
"Hay kita bertemu lagi dan pertemuan ke dua kita ini sangat berbeda dari sebelumnya" ucap Rosa
Kayra segera menarik dirinya ke samping Reyhan
Reyhan merengkuh pinggang Kayra dan berbisik "Kau sangat mengerikan sayang" bisik Reyhan
"Ya seperti yang kamu lihat" ucap Kayra setengah berbisik
"Mana wajah angkuh mu?" Tanya Rosa
"Rasanya aku ingin sekali membunuh mu" ucap Rosa
"Kau mau bertarung Karin?" tantang Ailee dengan menggulung lengan bajunya
"Kali ini aku yakin aku menang karna kau tidak membawa pengawal mu" ucap Ailee tersenyum licik
"Ahkkkkkkk" teriak Karin merasakan tubuhnya kembali panas
"Upss sorry aku hanya ingin mencobanya" ucap Arsy memegang cambuk di tangan nya
Pletak
Cambukan itu kembali menghantam belakang tubuh Karin dengan kuat
Inilah sisi lain dari para wanita keluarga Zeinard wajah mereka terlihat imut dan polos tapi di balik itu semua terselip kekejaman yang tidak semua orang ketahui.
"Kau sudah membunuh pewaris keluarga kami!! wanita sialan!!!" teriak Arsy dengan kuat mencambuk tubuh Karin
"Ahkkkkkkk"
"S..sak..it"
Pletak
Pletak
Pletak
Arsy benar-benar mengeluarkan semua emosi nya dia seakan kehilangan kendali
Sedangkan Rosa dia sudah menyunggingkan senyumannya melihat ke liaran anak bungsunya
"Ini baru anak ku" gumam Rosa
"Ars berhenti kau tidak kasihan dengan nya" ucap Ailee bersandiwara dengan nada yang di buat-buat
"Oh ya benarkah? baiklah sesuai keinginan mu" ucap Arsy mengikuti sandiwara Ailee
"Ambilkan gunting" perintah Ailee
Karin di buat panik oleh perkataan Ailee
"Kenapa hmm?" tanya Ailee memain-mainkan gunting di tangan nya dan mendekati Karin yang terus beringsut mundur
"J..Jang..an" lirih Karin menggelengkan kepalanya
"Kenapa? apa ingin aku lakukan?" tanya Ailee masih berjalan kearah Karin
"Ternyata dia lebih menakutkan dari mu Ars" ucap Rosa berbisik pada putri nya
"Dia memang seperti itu mom" ucap Arsy mengulas senyumnya
"Hei kenapa takut kemarilah" ucap Ailee
"Takut?" tanya Ailee menangkap tangan Karin
"J.. Jangan...la..kukan i..tu b..un..uh..sa..ja a.. ku" takut Karin
"Membunuh mu?" ucap Ailee
"Ohh tentu saja tidak semudah itu" ucap Ailee
Lalu tangan nya tergerak untuk menggunting rambut Karin yah ini adalah kelemahan terbesar Karin dia sangat menyayangi rambutnya itu melebihi dirinya sendiri.
"HEI KAU BISA DIAM TIDAK HAH!" bentak Ailee
"Tahan dia" ucap Ailee pada bodyguard
Tangannya di tahan oleh bodyguard sehingga mempermudah aksi Ailee
"Ahhhkkkk tidak" teriak Karin menangis histeris
Ailee memotong rambut itu dengan sembarangan dan tak terbentuk lagi dan itu membuat dirinya puas.
"Bagaimana Indah bukan" ucap Ailee tersenyum memandangi hasil karya nya
"Ka..u me..mang wanita sialan" ucap Karin
"KAYRA DENGAR KAN AKU BAIK-BAIK AKU TIDAK AKAN PERNAH MERASA BERSALAH PADA MU SEDIKIT PUN A..KU BAHAGIA KARNA SUDAH MEMBUAT HIDUP MU MENDERITA!! HAHAHA" teriak Karin dengan tertawa keras
"INILAH YANG AKU INGINKAN KALIAN KEHILANGAN PEWARIS PERTAMA KELUARGA KALIAN HAHAHA!!"
Tentu perkataan nya menyulut emosi kayra
Dengan penuh emosi kayra mengambil pisau yang ada di tangan bodyguard nya
Dan dia mendekat kearah Karin dengan tatapan penuh emosi dan dendam
"Matilah kau" teriak Kayra hendak menusuk Karin
Tangan Kayra melayang di udara dengan memegang pisau yang belum menikam Karin
Tiba-tiba ia teringat pesan sang ayah sebelum beliau wafat "Jangan pernah membunuh orang sayang" pesan sang papa
Kayra memejamkan matanya sejenak dan menurunkan pisau nya lalu menatap Karin dengan penuh emosi
"Dengar Karin jika saja dulu aku tidak berjanji pada papa ku untuk tidak membunuh maka sekarang juga aku akan MEMBUNUHMU!" ucap Kayra mencengkram dagu Karin dengan kuat hingga memerah
Lalu Kayra beranjak ingin pergi tapi terhenti ketika mendengar kata-kata Karin
Dia tidak berbalik dan tetap mendengar kan Karin dari belakang tubuhnya
"Kau takut? kau memang penakut" ejek Karin dengan nafas tersengal-sengal
"Wanita bodoh seperti mu memang pantas di perlakukan seperti hewan peliharaan"
"Kayra Kayra! ck ck ck aku sangat prihatin dengan kehidupan mu" ejek Karin
"Kau mantan seorang tangan kanan bukan? berarti itu artinya status ku lebih tinggi dari dirimu? ya walaupun sekarang kau sudah kaya dan memiliki perusahaan tapi aku yakin kau bisa membuat perusahaan mu besar karna MENGGODA para klien mu kan?"
"Kau hanya seorang ****** yang di pungut oleh Lita" ucap Karin melibatkan grandma Lita
Kayra yang kehabisan kesabaran langsung melempar pisau di tangan nya dengan posisi nya membelakangi Karin dan itu membuat pipi Karin tergores dan mengeluarkan darah banyak
Bersambung