
Guys sorry kalau author beberapa hari ini enggak up, karna author lagi sakit guys jadi author harap untuk para readers enggak bosan nungguin author update dan untuk saat ini author udah lumayan baikan badannya jadi author akan update setiap hari jika tidak ada halangan oke
Happy reading 😊
...----------------...
"Kalian laki-laki kan??" tanya Reyhan
"Kurasa tanpa kami beri tahu Daddy pasti sudah tahu" Cuek Atley
"Jangan membuat ku naik darah Atley" geram Reyhan
"Kau jangan membuat ku kesal dengan menunggu lama.Mommy ku lagi sakit" Kata Atley berani
"Atley" kesal Reyhan
"Daddy"Kata Alger dingin Reyhan langsung terdiam
"Baiklah dalam waktu 15 menit kalian jawab pertanyaan ku" Kata Reyhan dingin lalu meletakkan stopwatch di depan kedua putranya.
"Apa sebenarnya yang terjadi hari itu?" tanya Reyhan
"Jebakan" Jawab Alger
"Daddy memiliki pekerjaan lain kan?" Tanya Alger
Arion dan Mark melongo melihat bukan tuannya yang menginterogasi si kembar, melainkan si kembar lah yang menginterogasi Reyhan
"Kalian berani menjawab saja..."kesal Reyhan
"Jawab dulu pertanyaan ku Dad" Tanya Alger
"Aku yakin kejadian kemarin sudah di atur oleh musuh-musuh Daddy" Kata Atley
"Acara piknik bersama berubah menjadi lautan darah,heh miris sekali" Kata Alger
"Kau mafia??"Tanya Alger to the point
"Dengar kami tidak mempermasalahkan mempunyai orang tua seorang mafia karna yang kami tahu di dalam lindungan mafia mommy kami akan aman-aman saja tapi kenyataannya...."Remeh Atley
"Ku lihat selama ini bodyguard Daddy tidak pernah bergerak cepat untuk menghalau lawan, buktinya mommy yang jadi sasaran nya" Kata Atley
Reyhan seakan tertampar oleh kata-kata ke dua putranya
"Kalau aku jadi Daddy aku tidak akan pernah membuat orang yang aku sayangi terluka sedikitpun!."Tegas Alger
"Ketika kami sudah besar kami ingin mengambil alih klan Daddy, dan pada hari itu semua nya akan berubah dari keamanan dan semacamnya. Kami akan mengubah semuanya" Kata Atley
Arion dan Mark juga merasa harga diri mereka di pertaruhan karna ucapan demi ucapan yang keluar dari mulut si kembar, mereka merasa kinerja mereka tidak baik selama ini.
Reyhan bangga dengan kedua putranya meski umur mereka masih 7 tahun tapi mereka sudah bisa berbicara seperti orang dewasa
"Tunggu dari mana kalian mengetahui Daddy memiliki klan mafia" Tanya Reyhan
"Aku pernah mendengar nya sendiri waktu itu Daddy berbicara di telpon dan membicarakan klan Venom dan kakak segera mencari tahu tentang klan Venom dan dari situ kami terus mengawasi Daddy" kata Alger
"Dengar dunia bawah tanah tidak lah seindah yang kalian pikirkan" Kata Reyhan
"Dan mommy kalian tidak akan mengizinkan kalian terjun ke dunia gelap" Kata Reyhan
"Meskipun kami tidak bisa meneruskan klan Daddy kami akan membangun klan kami sendiri dan kemudian mengalahkan klan Daddy lalu merebut wilayah milik Daddy sudah beres kan"Kata Atley santai
"Kalian berdua selalu membuat ku naik darah" kesal Reyhan
"Kami lebih kesal menghadapi Daddy" Jawab si kembar serempak
"Sudahlah tidak ada gunanya berbicara dengan kalian bukan mendapatkan jawaban malahan mendapatkan pertanyaan, sudah keluarlah" Kata Reyhan frustasi
Si kembar keluar dari ruangan Reyhan dan Reyhan masih setia duduk di kursinya sambil memijit keningnya yang terasa berat.
Arion dan Mark menghampiri tuan mereka jujur mereka juga sempat tersindir oleh ucapan twins
"Tuan apa anda membutuhkan sesuatu" tanya Arion
"Apa benar apa yang di katakan mereka tentang klan kita" kata Reyhan yang masih memikirkan ucapan anak-anak nya.