Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 65


Diperjalanan Aku langsung menelpon Mami dan menanyakan Dia dirumah apa gak, Ternyata Dia sedang diperjalanan mau pulang ke Apartemennya.


Aku langsung menuju kesana dan membeli beberapa makanan dan minuman untuk menemani nongkrong Kami malam ini.


Aku mengetuk pintu kamarnya berkali - kali tapi tidak ada jawaban. Aku emncoba menelponnya tapi tetap saja sama.


Hampir 10 menit Aku berdiri di depan pintunya dan akhirnya terdengar suara pintu terbuka dari dalam.


" Aishhh ... " cetusku sambil hendak melempar makanan yang Aku pegang.


" Maaf Cin .... Aku lagi mandi makanya tidak mendengar hehehe ..... Ayooo ayooo masukk... " jawabnya senyum lalu memegang tanganku masuk dan sembari memijit mijitnya agar Aku tidak marah.


Aku langsung menatapnya dengan tatapan masih kesal dan hendakau bicara tapi Dia langsung menunjukkanku sebuah foto dari HPnya, tetapi HPnya dijauhkan dari tatapanku sehingga Aku tidak melihat dengan jelas.


" Apa itu ??? " tatapku melihatnya.


" Ada deh .... Pasti Kamu akan senang sekali... " jawab Mami dengan sedikit mengatur gaya bicaranya.


" iiisss .... Aku mau makan nih .... mana piringmu???? " cetusku sambil mengerutkan bibirku.


" Baiklah Nona.... Ini Dia... " jawabnya sambil meletakkan piring di meja sambil senyum melihatku.


" Aisshhh gak usah senyum senyum deh ... Aku gak bakalan tertarik sama fotomu tadi. Aku lapar nih .... " jawabku sambil makan sate yang Aku bawa.


Dia juga langsung ikut makan dan menikmatinya.


" Arrghh .... " segar sekali minumannya membuat tenggorokanku makin enak katanya sambil senyum melihatku.


" Cin ....Priamu itu, Kamu udah tau kan kalau Dia sudah balik ??? Atau jangan jangan Kamu tidak baca chat dari Dia ???? wah ... wah ... Kamu benar benar iya .... " cetusnya karena Aku tidak terlalu penasaran akan hal itu.


" Astaga .... Kamu memang sangat angkuh dan tidak mau tahu iya ... Kamu hanya ingin kepuasan dari Dirinya saja. Habis itu, iya idah gal ada apa apa lagi. " cetus Mami kesal.


" Aissshhh Kamu sungguh tidak punya hati. "


" Lah selama ini kemana ajah Mi ??? baru kenal sama Aku ???? "


" Iya bukan begitu cin .... setidaknya iya balas lah niat baiknya Dia. "


" Apa itu niat baiknya ??? " tanyaku menatapnya dan menghentikan makanku.


" Iya Dia pamit baik - baik kan untuk pulang. Dia sangat mencintaimu Cin .... "


" Aku bosan tahu mendengar itu. Kan Mami udah tahu, bahwa Aku tidak akan pernah menjalin hubungan apalagi dengan laki laki yang kenal dari dunia itu. " kataku sambil membuka kulkas Mami dan mengambil batu es nya untuk Aku campur dengan minuman.


" Tapi Kamu udah kasih jawaban kan ??? soalnya kasihan juga Dianya kayak berharap bangat sama Kamu. "


" Udah... Dia nya saja yang tidak mau terima, Iya kalau Dia mau begituan kan tinggal datang kesini toh .... Kita bisa langsung enak enak ... wkwkkw ... "


" Mungkin Dia tidak mengharapkan itu saja dari Kamu Cin .... Mungkin Dia itu tulus .... "


" Setulus apapun itu, Kan Mami udah tau Aku. Logikanya iya Mi, Tidak mungkin bangat Seorang yang Kita kenal tiba - tiba mengatakan hal seperti itu bahkan Dia dengan berani mengatakan tulus mencintai padahal hanya kenal di dunia begitu. Kenapa Dia tidak mencari diluar sana ??? yang begitu banyak berhati tulus ???? Dan satu lagi Mi, kalau sudah terjun di dunia seperti itu, Apakah Dia tergolong baik dan tulus ???? Mami bisa menilai dari diriku sendiri dan Anak Anak Mami yang lain deh untuk bisa Mami ambil contohnya. "


" Iya sih Cin .... Soalnya Dia kemarin itu sebelum pulang nelpon Mami dan cerita tentang Kamu. "


" Allaaaaaaa itu mah udah basi Mi .... Udah lagu lama!!! Yang ketemu diluar secara baik baik saja belum tentu kelakuannya baik kan ??? contohnya tuh Artis kemarin yang bersamaku dan sok angkuh itu .... hahahah ... Astaga .... Aku ingin tertawa keras dah ah ... "


" Pokoknya apapun itu Aku selelu mendukungmu Cin ..... "


'' Nah harus begitu. " jawabku tertawa.