Ada masalah di perusahaan cabang aku harus segera menangani nya" ucap Reyhan
"Kapan kamu berangkat?" tanya kayra
"Sekarang"
"Sekarang? ini sudah larut Rey kenapa tidak besok saja?" ucap Kayra
"Lebih cepat ditangani maka lebih cepat selesai sayang" ucap Reyhan
"Baiklah berapa lama kamu pergi?" tanya kayra
"Hah baiklah aku akan membantu mu berkemas" ucap Kayra pasrah
Cup Reyhan mengecup bibir Kayra sekilas.
"Aku mandi dulu" kata Reyhan
Kayra segera memunguti pakaian yang berserak di lantai lalu memakai nya kembali dan dia berjalan ke arah ruangan pakaian dan mulai mengemasi pakaian Reyhan.
"Jangan terlalu banyak mengemasi nya sayang aku bisa membeli nya disana" ucap Reyhan memeluk pinggang Kayra dari belakang
"Selesai" ucap Kayra lalu menutup koper Reyhan
"Ini pakaian mu" ucap Kayra menyodorkan baju Reyhan
"Hah berat rasanya meninggalkan mu disini bagaimana jika kau ikut?" tawar Reyhan
"Hahaha kau lucu sekali jika aku ikut lalu siapa yang akan menghandle perusahaan" ucap Kayra tertawa
"Apalagi pekerjaan ku sangat banyak kedepannya kau tau kan bahwa aku baru membangun hotel di luar kota" ucap Kayra
"Malam ini aku memang gagal menyentuh mu tapi lihat saja jika aku pulang maka tak kan kubiarkan kau beranjak sedikit pun dari ranjang" bisik Reyhan
"Aku menanti hari itu tuan" ucap Kayra tersenyum
Kayra lalu mengantar Reyhan kedepan
Di depan sudah ada Diki yang menunggu.
Diki langsung mengambil koper Reyhan dari tangan pak lan
"Tumben Arion tidak ikut?" tanya kayra
"Dia menghandle perusahaan pusat" ucap Reyhan
"Ohh pergilah hati-hati" ucap Kayra tersenyum
"Jaga dirimu sayang" ucap Reyhan memeluk Kayra dan mengecup puncak kepala Kayra
Kayra menunggu sampai mobil Reyhan menghilang dari pandangan nya baru dia masuk kedalam.
"Nyonya anda membutuhkan sesuatu?" tanya pak lan
"Tidak ada pak anda bisa istirahat kembali" ucap Kayra
Bersambung
Up nya satu bab dulu ya guys malam ini
kita lanjut lagi malam besok
bye...