Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 129


Keesokan harinya mereka sudah kembali ke perusahaan dan bekerja


para karyawan Kayra juga sudah kembali dari berlibur dan hari ini mulai bekerja lagi.


Terlihat jelas wajah gembira karyawan Kayra karna mendapatkan liburan selama 2 hari membuat mereka lebih semangat untuk bekerja


Seperti biasa Kayra datang ke perusahaan dengan Lea di belakangnya


Kayra terus melangkah menuju ruangan nya di sela-sela jalan mereka Kayra berbicara


"Bagaimana penyelidikan?" tanya kayra


"Nyonya menurut informasi mata-mata kita wanita itu sudah berada di tangan tuan Reyhan" ucap Lea


"Artinya wanita itu sudah di tangkap?" tanya kayra


"Ya"


"Apa yang harus kita lakukan selanjutnya nyonya?" tanya Lea


"Jika dia sudah berada di tangan Reyhan biarkan lah aku tidak mau ikut campur Reyhan pasti memberikan balasan yang setimpal untuk semua yang ia lakukan" ucap Kayra


"Baiklah nyonya" ucap Lea


Ting lift yang mereka naiki pun sampai di depan ruangan Kayra


2 jam berlalu


Lea masuk ke ruangan Kayra


"Nyonya setengah jam lagi anda ada meeting dengan klien kita di restoran milik anda" ucap Lea menjelaskan jadwal kayra yang ada di tablet nya


"Hmm, kau persiapan semuanya" ucap Kayra


"Baik nyonya" ucap Lea menutup tablet nya dan keluar


....


Sesampainya di restoran milik Kayra sendiri dan ternyata klien nya sudah menunggu di sana sehingga Kayra tidak menunggu ke datangan klien nya dan proses meeting selesai lebih cepat.


"Baiklah terima kasih karna anda telah hadir hari ini" ucap klien menjabat tangan Kayra setelah meeting mereka selesai


"Sama-sama tuan seharusnya saya yang berterima kasih karna anda bisa datang untuk meeting hari ini" ucap Kayra tersenyum dan membalas uluran tangan


"Baiklah kalau begitu saya permisi nona kayra" ucap klien pamit.


"Terimakasih atas kerjasama nya tuan" ucap Kayra dan klien itu pun pergi


"Nyonya langsung pulang?" tanya Lea sambil membereskan berkas-berkas


"Baiklah" ucap Lea


Kayra berdiri di depan restoran nya sambil mengamati jalanan kota yang padat oleh pengendara


Matanya tertuju pada sosok wanita yang sedang duduk di seberang sana dengan mengendong seorang bayi kecil


Dari penampilannya wanita terlihat sangat memprihatinkan


Entah dorongan dari mana Kayra menghampiri ibu dan anak itu


"Kau sendiri'' tanya kayra duduk di samping wanita itu dengan membawa dua botol air minum


"Hm, iya nyonya" ucap wanita itu


"Minumlah" kata Kayra memberikan air minum


"Terimakasih nyonya" ucap wanita itu senang dia pun menerima air minum itu tapi dia bingung bagaimana cara meminum nya karna ia sedang mengendong bayi nya


Kayra yang mengerti pun mengambil anak itu dari gendongan sang ibu


"Sini ku bantu gendong"tawar Kayra


"Apa tidak merepotkan nyonya?" tanya wanita itu tidak enak


"Tidak sini" ucap Kayra tersenyum


wanita itu dengan senang hati memberikan anak nya kepada Kayra


"Hay sayang"ucap Kayra berbicara dengan bayi di tangan nya


"Dia baby boy?" tanya kayra


"Iya nyonya" ucap wanita itu


"Siapa namamu?" Tanya kayra


"Shelli nyonya" ucap Shelli


"Aku Kayra" ucap Kayra tersenyum


"Dan baby imut ini siapa namanya?" tanya kayra sambil menimang-nimang tubuh mungil itu


"Kaeran Alsova" ucap Shelli


"Nama yang indah kaeran" ucap Kayra tersenyum pada bayi itu


"Dimana tempat tinggal mu aku akan mengantarmu pulang?" tanya kayra