Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 177


Sesampainya di rumah Kayra langsung naik menuju ke kamar untuk istirahat.


Reyhan dengan setia mengikuti langkah Kayra.


Dia langsung merebahkan tubuhnya di kasur empuk miliknya.


"Lelah sekali" ucap Kayra


Reyhan tersenyum mendengarnya "Sayang ganti dulu pakaian mu itu dengan pakaian santai" ucap Reyhan


"No, aku lelah Rey kaki ku pegal sekali" ucap Kayra


"Mau aku gantikan?" tawar Reyhan


"Boleh" jawaban dari kayra itu membuat Reyhan tak percaya.


Dengan tersenyum licik Reyhan mengangkat tubuh Kayra dan membawanya ke ruang ganti .


Setelah selesai Menganti pakaian Kayra dan dirinya ia langsung duduk di samping kayra yang sedang berbaring di kasur


"Kamu ingin makan apa" tanya Reyhan


"Aku ingin makan pancake dan susu" ucap Kayra antusias


Kayra yang biasanya tidak suka dengan susu semenjak ia hamil ia sangat suka minum susu.


"Baiklah" ucap Reyhan lalu memerintahkan pak lan untuk membuat kan makanan yang di inginkan Kayra.


Sebisa mungkin Reyhan menjaga pola makan Kayra ia sama sekali tidak mengizinkan Kayra memakan makanan luar selain makanan yang di masak di rumah.


"Rey kenapa balkon kamar kita tidak di pasang ayunan? pasti menyenangkan duduk di ayunan dan menikmati udara segar" ucap Kayra


Reyhan hanya mendengarkan celotehan Kayra ia mengetikkan sesuatu di pesan chat lalu mengirim nya.


Tok tok tok


"Masuk" ucap Reyhan


"Ini makanannya tuan" ucap pak lan lalu pamit undur diri.


"Cepat berikan padaku Rey" ucap Kayra


"Pelan-pelan makan nya sayang" ucap Reyhan


"Ini enak Rey kau mau?" tawar Kayra dengan pipi mengembung penuh makanan


"Tidak sayang" lembut Reyhan


Sesudah makan Kayra tertidur dengan pulas. Reyhan menyelimuti tubuh itu dan keluar dari kamar dan menuju ruangan kerjanya.


Dia menyelesaikan pekerjaan nya sebentar ia menghabiskan waktu sekitar 2 jam lamanya di depan laptop akhirnya pekerjaan nya selesai.


Dia melihat ke arah jam di dinding ternyata sudah pukul 4 sore dan Kayra belum ada tanda-tanda nya untuk bangun.


Reyhan membiarkan Kayra tidur, dan dia pergi ke ruang gym.


Dengan wajah bantal nya Kayra keluar dari kamar mencari Reyhan.


"Rey kau dimana?" ucap Kayra dengan berjalan sambil mengucek matanya


"Nyonya tuan di ruangan gym" ucap Mira yang berpapasan dengan Kayra


Kayra langsung menuju ruang gym dan Mira setia mengikuti sang majikan dari belakang.


Kayra masuk ke ruangan itu dan terlihat Reyhan sedang olahraga.


Keringat yang bercucuran membuat Reyhan tambah seksi, begitu pikir kayra!


Mira segera pergi meninggalkan Kayra disana bersama Reyhan.


Reyhan belum menyadari kalau Kayra ada di belakangnya.


Kayra memeluk Reyhan dari belakang kebetulan Reyhan sedang duduk dan itu memudahkan nya untuk memeluk Reyhan.


"Sayang aku berkeringat" ucap Reyhan lembut


"No, kau tetap wangi" ucap Kayra mengendus-endus leher Reyhan.


Reyhan menarik tangan Kayra dan kayra duduk di pangkuan nya dengan posisi menyamping.


Reyhan melingkarkan tangannya di pinggang itu dan menatap wajah kayra.


"Lihatlah kau bahkan belum cuci muka" ucap Reyhan


"Ini salahmu kenapa kau tidak ada di samping ku ketika aku bangun jadi aku mencarimu" ucap Kayra


Reyhan suka dengan Kayra yang sekarang dia terkesan lebih manja dengan nya.


"Aku tidak mau menganggu tidur mu sayang, lagian aku hanya berolahraga disini" ucap Reyhan


"Tetap saja kau tak boleh meninggalkan ku di saat aku lagi tidur" ucap Kayra


"Baiklah, nyonya. kau senang sekarang?" tanya Reyhan


Kayra tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Turun ya aku mau olahraga lagi" ucap Reyhan menurunkan Kayra.


"Kau mau olahraga?" tanya Reyhan


"Tidak ah, aku melihat kau olahraga saja" ucap Kayra


"Biasanya kau sangat senang ketika olahraga" ucap Reyhan


"Entahlah sekarang aku merasa bahwa aku sangat malas" ucap Kayra


"Sudah jangan di pikirkan" ucap Reyhan mengelus kepala Kayra supaya