
Diruangannya Yuna.....
"tidak!"teriak Yuna membanting barang-barang yang ada di sekitar nya
"tidak. Reyhan hanya milikku. milikku seorang! tidak akan aku biarkan Kayra merebut nya. hahaha tidak mungkin Reyhan ku sudah menikah."ucap Yuna menggila
"aku akan menyingkirkan mu Kayra! tak peduli kau anak dari sahabat nya Daddy ku. aku akan menyingkirkan mu karna kau sudah merebut Reyhan ku!"ucap Yuna penuh emosi
"akan aku singkirkan orang yang menggangu jalan ku untuk mendapatkan Reyhan ku"ucap Yuna dan matanya menatap sebuah undangan yang khusus para pengusaha saja yang akan menghadiri acara tersebut yang akan dilaksanakan besok malam. senyuman licik muncul di wajah kayra dan segera mengambil handphone nya dan menelpon seseorang
"aku mempunyai tugas untuk mu"ucap Yuna menyeringai licik dan menjelaskan tugas apa yang harus dilakukan orang tersebut
"itu hal yang mudah nona"ucap seseorang itu
"aku tidak mau rencana ku ini gagal"ucap Yuna
"saya jamin bahwa ini akan berhasil nona"ucap orang itu
"baguslah. dan jika kau berhasil menjalankan tugas mu aku akan membayar mu 3 kali lipat"ucap Yuna yang membuat orang itu semangat
"baik nona"ucap orang itu dan panggilan di akhiri oleh Yuna
"let's play game"ucap Yuna tersenyum misterius
.......
"ada apa dik?"tanya kayra setelah sampai di lobby
"nyonya anda disuruh tuan ke kantor nya"ucap Diki
"ada keperluan apa?"tanya kayra
"saya tidak tau nyonya. saya hanya di perintahkan untuk menjemput anda"ucap Diki
"tapi ini aku masih di kantor Dik dan masih di jam kerja"ucap Kayra
"anda tenang saja saya sudah memberi tahu Arion untuk menghendel pekerjaan anda dulu nona"ucap Diki
"baiklah. ayo,"ucap kayra
(Perusahaan REYZ.COMPANY. CORP)
"tuan"panggil Kayra
"ada apa anda memanggil ku tuan?"tanya kayra
"tidak ada. memangnya aku tidak boleh bertemu dengan istri ku sendiri?"ucap Reyhan yang membuat pipi Kayra memanas
prok prok prok suara tepukan tangan Reyhan dan segera para pelayan datang dan membawa makanan di tangan mereka dan menyajikan nya
"selamat menikmati tuan nyonya"ucap pelayan itu ramah dan pergi
"tuan mereka-
"mereka pelayan yang ada di mansion. aku menyuruh mereka datang untuk membawa makanan. karna aku tidak mau makan masakan luar"ucap Reyhan
"makanlah. aku tau kau pasti belum makan"ucap Reyhan
"melihat banyaknya makanan di depanku ini aku sudah kenyang lebih dulu tuan"ucap Kayra
"makan!"tekan Reyhan yang membuat Kayra meneguk air liur nya
"tapi ini terlalu banyak dan tidak mungkin habis tuan-
"aku tidak mau tahu kau harus menghabiskan makanan itu"ucap Reyhan
gleg Kayra yang mendengar nya mendadak tenggorokan nya kering
"baik tuan"ucap Kayra lalu makan
"tuan anda tidak mau makan?"tanya kayra
"tidak. melihat mu makan saja sudah membuat ku kenyang"ucap Reyhan
"cobalah dulu tuan ini sangat lezat"ucap Kayra lalu menyodorkan sesendok makanan ke mulut Reyhan menggunakan sendok bekasnya dan membuat Reyhan tertegun
"oh maaf tuan. aku akan ganti sendoknya"ucap Kayra yang ingin menarik kembali tangannya yang memegang sendok di depan mulut Reyhan tapi segera di tahan oleh Reyhan dan Reyhan pun langsung mengarahkan makanan itu ke mulutnya dengan menggengam tangan Kayra yang memegang sendok
"gimana?"tanya kayra penasaran
"lumayan"
"enak kan sudah ku bilang kalau ini enak"ucap Kayra lalu kembali menyuapi Reyhan dan dirinya pun ikut makan menggunakan sendok yang sama dengan Reyhan