
"Morning", bisik Reyhan dengan mengecup kening Kayra yang masih tidur membelakanginya
"eughh" lenguh Kayra menggeliat dan tersenyum lalu membalikkan badannya menghadap Reyhan yang sudah bangun dan masuk ke pelukan Reyhan dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya
"Morning too" ucap Kayra tersenyum manis sambil memeluk Reyhan
"Apa kau mau membuat aku jantungan pagi ini sayang?" tanya Reyhan
"Kenapa?" bingung Kayra
Sebelum menjawab ucapan Kayra Reyhan menyelipkan rambut Kayra ke samping telinga yang terlihat acak-acakan... "Senyuman mu itu bisa membuat jantung ku berhenti berdetak sayang" ucap Reyhan
"Hahahaha" Kayra tertawa mendengar ucapan Reyhan
"Kau sama sekali tidak mempunyai keahlian dalam menggombal" tawa Kayra pecah
Reyhan tersenyum bahagia melihat Kayra yang tertawa dengan lepasnya
"Kau mengejek ku?" ucap Reyhan lalu ia pun menggelitik perut Kayra
"Rasakan ini"..
"Hahaha... sudah Rey geli hahaha..." gelak tawa Kayra
"Ampun Reyhan sudah hahaha, a-aku lelah tertawa" tawa Kayra
"Hah hah hah" ngos-ngosan Kayra nafasnya naik turun dan menghirup oksigen dengan rakusnya
"Cukup Rey aku enggak kuat lagi" nyerah Kayra
"Apa kau masih mau mengejekku sayang?" tanya Reyhan
"Tidak, tapi aku itu benar kau memang tidak ahli dalam menggombal" jujur Kayra
"Tapi aku ahli kan dalam urusan ran**ng kan?". bisik nakal Reyhan
blush pipi Kayra merona mendengar bisikan nakal dari Reyhan
"Kau ini" kata Kayra malu dan memukul pelan dada Reyhan dengan menyembunyikan wajahnya itu di dada suaminya..
"Tapi aku benar kan kau saja semalam mengera*g nikmat di bawah Kungkungan ku"ucap Reyhan lagi
"Cukup Reyhan" rengek Kayra
"Kau semalam sangat hot sayang des*hanmu sangat indah untuk ku dengar di telinga ku kau sangat liar semalam sayang" kata Reyhan membayangkan kegiatan mereka semalam
"Reyhan sudah aku malu" rengek Kayra
"Isshhhhh kau menyebalkan" ucap Kayra merutuki kebodohannya tadi malam
"Apa semalam aku seliar itu ya" gumam kayra mengingat ingat
"Sudah ingat sayang?" tanya Reyhan
"Kenapa di otak mu itu hanya ada masalah ranjang saja hah! dasar mesum" ketus Kayra
"Eh, apa kau tidak ke kantor? ingat Kayra
"Bagaimana aku pergi ke kantor sedang kan hari sudah pukul 10.00 pagi" jawab Reyhan
"Apa 10.00 pagi" kaget kayra
"Astaga ini sudah sangat siang dan aku masih tiduran" ucap Kayra bangkit
"Kenapa kau panik seperti itu?" bingung Reyhan
"Aku semenjak kecil tidak pernah bangun sesiang ini karna kata mamaku tidak baik wanita bangun sesiang ini" ucap Kayra
"Santai saja sayang kita hari ini istirahat saja kemarilah" ujar Reyhan
"Tidak bisa Rey aku mau mandi gerah" ucap Kayra berdiri tanpa tau apa yang telah ia lakukan tanpa ia sadari
gleg Reyhan meneguk liurnya kasar melihat tubuh polos Kayra yang sangat indah di matanya
"Sayang kau mau menggoda ku ya" ucap Reyhan berat
"Hah apa?" ucap Kayra yang belum sadar
"Kau mau memamerkan tubuh indah mu itu pada ku ya? Apakah kau ingin mengulang permainan kita semalam?" tanya Reyhan lalu mendekati Kayra
Kayra terkejut dan pandangan nya turun ke bawah yang ternyata tubuh nya tidak dibaluti sehelai benang pun segera ia menyilangkan tangannya di dadanya guna melindungi dua buah dadanya itu dari tatapan Reyhan
"Rey aku capek" ucap Kayra melihat tatapan Reyhan yang seperti singa kelaparan
"Tidak, kita hanya akan mandi bersama tidak melakukan apapun" ucap Reyhan mengendong Kayra
"Janji" ucap Kayra
"Hmm"
"Tapi aku tidak janji Sayang" ucap Reyhan dalam hati tersenyum licik