Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 34


"tuan"panggil Kayra


"hmm, kenapa?"


"aku tidak ingin coklat" ucap Kayra berbohong


"yakin tidak mau? lalu yang ada di hp mu tadi itu apa? tanya Reyhan menggoda


"itu- cuman lewat di fyp ponsel ku saja"ucap gelagapan Kayra


"beneran nggak mau coklat hadiah hari valentine?" tanya Reyhan kembali menggoda


"iya aku mau tapi janganlah pabriknya juga yang dibeli cukup satu saja"ucap cepat Kayra


"biar kamu puas"jawab santai Reyhan


"tapi itu terlalu banyak tuan. mau di apakan nanti coklat sebanyak itu "ucap Kayra


pletak sentil Reyhan di kening Kayra


"aw. sakit tuan" ucap Kayra menggosok-gosok keningnya


"kau ini bodoh atau apa tidak mungkinlah aku menyuruh mu menghabiskan coklat sebanyak itu. pabrik itu akan menjadi bisnis mu nantinya aku membeli pabrik nya atas nama mu jadi kalau kau ingin coklat tinggal ambil saja dan juga pabrik itu akan menghasilkan uang untuk mu"ucap Reyhan


"ohh. jadi aku punya bisnis tambahan nihh"ucap Kayra


"iya. hitung saja itu sebagai gantinya kamu yang berhenti bekerja di perusahaan ZEVANKA jadi kamu bisa memantau usaha mu dari rumah"ucap Reyhan


"dan kau harus ingat Kayra. bahwa setelah ini kau hanya akan ada di rumah saja kalau tidak ada kepentingan mendesak kau harus tetap dirumah. jadilah istri yang baik yang menunggu suaminya saat pulang dari bekerja"ucap Reyhan tegas


"baiklah tuan"jawab Kayra pasrah


"tapi tuan apakah aku sudah boleh keluar dari sini ini seperti penjara putih bagiku"ucap Kayra memelas


"Dokter Daniel bilang hari ini kau sudah boleh pulang. nanti sore kita pulang kamu istirahat lah dulu"ucap Reyhan yang dianggukan cepat oleh kayra


Reyhan yang tidak mau mengganggu istirahat nya Kayra memilih untuk duduk di sofa yang ada diruangan Kayra sambil melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda


"kau buatlah surat pengunduran diri Kayra dan bawalah beberapa coklat untuk Kayra"ucap Reyhan di telpon pada Diki


"baik tuan"


.........


"dimana tuan Reyhan?"gumam kayra


"selamat sore nyonya"sapa Diki


"sore Dik"


"saya kesini hanya ingin memberi kan sesuatu dari tuan Reyhan nyonya"ucap Diki lalu ia pun memerintahkan seseorang di luar untuk masuk. "masuk!" perintahnya


lalu masuklah lima orang bodyguard dengan membawa aneka kado di tangan mereka ada yang membawa coklat, boneka, tas dll.


"letakkan disitu."ucap Diki


"nyonya itu hadiah valentine dari tuan Reyhan semoga anda menyukainya"ucap Diki


"ternyata dia so sweet juga"ucap pelan Kayra sambil terkekeh geli


"Aku menyukainya. tapi dimana tuan mu itu Dik?"tanya kayra


''tuan ada urusan sebentar Nyonya sebentar lagi ia pasti akan kesini"jawab Diki


"ini nyonya"ucap Diki memberikan berkas pada Kayra


"tunggu, jangan bilang jika kau benar-benar membeli pabrik itu?"tanya kayra penasaran


"iya nyonya. itu atas perintah dari tuan"ucap Diki


"Astaga! aku tidak percaya jika ia akan benar-benar melakukannya. aku pikir ia hanya akan bercanda saja"ucap Kayra tak percaya


"tuan tidak pernah mengingkari ucapan nya nyonya"jawab Diki


"iya iya tuan mu itu memang pria sejati"ucap Kayra


"apakah kau menyukai kado dari ku"ucap Reyhan yang baru masuk


"aku menyukainya. terimakasih tuan"ucap Kayra tersenyum begitu tulus yang membuat Reyhan terpana melihatnya


"baguslah jika kau menyukainya. sekarang kau berkemaslah kita pulang"ucap Reyhan yang tiba-tiba grogi


Yang hanya di balas anggukan oleh Kayra