
Reyhan memeluk tubuh Kayra dengan erat.
"Jangan khawatir aku akan baik-baik saja begitu juga dengan dirimu" ucap Reyhan
Setelah bersusah payah menyakinkan Kayra akhirnya berhasil dia mengantar Kayra ke kamar dan menemaninya tidur. dirasa Kayra sudah tidur cukup nyenyak dia kembali ke ruangan nya.
Dia mengambil ponsel Kayra dan membawa nya.
"Carikan ponsel untuk Kayra pengeluaran terbaru" ucap Reyhan pada Arion dan langsung duduk di meja kerjanya.
"Baik tuan" patuh Arion dan tinggallah Diki di dalam sana
Mereka tampak serius berbicara. Entah apa yang mereka bicarakan hanya Reyhan dan Diki serta author yang tahu 🤣
Setelah cukup lama Arion datang dengan membawa paper bag di tangan nya yang berisi ponsel untuk Kayra.
"Ini tuan" ucap Arion
"Kalian terus awasi pergerakan mereka jangan sampai lengah" ucap Reyhan
"Baik tuan" ucap keduanya
Reyhan menyudahi pertemuan mereka dan kembali ke kamarnya.
Diki dan Arion memutuskan untuk menginap di mansion tuannya melihat hari sudah sangat larut.
Reyhan membuka pelan knop pintu lalu menutupnya lagi ketika ia sudah masuk dia mendekat ke arah Kayra menyelimuti tubuh itu dan mengelus sebentar kepalanya.
Reyhan meletakkan ponsel yang baru ia beli di atas nakas kemudian berbaring di samping kayra dengan memeluk wanita itu.
Kayra terbangun karna sinar matahari yang menyilaukan di lihatnya jam ternyata sudah pukul 7.
Di carinya Reyhan ternyata pria itu sudah pergi ke kantor setelah ia melihat secarik kertas yang berisi pesan yang ia yakini tulisan Reyhan.
Kayra mengambil paper bag di atas nakas karna Reyhan menulis pesan untuk membuka paper bag itu
"Ponsel"? gumam kayra dan mengaktifkan ponsel itu.
Baru selesai ia nyalakan tiba-tiba ada pesan masuk dengan nama pengirim My husband
"Ponsel lama mu aku buang sekarang gunakan ponsel itu sayang" isi pesan itu
"Baguslah sekidak nya orang itu tidak akan lagi mengirimi ku pesan" ucap Kayra dengan tersenyum.
"Nyonya anda tidak sarapan?" ucap pak lan menghampiri kayra
"Bisa tolong bekalkan roti selai kacang pak, aku hanya ingin sarapan dengan roti" ucap Kayra
"Baik nyonya" ucap pak lan
"Masukkan nomor ponselmu dan Bella lalu Shelli" ucap Kayra menyodorkan ponselnya pengeluaran terbaru.
"Ini.." bingung Lea
"Reyhan memberi ku ponsel baru" ucap Kayra duduk di sofa.
"Ah baiklah" ucap Lea
"Nyonya ini sarapan anda" ucap pak lan
"Terimakasih pak" ucap Kayra membawa kotak makan itu.
Di depan Lea membuka kan pintu mobil untuk Kayra dan menutup nya kembali ketika Kayra sudah berada di dalam dan kemudian dia mengemudi ya hari ini Lea yang mengemudi
Seperti biasa para bodyguard Kayra berada di belakang menggunakan mobil berwarna hitam.
''Sepertinya mereka bertambah banyak" ucap Kayra memandang ke spion melihat ke belakang.
"Ya aku dengar dari Arion tuan menambah pengawal anda" ucap Lea
"Ohhh" ucap Kayra lalu memakan bekalnya.
Di perusahaan Reyhan
Di ruangan mewah itu yang semula udara nya sejuk berubah dingin karna tatapan Reyhan.
Diki sudah pucat menghadapi tuannya yang sedang menatapnya dengan tajam nan mengerikan itu.
"Arion kau memang membiarkan ku merasakan ini sendirian" batin Diki mengumpat Arion
"Cepat kau selidiki kenapa dia terus memaksa untuk bertemu dengan ku bila bukan membahas masalah pekerjaan" ucap Reyhan
"Baik tuan" ucap Diki dengan cepat