
"Aku mau ke atas dulu" ucap Arsy
"Ai tolong ambilkan handphone ku" teriak Ailee
"Ambil sendiri" ucap Arsy
Arsy berjalan menuju kamarnya sambil bersenandung riang
Setelah meletakkan semua barang belanjaan nya di kamar Arsy mengganti sepatu nya dengan sandal santai dan langsung ke kamar Ailee untuk mengambil ponsel Ailee
Meskipun tadi sewaktu Ailee minta ambilkan handphone nya dan Arsy menjawab ambil sendiri itu bukan artinya dia tidak mengambil ponsel Ailee hanya saja ia tidak mau bilang iya inilah rahasia adik kakak yang sangat gengsi wkwkwk
Setelah selesai mengambil ponsel Arsy Ailee pun turun
"Nah" ucap Arsy menyodorkan handphone
"Thank you adik ku yang manis" ucap Ailee
"Ck, sok manis" ketus Arsy.
"Aku ingin minum susu kotak" ucap Arsy
''Ada di kulkas semalam aku beli" ucap Ailee
"Benarkah? aku minta satu ya" ucap Arsy berbinar
"Ambil lah" ucap Ailee
"Susu susu di manakah engkau susu" ucap Arsy mencari di kulkas
"Ah ini dia" ucap Arsy lalu menutup pintu kulkasnya dan saat hendak berbalik badan ia kaget
"Ahkkkkkkk hantu" teriak mereka berdua yang tak lain Arsy dan Shelli
Teriakan mereka sampai ke ruang tamu
"Suara apa itu" ucap Kayra
"Entahlah ayo" ucap Ailee berdiri
"Ahkkkk kakak ipar ada hantu" ucap Arsy berlari
"Arsy ada apa" ucap Kayra yang ikut berlari ke arah Arsy
"Ada hantu kak" ucap Arsy bersembunyi di belakang tubuh Kayra
"Hantu? hantu apa?" ucap Kayra
"Disana kak di dapur dia membawa seorang bayi" takut Arsy
"Hah?" bingung Kayra
Dan dia melihat seorang wanita yang sedang bersembunyi dengan mengendong bayi nya
"Hah wanita ini lagi" ketus Ailee
"Shelli apa yang kau lakukan" ucap Kayra membantu Shelli berdiri
"Jadi dia bukan hantu?" tanya Arsy
"Bukan. kau ini" ucap Kayra menepuk pelan tangan Arsy
"Kenapa kau berada disini?" tanya kayra
"Saya ingin menemui anda tapi saya tidak tau arah menuju ruang tamu dan saya tersesat" ucap Shelli
"Kau benar-benar wanita merepotkan" ketus Ailee
"Menantu ku siapa dia" ucap Rosa dengan memandang Shelli sinis
"Nanti aku jelaskan mom" ucap Kayra
Shelli yang di pandang sinis oleh 3 wanita itu menundukkan kepalanya
"Seram sekali mereka untung ada nyonya Kayra yang setidaknya tidak sinis kepada ku" batin Shelli
"Sudah lah ayo kau mau bicara apa" ucap Kayra menuntun Shelli
Shelli hanya menunduk kan kepalanya dan mengikuti langkah Kayra
Sedangkan ketiga wanita ini yang tak lain anak dan ibu masih memandang Shelli dengan sinis yang membuat Shelli tidak berani mengangkat kepala nya
"Dia bukan ulat bulu kan Ai?" ucap Arsy serius
"Entahlah" ucap Ailee
"Sudahlah ayo kita ikuti Kayra tadi, nanti wanita itu berbuat macam-macam" ucap Rosa berjalan
Dengan sigap si kembar mengikuti langkah sang mommy
Mereka bertiga duduk di sofa panjang tepatnya di depan Shelli dan Kayra sambil menyilangkan kaki mereka bisa di bilang saat ini mereka sangat kompak
"Ada apa?" tanya kayra pada Shelli
"Nyonya apa pekerjaan saya disini?" tanya Shelli gugup
"Angkat kepala mu Shelli! yang bicara itu aku bukan lantai!" kesal kayra
"M-maaf nyonya" gugup Shelli
"Huftt mom please jangan menatap nya seperti itu" ucap Kayra pusing dengan memijat keningnya