
"Sepertinya setiap tahun kita harus mengadakan jalan-jalan seperti ini untuk karyawan" ucap Kayra pada Lea yang duduk di samping nya
"Baik nyonya" ucap Lea
Setelah berbicara dengan Lea Kayra pun membuka ponselnya dan mengetikkan sesuatu di aplikasi chat dan mengirim nya ke seseorang yang tak lain adalah Reyhan
"Sayang aku pergi jalan-jalan bersama para karyawan ku mungkin pulang malam atau besok" pesan Kayra
setelah mengetikkan sesuatu Kayra pun menutup ponselnya dan memandang ke arah luar jendela yang pemandangan nya sangat indah di pandang
Reyhan yang sedang meeting pun tidak membawa ponselnya di ruangan nya sehingga ia tidak tahu bahwa ada pesan chat dari Kayra
Lama meeting itu berlangsung hampir 2 jam lamanya karna ada beberapa perdebatan pada saat meeting tapi dengan kecerdasan Reyhan dia dapat mengatasi masalah itu
"Kau awasi manager keuangan" ucap Reyhan pada Diki di sela perjalanan mereka menuju ruangan nya
"Baik tuan"
"Apa sudah ada kabar dari Arion?" tanya nya
"Belum tuan" ucap Diki
Setelah mengantar Reyhan ke ruangannya Diki pun kembali ke ruangannya di samping ruangan Reyhan
Reyhan membuka ponselnya dan ternyata ada pesan dari sang istri
"Kemana dia pergi?" cemas Reyhan
"Ar kau lacak lokasi Kayra" ucap Reyhan di telpon entah kenapa semenjak hari itu Reyhan seakan mempunyai trauma tersendiri
"Baik tuan" ucap Arion
Dia khawatir Kayra pergi sendiri tanpa dirinya karna kejadian hari itu sampai saat ini membekas di ingatannya
Dimana ia kehilangan sang buah hati dan komanya Kayra serta dia mengalami depresi selama berbulan-bulan
Sungguh dia tidak mau kejadian itu terulang kembali
Di telpon yang ke 10 kali baru diangkat oleh Kayra
"Sayang kamu dimana?" cemas Reyhan
"Aku berada di daerah pengunungan dan tidak ada sinyal disini" ucap Kayra
"Aku jemput kamu tunggu disana!" ucap Reyhan
"Rey tidak usah khawatir aku disini bersama para karyawan ku" ucap Kayra
"Tidak usah membantah Kayra. aku takut kejadian itu terjadi lagi" cemas Reyhan
"Baiklah tapi kamu jangan panik seperti itu hm, rileks oke? aku tunggu disini" ucap Kayra menenangkan Reyhan
"Baiklah kamu tunggu disitu jangan kemana-mana aku akan segera datang" ucap Reyhan
"Hm, iya hati-hati" ucap Kayra
Setelah telpon berakhir Reyhan mendapatkan lokasi Kayra dan segera pergi menjemput sang istri
"Disini kau ternyata, aku mencari mu" ucap Bella
"Disana tidak ada sinyal jadi aku kesini" ucap Kayra
Tadi sebelum mereka berangkat jalan-jalan Kayra sempat menelpon Bella untuk ikut
"Aku nanti pulang Reyhan yang jemput tolong bilang pada para karyawan" ucap Kayra
"iya" ucap Bella
"Dan satu lagi suruh mereka bersenang-senang aku memberi cuti selama dua hari dan untuk filla aku sudah menyewanya jadi ajak mereka kesana" ucap Kayra
"Baiklah Nyonya besar" ucap Bella
"Dimana Lea?" tanyanya
"Foto-foto disana" tunjuk Bella
"Kau jaga dia, dia lebih muda dari kita berdua" ucap Kayra
"Hm, tentu" ucap Bella
"Tak kusangka ternyata dia sudah lama bersama dengan kita" ucap Bella
"Ya kau benar aku juga tidak menyangka dia bersama dengan kita sudah lama" ucap Kayra tersenyum
"Aku jadi teringat waktu itu" ucap Bella mengingat masa lalu
"Rasanya seperti mimpi saja" ucap Bella
"Hahaha kau benar" ucap Kayra
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam Reyhan sampai di lokasi Kayra
"Suami mu datang" ucap Bella
Kayra menoleh ke belakang dan tersenyum.
"Kamu sudah datang" Ucap Kayra
"Kamu tidak papa kan?" ucap Reyhan
"No, aku baik-baik saja" ucap Kayra
"Syukurlah aku takut kejadian itu menimpa mu lagi" ucap Reyhan
"Sudah aku baik-baik saja"
"Seperti biasanya Diki akan selalu berada disamping mu setiap waktu kalian sudah seperti lem yang tidak bisa di pisahkan" canda Kayra melihat Diki di belakang tubuh Reyhan
"Berhenti menggoda nya sayang" ucap Reyhan...
"Hahaha oh ya dimana bestie mu?"
"Dia ada tugas yang harus dilakukan oleh nya nyonya" ucap Diki yang sudah tahu arti dari kata bestie