
Keesokan harinya setelah Kami kembali dari perjalanan Kami, Aku dan Mami gantian untuk mandi agar bisa kesana bersama yaitu ke Hotel yang sudah di booking itu.
Seperti biasa, Aku mengenakan pakaian yang biasa saja yaitu kaos dengan celana pendek dipadu dengan blazer begitu juga Mami.
Kami berjalan bersama ke arah Hotel itu dan langsung masuk ke dalam setelah sampai di depan.
Mami langsung menanyakan Pria yang akan bersamaku sebelum Dia juga menanyakan Prianya Dia.
Aku tidak mau memberi tahu bahwa Kami sudah sampai duluan sebelum Mereka mengatakannya. Aku harus melihat Mereka dulu dari kejauhan baru menghampirinya.
Tidak lama kemudian, Aku melihat Seorang bertubuh besar dan gagah seperti reza rahardian dan ternyata Dia langsung menelpon Mami dna benar dugaanku Dia Orangnya. Setelah beberapa menit kemudian, Setelah Pria Mami menghampiri Kami yang duduk di ruang tunggu yang ada dihotel itu.
Dia menghampiri Kami dan melihat tubuhnya seperti Laki Laki tulen dan tidak kelihatan sama sekali bahwa Dia Seorang penyuka sesama jenis.
" Astaga ..... " Aku sama Mami saling lirik lirikan setelah melihat Dia yang sudah hampir mendekat berjalan ke arah Kami.
Benar. Ternyata Kami tidak salah. Dugaan Kami benar.
" Astaga .... Aku tidak menyangka ini Pria Seorang Homo. Aku masih syok dan tidak percaya dengan Orang yang senyum dan menyapa Kami ini ternyata Seorang pemain FTV dan pesinetron di Kota Kami. "
Aku menyapa dengan nyengar nyengir dengan perasaan campur aduk saat melihatnya karena yang Aku tau Dia sudah menikah dan sudah punya Anak. Dia langsung menggenggam tangan Mami tanpa basa basi sehingga Aku pun merasa iya udahlah toh ini juga kemauan Dia.
Aku langsung berdiri dan senyum serta mengatakan dan mempersilahkan Mereka untuk pergi. Aku meminta HP Mami yang biasa di pake di akunnya Dia karena Aku harus menemui Priaku itu.
" Bye Bye Cin .... Semoga Harimu menyenangkan.... '' kata Mami sembari Mereka berjalan ke arah lift begitu juga Dia senyum menundukkan kepalanya.
Aku pun senyum dengan masih tidak percaya dengan apa yang Aku lihat barusan.
Aku hanya gekeng geleng karena tidak percaya dan HP Mami berdering dan ternyata Pria itu menelpon.
" Haloo... Aku sudah di Hotel nih, Kamu dimana ??? " katanya.
Aku mendengar suara itu serta melihat kearah Pria yang berdiri di depan Lift.
" Look at Me. " kataku sambil melambaikan tanganku dan Dia melihat ke arahku.
Aku benar benar tidak menduga bahwa ini Pria Bule tampan. Dia senyum serta melambaikan tangannya juga serta berjalan kearahku.
Kita saling menyapa satu sama lain hingga Dia mengajak untuk naik keatas karena kamar yang Dia booking berada dilantai atas.
Dia memegang tanganku dengan lembut serta mengelusnya saat berada di dalam lift serta berbisik " Kamu wangi sekali ... " bisiknya karena bukan hanya Kami berdua saja yang berada di lift itu.
Aku senyum mendengar bisikannya itu dan mengedipkan mataku melihatnya hingga Dia senyum menggelengkan kepalanya.
Tidak berlama lama, Dia langsung membuka pintu kamar lalu ditutup langsung.
Dia langsung memelukku dari belakang setelah pintu dikunci sehingga Aku mulai merasakan dadanya menempel di punggungku. Dia mengecup.rambut serta leherku sehingga Aku berbalik badan dan melingkarkan tanganku di lehernya. Tapi Aku sedikit merasa jinjit karena Dia lumayan tinggi.
Melihat itu Dia langsung menggendongku sembari menciumiku dengan lembut.
" Kamu wangi. Cantik. Mulus ... " bisiknya hingga Aku membalas ciuman ciuman manja yang Dia lakukan. Kami mulai bercumbu berdua malam itu. Perlahan ciuman Dia mulai cepat hingga kemana mana. Dia membawaku dan menurunkanku dengan lembut diatas ranjang dan menidurkanku.
Detak jantungku sudah mulai cepat dan tak berirama. Aku langsung menarik bajunya untuk mendekat ke arahku hingga Dia senyum. Aku melihat senyuman manis terpancar dari wajahnya di tambah lesung pipi yang semakin indah.
Aku mengelus dadanya denga manja sembari membantunya untuk melepaskan kaosnya itu. Dia mengelus pahaku dengan lembut sehingga Aku makin merinding