
"Iya nyonya, mereka anak yang manis dan lucu sekali" ucap wanita itu
"Siapa namamu nyonya" ucap Kayra
"Megan dan ini putri saya Klara" ucap megan
"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karna telah menjaga putra-putra saya" ucap Kayra
"Iya nyonya" ucap Megan
"Kau Klara kan" ucap Kayra berjongkok di depan Klara
"Iya nyonya" ucap Klara
"Kau anak yang manis dan cantik" ucap Kayra mengelus pipi Klara.
"Terimakasih nyonya anda juga sangat cantik" ucap Klara
"Oh ya sebentar" ucap Kayra lalu ia melepaskan kalung berlian yang ia pakai di leher nya (Bukan kalung pemberian keluarga ya kalung yang di berikan Kayra adalah kalung yang ia beli pada saat pergi bersama Reyhan jadi bukan kalung warisan keluarga)
Lalu Kayra memasang kan kalung itu ke leher Klara
"Suatu hari nanti aku akan lebih mudah mengenali mu jika kau memakai kalung ini sayang" ucap Kayra tersenyum
"Terimakasih nyonya atas pemberian nya" ucap Klara senang dan memegangi kalung yang terus melingkar di lehernya.
Dan itu semua tak luput dari pandangan Atley.
"Nyonya terimakasih untuk semuanya kami pamit dulu" ucap Kayra lalu membawa si kembar.
"Klara kami pulang dulu ya, tumbuh lah jadi gadis yang baik" ucap Kayra mengelus kepala Klara
"Iya nyonya" ucap Klara
Tak lupa Reyhan memberikan sejumlah uang kepada keluarga itu sebagai ucapan terimakasih.
"Dengarkan aku twins, kalian ingin membunuh ku?, atas apa yang kalian lakukan hari ini?" ucap Kayra
"Sorry, mom maafkan kami" ucap keduanya merasa bersalah
"Sayang kalian tau, betapa berartinya kalian untuk diriku, cukup kakak kalian saja yang meninggalkan mommy jangan kalian hiks" ucap Kayra
"Mom jangan menangis aku tidak mau mom menangis" ucap Alger.
"Berjanjilah pada mommy jangan pernah tinggalkan mommy oke?" ucap Kayra
"Janji" ucap keduanya.
Reyhan melihat keluarga kecilnya pun tersenyum.
"Moma, kami pulang" ucap keduanya berteriak
"Astaga cicit-cicit ku" ucap Lita memeluk keduanya
"Kalian berdua ini memang sangat nakal ya baru sehari disini tapi sudah hilang" ucap Lita memarahi kedua cicit nya.
"Sorry Moma" ucap keduanya
"Sudahlah kalian pasti lapar kan, ayo kita makan sayang" ucap Lita
Setelah selesai makan mereka semua masuk ke kamar masing-masing
Ya malam ini Kayra meminta untuk kedua putranya tidur bersama dirinya.
Reyhan memandang ke arah ranjang yang dimana si kembar ada di tengah-tengah dan Kayra di pinggir, Reyhan tersenyum dan menarik selimut untuk menyelimuti mereka agar tak kedinginan.
Reyhan mengecup kening Kayra lama dan penuh mesra.
Setelah selesai ia berjalan keluar menuju ruangan kerja kakeknya dulu.
"Hai grandpa lihatlah sekarang Rey sudah menjadi seperti yang grandpa inginkan, Rey datang kesini bersama dengan keluarga kecil Rey" ucap Reyhan memandangi foto sang kakek.
"Grandpa tau jika grandpa masih hidup banyak sesuatu yang ingin Rey ceritakan pada grandpa" ucap Reyhan
"Banyak sekali cobaan yang Rey lalui bersama dengan istri Rey, suka dan duka kami jalani bersama" ucap Reyhan
"Grandpa pasti sedang bermain dengan Bian ya disana" ucap Reyhan
Tanpa ia sadari bahwa sedari tadi ada seorang wanita mengintip pembicaraan nya.
Ya orang itu Kayra, semenjak kejadian tadi ia sulit untuk tidur dan saat Reyhan mencium nya tadi ia hanya pura-pura tidur