Suamiku Seleb Hits

Suamiku Seleb Hits
PROMO NOVEL BARUU....



Bismillah.....


Promo novel baru ya...semoga suka...^^


Cantik paripurna dan terlahir dari keluarga kaya raya. Siapa yang tidak kenal Biru, sang gadis impian banyak kaum adam. Tabiatnya yang agak "berandal" membuat keluarganya pusing menghadapinya. Biru sudah menentukan kekasih hatinya dan siapapun tak bisa menentangnya. Karena perangainya yang kurang tertata, Biru banyak menghadapi banyak masalah di hidupnya. Hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk menyewa seorang bodyguard untuk Biru. Awalnya Biru menolak karena dia merasa tidak akan sebebas dulu. Hanya saja akhirnya dia sedikit melunak dan mengajukan syarat, yaitu bodyguardnya tidak boleh tampan karena suatu alasan. Lantas bagaimana pertemuan Biru dengan bodyguard pilihan keluarga? lalu bagaimana kebebasannya setelah mendapatkan bodyguard?


Tak…tak…tak…


Terdengar bunyi langkah kaki yang rapat mendekat ke arah meja makan. Semua sudah berkumpul di ruang makan bersiap sarapan pagi.


Hari ini ada jadwal kuliah pagi, bukan Biru namanya jika tidak terlambat, apalagi jika ada kuliah pagi. Biru menarik kursi makan yang ada di samping, melemparkan tasnya di meja dengan sembarangan. Bundanya melihat sambil menggelengkan kepalanya, sementara Papanya hanya diam seribu bahasa melihat tingkah putrinya yang dari hari ke hari semakin brutal itu di matanya.


“Pelan-pelan, jangan terburu-buru,” ujar Ganis menuangkan air di gelasnya. Terlihat Biru dengan tergesa mengunyah rotinya, terlihat penuh di mulutnya. Dia berusaha menjawab perkataan Bundanya, tapi tidak mampu dan alhasil hanya mengangguk-angguk kecil. Tangannya mengambil segelas susu dan meneguknya.


Meski sudah kesiangan, tapi Biru masih menyempatkan sarapan bersama keluarganya karena dia merasa sangat lapar setelah semalam tidak makan malam. Dia baru sampai di rumah jam 2 dinihari. Ok, memang anak super nih bocah.


“Biru berangkat dulu ya Bun, udah telat banget,” Biru mengambil tasnya, berdiri dan segera mencium pipi Bundanya dan juga Papanya. Ganis menghela nafas panjang melihat tingkah Biru, sedangkan Papanya sama saja, tetap saja diam.


Biru samba di garasi, membuka pintu mobil warna merahnya, begitu pintu terbuka Biru melemparkan tasnya sembarangan.


“Saya antar Non,?” tawar salah satu sopir keluarganya, laki-laki setengah baya itu hanya ditatap oleh Biru.


“Nggak usah, Pak Bud di rumah saja duduk manis ya…aku bisa nyetir sendiri,” jawabnya lalu tersenyum nakal, sejatinya Pak Budi adalah sopir yang disiapkan khusus oleh keluarganya untuk Biru. Hanya saja, setelah beberapa kali disopiri Pak Budi kemana-mana, Biru merasa tidak bebas dan tidak bisa sesuka hatinya. Alhasil Pak Budi berasa nganggur.


“Bye Pak Bud….selamat bersantai….,” Biru menyalakan mobilnya dan bergerak meninggalkan garasi sambil melambaikan tangan pada sopirnya itu. Tidak lupa tangannya mencari kacamata hitam yang dia simpan di dashboard, sebuah kacamata dengan merk ternama itu sudah nangkring di hidungnya.


Suara dentuman musik yang keras menemaninya sepanjang perjalanan menuju kampus elit di kota ini. Sungguh gadis metropolitan sekali.


Rambut panjang dibiarkan menjuntai dengan warna pirang, mata bening, hidung mancung, dan juga bibirnya yang sexy. Sesekali Biru mengeluarkan suaranya menirukan nyanyian yang sedang dia dengarkan meskipun suaranya sumbang. Sesekali juga dia mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti alunan lagu. Biru melirik jam tangannya, sudah hampir 15 menit dia terlambat.


....................................................................................................................................................................................


Ingin mengikuti kelanjutannya? klik profil author dan Novel ini bisa kalian baca.... "Bodyguard Cool Rasa Pacar"