
"Aku? kapan? perasaan aku tidak pernah" Elak Kayra
"Benarkah?" ucap Reyhan memajukan tubuhnya mendekat ke tubuh Kayra
"Hei kamu mau apa?" gugup Kayra dia menghindar ketika hendak di cium oleh Reyhan karna melihat beberapa pelayan mendekat ke arah mereka
Di dorong nya tubuh sang suami untuk menjauh
"Kenapa pipi mu merah?" goda Reyhan
Kayra tidak menjawab tapi mengerucutkan bibirnya
"Menggemaskan" batin Reyhan
"Tuan nyonya ini makanan nya selamat menikmati" ucap sang pelayan
"Terimakasih" balas Kayra
"Kenapa kamu menatap ku seperti itu?" ucap Kayra
"Kamu cantik"
"Aku tahu" ucap pede Kayra
Reyhan tersenyum lucu melihat kepedean istrinya
Dia pun mengecup singkat pipi sang istri
"Kenapa sekarang kamu tambah mesum!" ucap Kayra
"Hanya padamu" jawab Reyhan dengan senyuman yang sangat menjengkelkan menurut Kayra
"Cihh dasar preman mesum" ucap Kayra tersenyum tipis
''Haruskah kita menginap disini?" tanya Reyhan kini mereka sedang berjalan-jalan di tepi pantai
"Tidak, bukankah kamu besok ada meeting dan aku juga ingin mengecek keadaan perusahaan ku" ucap Kayra. "Lain kali saja" lanjutnya
"Baiklah" ucap Reyhan
Hari sudah sore dan mereka pun pulang sesampainya di mansion di ruang tamu terlihat wajah Ailee yang tertekan
"Mana?" ucap Arsy
"Apanya?" ketus Ailee
"Kunci mobil mu?"ucap Arsy menyodorkan tangannya
Bukannya memberi kunci mobil Ailee malah menepuk tangan itu
"Hey! kau harus tepati janji! aku sudah menang taruhan dan saksi nya banyak bahkan Mommy pun menyaksikannya" ucap Arsy
"Ars ganti yang lain saja ya taruhannya kamu tahu kan itu mobil kesayangan ku" ucap Ailee dengan wajah memelas
"Mom" panggil Ailee dengan lemas
"Hahaha kau harus tepati janjimu Ai" tawa Rosa
"Hah, baiklah ini" ucap Ailee memberikan kunci mobil nya
"Yes, sekarang kau milikku" ucap Arsy sambil melempar-lempar kunci mobil di tangan nya
"Aku menyesal" lirih Ailee memandang kunci mobil nya berada di tangan Arsy
"Hahaha makanya jangan meremehkan orang" ejek Rosa
"Mommy!" rengek Ailee
"Ada apa ini" Tanya Reyhan yang baru tiba bersama dengan Kayra
"Kenapa wajah mu Ai?" ucap Kayra
"Kalah taruhan" jawab Rosa menahan tawa
"Taruhan?"ucap Kayra bingung
"Hm, Ailee bertaruh dengan mengunakan mobil kesayangan nya kalau Arsy tidak bisa menyembuhkan mu dan akhirnya dia yang kalah dan mobil kesayangan nya pun beralih pada Arsy" ucap Rosa tertawa
"Entah aku harus senang atau sedih" lemas Ailee
mendengar itu mereka semua tertawa
"Kakak ipar sebelum nya aku belum minta maaf pada kakak. Maafkan aku yang mengatakan yang tidak-tidak waktu itu sejujurnya aku membuat sendiri kata-kata itu demi untuk menyembuhkan mu" ucap Arsy merasa bersalah
"Sudah lah kalau bukan kamu mungkin sekarang aku belum sembuh aku yang harus terima kasih padamu, dan seharusnya waktu itu aku berfikir kalau Reyhan tidak akan mungkin meninggalkan ku" ucap Kayra tersenyum
"Jadi kakak memaafkan ku?" girang Arsy
"hmm, iya" ucap Kayra lalu mendapatkan pelukan dari Arsy
"Dan akhirnya mobil ini menjadi milikku" teriak Arsy
Sedangkan Ailee sudah murung melihat mobilnya di ambil Arsy
"Bimo aku mencintaimu" ucap Ailee
"Bimo? Siapa? tanya mereka semua
"Itu" Tunjuk nya kearah luar yang ternyata mobil kesayangan nya
"Hahahaha, katakan selamat tinggal pada Bimo mu karna dia sekarang milikku" ucap Arsy memanas-manasi Ailee
Mereka semua hanya menggeleng kepala melihat tingkah laku si kembar