
"Hei apa itu?" Tanya Rosa
"Jus Nyonya untuk Nyonya muda"Ucap pelayan
"Kau tidak meracuni nya kan?"Selidik Rosa dengan tatapan mengintimidasi
"Tidak Nyonya saya berani bersumpah"Ucap Sang pelayan
"Baiklah aku percaya tapi awas jika terjadi sesuatu pada menantu ku habis kau. sana antarkan" Suruh Rosa
"Baik Nyonya" Ucap pelayan itu cepat
.
.
.
.
"Sayang apa kamu tidak lelah" Ucap Reyhan yang melihat Kayra yang tidak ada lelah nya membuka hadiah yang di beri kan ibu mertua nya
"Baju nya warna biru? Apa Bunny laki-laki?" Tanya Reyhan
"Aku tidak tahu."Ucap Kayra
Besok hari.....
"Mom kita mau kemana" Tanya Arsy
"Ck kalian berdua tidak bisa diam apa?" Ketus Rosa
"Makanya jawab pertanyaan ku" Ucap Arsy
"Duduk diam disana" ketus Rosa
"Ars menurut lah" Ujar lembut Kayra
"Baik kak" Ucap Arsy
Di perjalanan tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi di hadang oleh 3 mobil
"Mom bagaimana ini" Cemas Arsy
"Nyonya anda jangan khawatir saya akan turun" Ucap Sang sopir begitu pun dengan bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga Kayra yang berada di mobil belakang juga turun untuk melindungi para majikan mereka
Tapi ternyata mobil yang menghadang mereka orang nya berjumlah 2 kali lipat dari bodyguard Kayra
"Arsy telpon kakak mu" Ucap Rosa panik karna melihat satu-persatu bodyguard nya tewas
Rosa dan Arsy terlihat sedang panik lain halnya dengan Kayra dan Ailee yang nampak biasa saja
"Ai bukan kah ini waktunya menunjukkan hasil latihan mu?" Ucap Kayra
"Kamu benar kak" Ucap Ailee menyeringai
"Ahkkk" Ringis orang itu
"Kakak tetap disini biar aku yang menanganinya" Ucap Ailee
"Ailee kamu mau kemana"Teriak Rosa
"Menghajar mereka lah Mom" Ucap Ailee
"Tidak masuk sekarang" Ucap Rosa
"Mommy mau kita mati konyol disini" ketus Ailee
"Ai arah jam tujuh" Ucap Kayra
Ailee yang mengerti maksud dari kakak ipar nya segera melayangkan tendangan nya
"Kamu tetap disini aku akan membantu Ailee" ucap Rosa
"Tapi Mom" Ucap Kayra
"Demi keselamatan mu sayang" Ucap Rosa
Dan tinggal lah Kayra sendirian di mobil dan melihat cara keluarganya melawan para penjahat itu
"Sial tidak ada sinyal" Umpat Kayra terus menerus menelpon Reyhan
Di saat sedang menelpon matanya menatap ke arah Ailee yang hendak di tikam dari belakang dengan cepat Kayra keluar dari mobil dan menendang perut bagian belakang penjahat itu
"Kak hati-hati"Ucap Ailee
"Mom menyingkir" Teriak Kayra melihat seseorang yang hendak memukul kepala Rosa
Tapi belum sempat menyingkir kayu itu sudah menghantam Kepa Rosa begitu juga dengan Arsy
"Mommy Arsy!!" Teriak Ailee
"Nyonya Kayra menyerah lah atau adik ipar mu ini tiada" Ucap Seorang penjahat dengan mengarahkan pisau ke leher Ailee
"Lepaskan dia. Apa mau mu" Ucap Kayra
"Tentu saja mengambil Nyawa mu" ucap Karin
(Author harap kalian masih mengenal Karin kan? Wanita yang akan di nikahkan dengan Reyhan oleh Rosa)
"Karin" Ucap Kayra
"Iya kau masih mengingatku?" Ucap Karin
"Jangan sakiti kakak ipar ku wanita sialan" Teriak Ailee
"Diam kau" teriak karin
"Pengawal habisi dia" Tunjuk Karin ke arah Kayra