Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 176


"Ayo, aku sudah selesai" ucap Kayra


"Baiklah ayo" ucap Reyhan


Mereka pergi berdua dengan Reyhan yang mengemudi.


"Kita ketaman ya" ucap Kayra


"Oke" singkat Reyhan.


Reyhan dengan memakai pakaian santai nya dan begitu juga dengan Kayra yang memakai pakaian yang senada dengan Reyhan.


"Kita duduk disana" tunjuk Kayra


"Baiklah, kau menginginkan sesuatu?" tanya Reyhan


Mereka berjalan dengan bergandengan tangan yang menambah kesan romantis


Sedangkan para jomblo yang melihat itu, iri!


"Aku ingin beli balon itu?" tunjuk Kayra


"Sayang. serius kau ingin balon itu?" ucap Reyhan tak percaya


"Ya, kenapa tidak. ayolah bukan aku yang ingin tapi baby twins kita" ucap Kayra


"Baiklah kamu duduk disana tunggu aku." ucap Reyhan membeli balon untuk Kayra


Kayra duduk di kursi dengan memandang ke arah Reyhan dan tangan nya tak berhenti mengelus perutnya.


"Kaeran?" ucap Kayra melihat sosok anak kecil yang sedang belajar berjalan.


Dia menghampiri anak itu


"Kaeran sayang" panggil Kayra tersenyum manis


"Nyonya" ucap Shelli


"Sini kemari sayang" ucap Kayra merentangkan tangan nya dan berjongkok.


Dengan di tuntun Shelli Kaeran berjalan dengan langkah lucunya.


Kayra tertawa melihat Kaeran yang berjalan begitu lucunya.


"Apa kabar anak mommy?" ucap Kayra membawa Kaeran ke dekapannya.


"Baik mom" jawab Shelli tersenyum


Kaeran tak henti-henti nya tertawa kala kedatangan Kayra.


"Pipi mu tambah gembul sayang, gemes" ucap Kayra menciumi pipi Kaeran.


"Kaeran belajar berjalan ya sayang?" tanya kayra


Dan ajaib nya Kaeran mengangguk kan kepalanya dengan gaya lucunya.


"Hahaha" tawa Kayra pecah


"Kemana dia" panik Reyhan


"Kayra!" teriak Reyhan


"Rey aku disini" ucap Kayra dengan melambaikan tangannya


"Hobi sekali dia membuat ku cemas" gumam Reyhan


"Lihatlah Kaeran sedang belajar berjalan" ucap Kayra setelah Reyhan berdiri di samping nya yang sedang berjongkok.


Kaeran yang masih berada di dekapan Kayra pun terlihat ia melihat-lihat ke arah Reyhan.


"Kaeran ingin di gendong Daddy Rey?" tawar Kayra dan Kaeran sangat antusias mendengar nya.


Reyhan yang peka langsung mengangkat Kaeran dan mengendong nya.


"Dimana balon ku?" tanya kayra


"Ini" ucap Reyhan menyerahkan balon Kayra


Reyhan membawa Kaeran bermain yang tempat nya tak terlalu jauh dari Kayra


kayra tersenyum bahagia melihat Reyhan yang seperti sangat menyayangi Kaeran.


Dia menatap ke dua pria itu dari kejauhan.


Shelli menghampiri kayra.


"Akhirnya Kaeran bisa merasakan kasih sayang dari seorang ayah nyonya, terimakasih" ucap Shelli


"Kau tenang saja Kaeran tak akan kekurangan kasih sayang sedikitpun, kami sudah menganggap nya anak sendiri" ucap Kayra


"Entah dengan cara apa aku bisa membalas kebaikan anda nyonya" ucap Shelli


"Cukup kau setia dan tak berkhianat dari ku, itu sudah cukup" ucap Kayra dengan menepuk pelan pundak Shelli


"Saya berjanji nyonya tak akan pernah mengkhianati anda" ucap Shelli


Setelah puas bermain mereka kembali ke tempat semula


Reyhan memberikan kaeran ke Shelli


"Ini sudah siang sayang, kita pulang ya" Ajak Reyhan


"Iya" ucap Kayra


"Kaeran ingin ikut" tawar Kayra


"Tidak nyonya lain kali saja kamu mampir"ucap Shelli


"Oke, kalau begitu.. dah sayang" ucap Kayra dengan mengecup pipi Kaeran


"Dah mommy" ucap Shelli


Setelah Kayra dan Reyhan pergi Shelli dengan cepat membereskan barang-barangnya yang ia bawa