
"Kau tadi dari rumah sakit apa kau sakit" tanya Reyhan
Kayra yang sedang membantu Reyhan melepas jas nya pun terkejut. "Eoh itu tadi Bella tiba-tiba enggak enak badan jadi aku membawa nya ke rumah sakit" ucap Kayra
"Benarkah? tapi kenapa aku merasa seperti kau sedang membohongi ku apa ada yang kau sembunyikan dari ku?" tanya Reyhan mengangkat dagu Kayra
"Tidak ada Reyhan sana kau mandi dulu lalu kita makan" ucap Kayra
"Apa kau bahagia hari ini apa kau bersenang-senang?" tanya Reyhan
"Hm, aku sangat senang hari ini" ucap Kayra tersenyum
"Baguslah aku senang mendengar nya" ucap Reyhan mengusap kepala kayra...
Kayra hanya tersenyum menanggapi ucapan Reyhan
"Aku turun dulu ya cepat mandi dan segera turun ke bawah" ucap Kayra lalu pergi
Setelah kepergian Kayra Reyhan pun mengambil ponselnya dan menghubungi Diki
"Halo Tuan" panggil Diki
"Kau cari tau apa yang di lakukan Kayra hari ini bersama teman nya dan kau selidiki kenapa mereka ke rumah sakit" ucap Reyhan
"Baik Tuan"
Setelah menutup panggilan Reyhan terdiam sejenak dan berfikir "kenapa aku merasa bahwa kau menyembunyikan sesuatu dari ku" ucap Reyhan memijat pelipisnya
......................
Selesai makan mereka pun kumpul di ruang keluarga sambil berbincang-bincang ringan
"Selamat Malam Tuan, Nyonya, Nona" sapa Diki dan Arion
"Eh ada dua jolay" ucap Arsy
"Apa? aku hanya mengikuti cara kakak ipar memanggil kak Diki dan Arion saja" ucap Arsy tak terima di tatap semua orang
"Sudah lah ada apa kalian kemari" tanya kayra
"Saya kesini ingin berbicara suatu hal dengan Tuan" ucap Diki
Tanpa menjawab Reyhan pun berjalan menuju ruang kerjanya dan di ikuti oleh Diki dan Arion
"Tuan-" kata Diki tercekat
"Apa yang kalian dapatkan" ucap Reyhan duduk di kursinya
"Tuan itu- kata Arion takut
Mendengar ucapan Tuannya membuat Diki dan Arion menelan ludah kasar
"Nyonya maaf kan aku" batin Diki
"Ini Tuan" Diki menyerahkan handphone nya yang berisi sebuah video
Tangan Reyhan sudah terkepal saat menonton sebuah video membuat Diki dan Arion takut serta panik di waktu bersamaan
"Dan ini satu lagi Tuan" ucap Arion memberikan sebuah berkas
Dengan cepat Reyhan mengambil berkas itu dan membacanya
"Hah, aku tidak tau aku harus marah atau apa" lirih Reyhan
lalu hitungan menit kemudian ia beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke luar dan melewati begitu saja tiga wanita yang sedang duduk tanpa menyapanya sama sekali.
"Rey kau mau kemana?" teriak Kayra tapi di abaikan oleh Reyhan
"Diki ada apa dengan Tuan mu itu kenapa ia terlihat sangat marah" ucap Kayra menghentikan langkah Diki
"Lebih baik mulai sekarang anda pikirkan apa kesalahan anda Nyonya, saya permisi" ucap Diki dingin lalu pergi
"Tak biasanya Diki berbicara dingin seperti itu padaku" gumam kayra
"Ar ada apa dengan mereka?" tanya kayra
"Ah, itu Nyonya saya rasa yang di katakan Diki tadi benar bahwa anda harus pikirkan apa kesalahan anda Nyonya, saya permisi" ucap Arion
"Apa yang terjadi" batin Kayra cemas
"Kak kakak tidak apa-apa" tanya Ailee
"Ai kenapa mereka seperti itu?" tanya kayra
"Kak pasti sesuatu telah terjadi Kak kakak tidak usah khawatir"ucap Ailee menenangkan
"Tapi mereka mengatakan aku harus memikirkan apa kesalahan ku. sebenarnya apa salah ku" ucap Kayra
**Bersambung.
Eh kira-kira teman-teman yang baca novel author ini berasal dari daerah mana aja nihh koment ya 😊
jangan lupa like dan vote nya serta dukung terus novel ini oke?
bye bye bye**