
"kay, bagaimana dengan perusahaan", tanya ayah Yuna pada Kayra
"semuanya normal tuan". ucap Kayra
"aku dengar akhir-akhir ini perusahaan sangat banyak peningkatan". ucap ayah Yuna
"ya tuan. itu berkat kerja keras nona Yuna." ucap kayra
kau pasti berbohong Kay, gumam ayah Kayra menatap Kayra
"selamat beristirahat tuan nyonya". ucap lembut Kayra setelah mengantar mereka ke dalam mansion
"apakah kau mau ke kantor nak". tanya ibu Yuna
"iya mom. ada yang harus aku urus". ucap Yuna
"baiklah kalau begitu nanti malam menginap lah disini". ucap ibu Yuna tak mau di bantah
"tapi mom-... ucap kayra tercekat
"apakah kau tak mau?". tanya ibu Yuna sedih
bukannya aku tak mau mom tapi sekarang aku sudah menikah mana mungkin aku meninggalkan suami ku sendirian, gumam kayra
"kau mengatakan sesuatu nak.''ucap ibu Yuna
"ah, tidak mom baiklah nanti aku akan menginap disini". ucap kayra lalu pergi dari sana dan melanjutkan perjalanan menuju perusahaan
"ayolah Kayra berfikir lah bagaimana caranya agar kau bisa mendapatkan izin dari tuan dingin itu". ucap kayra setelah berada di ruangan nya
"nona- ucap Arion tercekat karna di potong oleh Kayra
"Ar. apakah hari ini tidak ada meeting kah?
"tidak ada nona", jawab Arion
"kalau begitu aku mau keluar dulu". ucap kayra segera menyambar jas nya dan memakainya
"anda mau kemana nona?" tanya Arion
"aku ada urusan kau jaga kantor aku akan segera kembali"
"baiklah"
.......
"tuan nona kayra ingin bertemu dengan anda", ucap resepsionis di telpon pada Reyhan
"izinkan ia masuk". jawab dingin Reyhan padahal hatinya sedang senang karna Kayra datang menemuinya
"baik tuan",
"nona anda boleh masuk", ucap resepsionis setelah mengakhiri telepon
"baiklah. terimakasih", ucap Kayra tersenyum
"masuk",
"tuan". ucap kayra
"hmm. ada apa?" jawab Reyhan tanpa mengalihkan perhatian nya pada laptop nya
"aku-" ucap Kayra tercekat entah mengapa tiba-tiba ia tak sanggup bicara mulutnya seakan terkunci
"bicara yang jelas Kayra. kau membuang-buang waktu berharga ku saja". ucap tegas Reyhan lalu menatap Kayra yang sedang gugup
"bolehkah aku menginap di rumah nona Yuna?". ucap pelan Kayra
"kenapa?". tanya Reyhan
"itu. nyonya dan tuan ZEVANKA pulang jadi aku di suruh untuk menginap disana". ucap takut Kayra
"tidak. aku tidak mengizinkanmu". ucap Reyhan menatap tajam kayra
"ck! berani-beraninya kau meninggalkanku sendirian! awas saja kau" gumam Reyhan dipenuhi api cemburu.
"ayolah tuan sekali ini saja ya", ucap Kayra membujuk Reyhan layaknya anak kecil ia pun mendekat ke arah Reyhan
"kalau aku bilang tidak ya tidak Kayra!" ucap tegas Reyhan
"tapi bagaimana bisa tuan aku sudah terlanjur mengatakan iya pada nyonya besar", ucap Kayra
"Kayra sekarang kau sudah menjadi seorang istri. jadi jika suami mu tidak mengizinkan maka artinya tidak", ucap Reyhan
"tuan ayolah aku janji ini yang terakhir", ucap Kayra memohon dengan mata berair. Reyhan yang melihat nya pun tak tahan
"baiklah. tapi ada syaratnya", ucap Reyhan licik
"apa tuan saya akan menuruti nya", ucap Kayra semangat
"kau boleh pergi, aku akan mengatakan syaratnya padamu besok tapi kau jangan menyesal setelah itu". ucap Reyhan licik
"baiklah. aku setuju. terimakasih karna telah mengizinkan ku", ucap Kayra lalu pergi dengan wajah ceria
*dik.beritahu tuan ZEVANKA bahwa aku akan berkunjung ke mansion nya, ucap Reyhan tersenyum misterius pada Diki
"baik tuan*"
**bersambung
like coment and vote jangan lupa guys**
**and ya Minggu ini mungkin author hanya bisa up nya 1 bab perhari guys karna author banyak sekali pekerjaan jadi mohon pengertiannya ❤️
bye bye arsha lovers
see you❤️**