Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 71


...Halo guys sorry author enggak update update Karna rencananya author mau update banyak ke kalian supaya kalian enggak bosen nunggu author yang update nya sedikit hehehe....


...Happy reading guys 🥳...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


-


-


-


-


Setelah saling mengungkapkan perasaan mereka pun berakhir merengkuh kenikmatan di malam yang menjadi saksi cinta mereka berdua


Cup kecup Reyhan setelah selesai melakukan aktivitas yang sangat melelahkan bersama istrinya dan bangkit dari tempat tidur lalu memunguti pakaian yang tergeletak di lantai.


Sedangkan Kayra dia sudah tidur dengan sangat lelapnya akibat kelelahan dengan selimut yang menutupi tubuh polos nya.


"Hah" hembusan nafas panjang Reyhan, kini ia sedang berdiri di balkon kamar sambil menatap langit-langit malam


Setelah puas Reyhan pun kembali ke kamar dan berniat menyusul istri nya di alam mimpi. sejenak ia terhenti dan manatap wajah kayra yang sangat cantik sebuah senyuman terlukis di wajahnya karna melihat wajah kayra yang sepertinya sangat kelelahan.


"Kenapa belum ada tanda-tanda ya?"gumam Reyhan mengelus perut Kayra


sedangkan empunya seperti tidak terusik sedikitpun dengan Reyhan yang mengelus perutnya.


Disisi lain Karin sedang duduk di salah satu halte.


"Ck, berani-beraninya mereka mengusir ku, awas saja kau Kayra"ucap Karin


"Kau sudah mempermalukan ku tunggu saja balasan dari ku"ucap Karin menyeringai


"Ishhh aku harus pergi kemana? mana nggak bawa uang lagi, handphone mati uang enggak ada sial sekali nasib ku"


"Ini semua gara-gara wanita kampung itu"ucap Karin


......................


"Hari ini kamu bekerja?"tanya Reyhan yang sedang memasang dasi nya


"Entahlah sepertinya tidak"ucap Kayra lalu mengambil alih memasang kan dasi di leher Reyhan


Sambil memeluk pinggang Kayra erat Reyhan terus menatap wajah cantik Kayra dari bawah ya karna Reyhan lebih tinggi daripada Reyhan walaupun sebenarnya Kayra tinggi nya 168 tapi jika dibandingkan Reyhan yang tinggi nya 180 maka kalah jauh dengannya


"Ck, tidak bisakah kau sedikit menunduk? kau itu tinggi sekali" ucap Kayra yang kesulitan memasang kan dasi Reyhan


"Hahaha, makanya tinggi"tawa Reyhan lalu menundukkan sedikit tubuhnya untuk mempermudah Kayra yang sedang memasang kan dasi


"Hey, asalkan kau tau tinggi ku itu sudah di atas rata-rata dan aku termasuk wanita yang tinggi ya itu salah mu kenapa jadi Titan makanya tinggi kita tak sepantar"ucap Kayra tak terima


"Kau kesal tambah imut. seperti nya mulai sekarang aku akan sering membuat mu kesal"ucap jujur Reyhan


"REYHAN!!


"Apa sayang??"


"Hahaha" tawa Reyhan


"Sudah sana dari pada terus menganggu ku lebih baik kau berangkat ke kantor"ucap Kayra ketus


"Kau marah??


"Sedikit pergilah"usir Kayra


"Sayang aku-


"Rey jangan membuat mood ku rusak"ucap Kayra


"Baiklah aku pergi"ucap Reyhan


"Hey, kau belum sarapan tunggu lah di meja makan aku akan menyajikan makanan mu"ucap Kayra berlari keluar dari kamar


"Sayang jangan lari"teriak Reyhan


"Dalam kondisi Marah-marah saja kau masih perhatian pada ku"ucap Reyhan tersenyum


"Pagi kak"ucap Arsy dan Ailee lalu duduk


"Pagi" jawab Kayra sedang kan Reyhan hanya mengangguk


"Ayo sarapan" ucap Kayra


"Rey kenapa kamu usir Karin??"ucap Rosa


"Jangan berbicara ketika makan!"sentak Reyhan


"O-oke"jawab Rosa terbata


"Rey kamu enggak boleh ngomong kayak gitu sama Mommy" nasehat Kayra sambil mengantar Reyhan ke depan Mansion


"Hahhhhh" hembusan nafas panjang Reyhan dan memalingkan wajahnya


"Rey"panggil Kayra lagi


"Iya ya"ucap Reyhan lembut tapi masih terdengar suara kesalnya


Sambil tersenyum Kayra memberikan tas kerja Reyhan


"Oh ya di mana bestie mu Dik? tanya kayra pada Diki


"Dia sedang menjalankan tugas di luar negeri Nyonya"jawab Diki


"Ohh pantasan akhir-akhir ini aku tidak melihatnya"ucap Kayra


Cup


"Aku pergi ya jaga dirimu baik-baik" ucap Reyhan mengecup kening Kayra


"Iya" jawab Kayra tersenyum


"Bucinnnn terus"umpat Diki dalam hati menatap iri tuannya