
"Don't worry sayang hmm, semuanya akan baik-baik saja oke" ucap Reyhan
"Aku melihat nya sendiri k..kau...
Ucap Kayra terhenti kala Reyhan meletakkan satu jari nya di bibirnya.
"Shutt tenang semuanya akan baik-baik saja oke?" ucap Reyhan mengusap air mata Kayra yang masih mengalir di pipi nya.
Reyhan kemudian membawa Kayra ke pelukannya dan mengecup kepala sang istri.
Flash back on
"Tuan anda sudah kembali" ucap pak lan
"Ini sudah jam 2 pak seharusnya anda tidak perlu bangun" ucap Diki
"Sudah menjadi tugas saya untuk menyambut majikannya pulang" ucap pak lan tersenyum
"Dimana nyonya?" tanya Reyhan
"Nyonya ada di kamar anda tuan" ucap pak lan
Reyhan kemudian melangkah menuju kamarnya tapi terhenti kala mendengar ucapan pak lan
"Tuan seperti nya kondisi nyonya hari ini kurang baik saya perhatikan dia lebih sering menyendiri dan melamun" ucap pak lan
Tanpa membalikkan badannya Reyhan mendengar ucapan pak lan.
Setelah ia mendengar ucapan pak lan Reyhan langsung berjalan menuju kamarnya.
Di bukanya dengan perlahan pintu kamar nya dan alangkah terkejutnya ia melihat Kayra yang sedang bermimpi sambil meneriakkan namanya.
flash back off
Setelah di rasa Kayra cukup tenang Reyhan melepaskan pelukan nya.
"Aku tidak mimpi kan. kau benar sudah kembali kan" ucap Kayra menepuk pipinya
Pletak
Reyhan menjentik kening Kayra sehingga memerah
"Aduh sakit" ucap Kayra mengerucutkan bibirnya
Reyhan yang gemas langsung ******* bibir itu dengan lembut
Reyhan membaringkan tubuh Kayra dengan perlahan tanpa melepas ciuman mereka dengan gerakan cantik Reyhan melepasi piama kayra sehingga polos.
Reyhan benar-benar menggempur Kayra malam itu dia baru berhenti ketika pajar dan itu sudah membuat Kayra kelelahan dan sekarang tengah terlelap di pelukannya.
"Aku tidak akan memaksamu untuk cepat memiliki anak" bisik Reyhan di telinga Kayra
Entah ucapan Reyhan itu di dengar atau tidak oleh Kayra yang jelas Kayra sudah terlelap karna kelelahan.
Sinar matahari sudah terlihat jelas di balik tirai berwarna putih itu.
Kayra sedikit terganggu akibat udara yang meniup wajahnya.
Yang ternyata Reyhan sedang menganggu tidurnya dengan meniup wajahnya.
Reyhan berbaring dengan posisi miring dan Kayra yang ada di dekapannya
Kayra semakin mengeratkan pelukannya pada Reyhan dan semakin menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria itu.
Reyhan lucu melihat Kayra yang kesal karna terus dia ganggu. dia terus menganggu Kayra dengan meniup niup wajah itu.
"Biarkan aku tidur sebentar lagi" ucap Kayra dengan mata terpejam
"Bangun baby ini sudah sangat siang. kau tidak lapar, hmm.." ucap Reyhan mengelus kepala Kayra
"Nanti saja" ucap Kayra
"Baiklah kalau begitu" ucap Reyhan tersenyum licik
Dia menindih tubuh Kayra yang masih polos begitu pun dengan dirinya yang belum memakai apapun.
"Baby bangun" ucap Reyhan menciumi pipi Kayra
"Stop Rey aku lelah" ucap Kayra dengan berat membuka matanya.
Cup Reyhan mengecup kening Kayra lalu bangkit dari tubuh itu dan memakai bathrobe kemudian dia mengendong Kayra membawanya ke kamar mandi.
Dengan hati-hati Reyhan meletakkan tubuh Kayra di bathtub dan mengisi nya dengan air hangat.
"Kau berendam lah aku ada urusan sebentar" ucap Reyhan mengelus kepala Kayra
Kayra hanya mengangguk dan menikmati acara berendam nya.