Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 200


"Kau tidak bisa membuat orang senang saja kak" ucap Alger cemberut


Atley hanya acuh tak memperdulikan Alger


"Sudahlah ayo kita pulang" ucap Kayra


"Mom kami ingin ikut mommy ke kantor" ucap Atley


"Baiklah kalau begitu, tapi kita cari makan dulu ya" ucap Kayra.


Kayra mengajak kedua putranya makan di sebuah restoran.


Setelah mengisi perut Kayra membawa kedua putranya pergi ke perusahaan nya.


Sesampainya di kantor si kembar duduk di sofa dengan tenang sambil menunggu pekerjaan mommy mereka selesai.


Seperti biasa Atley akan selalu membawa alat lukis nya kemana pun ia pergi dia asik melukis gambaran yang muncul di otaknya.


Sedangkan Alger dia sibuk dengan mainan yang ia bawa


Kayra sesekali melihat kearah putranya yang sedang asik dengan mainan mereka masing-masing.


2 jam kemudian Kayra menengok lagi ke arah putranya karna ia heran tiba-tiba ruangan ini jadi hening.


"Tidur ternyata" ucap Kayra lalu berdiri menghampiri kedua putranya yang sedang tiduran di sofa.


Tak lupa Kayra mengambil selimut di kamar dan menyelimuti tubuh kedua putranya.


Sore hari Reyhan datang menjemput mereka


"Dari jam berapa mereka tidur?" tanya Reyhan


"Sekitar 2 jam yang lalu" jawab kayra


"Arion kau gendong Alger" ucap Reyhan mengendong Atley.


"Baik tuan'' ucap Arion


......................


"Bekal kalian jangan lupa dibawa sayang" ucap Kayra


"Iya mom" ucap si kembar


"Hari ini mommy tidak bisa mengantar kalian ya sayang mommy ada meeting di kantor".ucap Kayra


"Iya mommy kami mengerti" ucap keduanya


Arion bertugas untuk mengantar si kembar.


"Silahkan tuan muda" ucap Arion


"Uncle" panggil Alger


"Ya tuan muda? Anda perlu sesuatu?" ucap Arion


"Tidak ada" jawabannya singkat


Sesampainya di sekolah Arion membuka kan pintu untuk memudahkan si kembar turun dari mobil


"Eh Alger, berangkat sama siapa?" tanya Tara


"Sama uncle Arion" ucap Alger


"Morning miss Tara" ucap Atley


"Morning Atley" ucap Tara sambil tersenyum


"Oh ya Miss ini uncle kami uncle Arion" ucap Alger


"Uncle ini Miss Tara" ucap Alger


Arion hanya menatap kearah Tara sebentar dan dia memperhatikan jam yang melingkar di tangan nya


"Tuan muda saya harus kembali bekerja" ucap Arion


Tara memandang wajah Arion tanpa berkedip sedikitpun memang pesona Arion itu tidak ada tandingannya.


"Hm, ya kau boleh pergi" jawab Atley


"Baik, permisi" ucap Arion


Tara mengukir sebuah senyuman tapi hanya dibalas dengan wajah datar oleh Arion


"Apa susahnya tersenyum" gumam Tara kesal


"Uncle Arion memang susah tersenyum Miss, sama seperti Daddy" ucap Alger


"Sudah sebaiknya kamu masuk lihat kakak mu sudah sampai di kelas" ucap Tara


"Dia memang seperti itu Miss sibuk dengan urusan nya sendiri dan meninggalkan aku" ucap Alger berlari menuju Atley


"Kakak tunggu!!" teriak Alger


"Arion pria dingin tapi tampan" ucap Tara tersenyum membayangkan wajah Arion tadi.


Dia tidak mau mengambil pusing dia berjalan menuju ruang guru.


Tiba waktu dirinya untuk mengajar kebetulan dia mengajar di kelas si kembar.


"Morning class" Ucap Tara


"Morning miss" ucap para siswa


Tara menjabat sebagai guru bahasa inggris di sekolah ini.


"Miss harap pr Minggu lalu sudah di kerjakan?'' ucap Tara


"Sudah Miss" jawab siswa


"Astaga dimana buku ku" ucap Alger


"Kakak buku ku tinggal bagaimana ini?" panik Alger


"Hah, bagaimana bisa?" jawab Atley