
Sebuah foto yang berisikan punya Dia dikirim dengan begitu jelas dan dekat. Berkali kali Aku melihat dan menzoom foto itu dengan membayangkan Aku lagi menikmatinya.
Dia juga meminta foto milikku karena kangen tapi Aku tidak mengirimkannya.
" Aku tidak mau mengirimnya agar Kamu makin rindu dan cepat - cepat datang kesini. Nanti kalau Aku kirim malah Kamu tidak rindu lagi. Jadi tunggu hari Kita bertemu lagi maka Kamu akan memilikinya. " jawabku.
" Aku benar benar makin ingin kesana darling .... tapi apa dayaku pekerjaanku disini masih banyak. Aku ingin meraba dan menji**tnya lagi dengan lembut. Sungguh indah dan wangi sayang .... "
Aku pun tertawa geli membacanya serta mulai bergairah.
" Arrrhhhh sialan .... " gumamku senyum.
Dia juga mengirimkan vidio berdurasi 3 detik. Perlahan Aku membukanya dengan penasaran dan ternyata Dia mengirimkan vidio punya Dia sambil dielus elus serta di kocok- kocok.
" Astagaaaaaa Aku mau ..... tolong masukkan .... buruan ..... sudah tidak tahan lagi..... "
" Ayoooo Sayang dorong !!!! Tekan.... nah begitu.... aduhhh aduhhh..... Enak.... haaahhh Enakkkkk .... sayang ...... tolong .... "
Membaca itu sungguh Aku tidak bisa menahannya. Aku langsung ambil guling dan melampiaskannya kesana. Aku menggoyangkan tubuhku disana sambil membayangkan bahwa itu Dia.
" Ayoooo .... tolong jangan keluar ..... nah iya begitu ... Ahhhhh Enak ..... jangan keluar cepat cepat .... Aduh enak sekali Sayang serasa ada yang mengemut **** di dalam. Tolong masukkan lebih keras lagi. Aku pengen .... "
Membacanya saja sudah membuatku sangat bergairah, dan ingin melakukannya lagi.
Aku memang pemilih untuk beberapa Orang yang mau berhubungan denganku.
Belakangan ini juga Mami mengirimiku beberapa Foto Pelanggan yang ingin bercumbu denganku. Tapi gak tau kenapa Aku merasa belum tertarik dengan Mereka.
Tarif yang dipasang di blog itu masih sama dengan yang pertama tapi tetap ajah masih ada yang mau karena sengaja belum di ganti sama Mami.
Saat Aku menolak tawaran itu Aku menyuruh Mami untuk menawarkannya dengan Anak Anak Mami yang lain.
Sebagian dari Mereka mau dan sebagian tidak mau walaupun tarif yang lain dan Aku berbeda sangat jauh.
" Mungkin Mereka penasaran juga kali dengan tarif segitu. Seberapa enak dan menggairahkan Dia sehingga bisa memasang tarif segitu dengan pedenya. Dan mungkin juga Mereka sudah terbiasa dengan tarif normal sehingga mau lebih dengan tarif yang agak besar. Iya, bisa jadi. Karena semua foto Anak Anak Mami terpampang nyata disana. Mungkin ada berpikir seperti itu. "
Aku juga jadi penasaran sama Wanita Wanita malam itu, kenapa Mereka tidak percaya diri untuk memasang tarifnya dengan sedikit tinggi. Apa servisan Mereka begitu begitu saja ???? sampai di hotel, tidur dan melakukan itu ???? Apa tidak ada pemanasana atau embel embel apa supaya si Pria itu makin panas dan bergairah ????
Iya. Semua punya karakter dan kemauan masing - masing apalagi soal berhubungan ini. Ada juga yang hanya melakukan biasa saja tanpa ada hasrat karena memang sudah menjadi pekerjaannya jadi itu sudah hal biasa untuknya.
Tapi bagiku, itu hal yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Bertemu dan bermain beberapa Orang akan memiliki kepuasan tersendiri buat Aku. Karena servisan dan goyangan Orang berbeda sehingga Aku bisa tahu mana yang paling bisa buat Aku merasa puas dan mana yang hanya sekedar melakukan saja.
Bukan hanya sekedar pekerjaan yang dibayar tapi bagaimana Aku bisa memuaskan untuk diriku dan dirinya.
Karena sebenarnya Aku menginginkan itu bukan karena uang tapi kepuasan hasrat saja.
##########
Malam minggu Aku ingin nongkrong sama Mami sembari katanya ada satu Orang Pria yang ingin kenalan dan berhubungan samaku dengan tarif sedikit nego.
" Its oke Mi. Aku juga sudah pengen nih .... Udah lumayan lama juga dan kayaknya itu yang buat Aku bisa segar kembali deh, hahaha .... Orangnya juga lumayan dan semoga seperti yang di foto tampang dan kekar badannya iya. Oh iya ???? bagaimana ??? Mami sudah dapat Brondongmu gak ???? Bisa Kita malam minggu bisa bersama di hotel yang sama seperti kemarin. " kataku sambil menikmati musik dj malam itu.
" Nanti Mami kenalin.... sudah ada tapi tidak se macho punya Kamu kemarin.... ini sih oke juga. "
" Tidak apa - apa yang penting hasrat Kita tersalurkan. Daripada tidak ???? kan gak enak! " bisikku di telinganya.
" Itu Dia. " katanya sembari melihat berondong gay nya Dia.
" Wah ... Aku langsung senyum. dan say hello sama Dia. "
Diapun membalas senyumanku dengan macho layaknya Seorang Laki Laki tulen tapi sayangnya Dia itu Homo.
Kami menunggu si Pria itu dan Mami sama Dia sudah mulai meresahkan di depan mataku hingga Aku sedikit merinding melihatnya karena sesama laki laki.
Antara pengen ketawa dan geli itu yang Aku rasakan saat melihat Mereka berdua mulai saling pegangan tangan. Dia memegang dan mengelus tangan lentiknya Mami yang pake nails di kukunya.
Aku menelan ludahku melihat Mereka berciuman lantang di depan mataku dan untung saja si Pria itu langsung datang dan menyapa Mami.
Dia langsung menyapaku dan benar benar tipe ku itu memang mantap dan tidak salh pilih. Tubuhnya yang kekar dan berisi membuatku ingin cepat cepat membelainya.
Dengan gentlemennya Dia langsung memegang tanganku dan menggenggamnya. Wah brewoknya Dia ingin Aku gelitikin manja.
" Mau sekarang ajah ???? Mau hotel yang didekat sini ajah iya biar tidak terlalu jauh. Aku sudah tidak tahan .... hihihi... " kata Mami sambil cengar cengir melihatnya sambil mengedipkan matanya ke arahku.
Sebelumnya Mami sudah memberitahu apa saja persyaratan yang harus dilakukan oleh si Pelanggan karena itu yang paling utama sebelum meng iyakan tarifnya karena itu diluar tarif.
" Kita langsung out ajah dari sini Mi... biar langsung booking hotel dan cek in " katanya sedikit kencang di telinga Mami karena suara music dj yang sangat kencang.
" Iya iya ... Ayokkkk " jawab Mami sambil berdiri.
Pria itu terus menggenggam tanganku dengan lembut dan menatapku serta mengajakku keluar memegang pundakku.