Terpaksa Menikahi Big Bos

Terpaksa Menikahi Big Bos
bab 87


"Benarkah?"


"Iya kak" jawab Arsy


"Bolehkah aku berkeliling?"


"Tentu saja pergilah" ucap Kayra...


"Selamat siang Nyonya Kayra" sapa para pegawai


"Siang semuanya" ucap Kayra


"Nyonya saya Syeril manager disini" Ucap Syeril


"Oh Kamu manager disini ya?" ucap Kayra


"Iya Nyonya, Apa perintah anda Nyonya?" ucap Syeril


"Tidak ada aku hanya sekedar ingin melihat butik ini, Nanti asisten ku akan datang kesini untuk mengatur posisi semua yang ada disini" ucap Kayra


"Baik Nyonya" ucap sang manager


.


.


.


"Nyonya apa yang sedang anda cari" Tanya salah satu pelayan karna dari tadi mereka seperti melihat Kayra mencari-cari sesuatu


"Dimana adik saya ya?" Tanya kayra


"Nona ada di ruangan itu Nyonya, Mari saya antar" ucap pelayan dan Kayra hanya menurut


"Arsy apa yang kau lakukan?" tanya kayra duduk di samping Arsy


"Aku sedang menggambar, lihat lah kak" tunjuk Arsy


"Waw ini gaun yang indah" kagum Kayra


"Benarkah?" ucap Arsy berbinar


"Hmm, kalian tolong buat gaun ini sesuai dengan apa yang di gambar kan oleh adik ku"perintah Kayra pada pelayan


"Baik Nyonya" ucap pelayan


"Kak kakak serius mau membuat gaun seperti yang aku gambar itu?" tanya Arsy. "Tentu saja kenapa tidak ini adalah gambar pertama dari adik ipar ku untuk butik ku jadi tidak salah kan jika aku mengabadikan nya" ucap Kayra terkekeh


"Terimakasih kak" ucap Arsy memeluk Kayra


......................


"Rey apa pekerjaan mu sudah selesai?" isi pesan dari Kayra melewati aplikasi chat


Reyhan hanya melirik nya sekilas tanpa ada niat ingin membalas pesan dari istri nya


"Hah, lagi-lagi chat ku cuma di read" ucap Kayra


"Kenapa aku merasa jika kau menghindari ku Rey? sudah 5 hari lamanya kau tidak mengabariku" gumam kayra dengan mata berair


Reyhan terus menatap Kayra di layar handphone nya karna di kamar mereka memiliki cctv yang tidak di ketahui oleh Kayra dan cctv itu langsung tersambung ke handphone Reyhan walaupun ia tidak bertemu dengan Kayra beberapa hari ini tapi ia masih bisa memantau Kayra dari cctv dan para bodyguard yang mengikuti nya.


"Apa dia menangis?" batin Reyhan cemas


Hati Reyhan teriris melihat air mata dari wanita paling di cintai nya jatuh begitu saja mengaliri pipi Indah itu.


"Maaf kan aku sayang aku takut ketika aku menemui mu aku kehilangan kesabaran" batin Reyhan


"Apa kau tidak percaya dengan cinta ku ini"lanjutnya lagi membatin


.


.


.


"Ada apa ini" tegur Kayra tegas melihat ada keributan di hotelnya


"Nona" gemetar sang pegawai


"Apakah anda manager hotel ini?" tanya seorang pria


"Bukan, Saya pemilik hotel ini, sebelumnya ada masalah apa ya Tuan disini?" Tanya kayra sopan


sejenak pria itu terpesona mendengar suara lembut dari Kayra ,"Saya Maikel Smith" ucap pria itu mengulurkan tangan ingin berjabat tangan


"Saya Kayra Fitaloka" balas Kayra menjabat tangan pria itu


"Baiklah bisakah kita membicarakan keributan apa yang sedang terjadi disini?" tanya kayra


"Pertama pelayan anda tidak mau melayani saya di kamar saya dan kedua pelayan anda sudah mengotori jas mahal saya" ucap Maikel


"Maaf sebelumnya Tuan hotel saya di buat untuk orang berlibur atau pun beristirahat bukan untuk melakukan kegiatan yang tak senonoh bahkan anda meminta pegawai saya


untuk melayani anda? Sudah menjadi peraturan THE STARS HOTEL bahwa para pegawai disini hanya melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku Tuan" ucap Kayra tegas