Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 183


Dia memegang daguku dan sedikit mengecup serta ******* bibirku dengan lembut.


Aku membiarkannya tapi tidak memberi respon apapun. Aku membiarkannya melakukan itu semau Dia.


Aku tidak ada tenaga untuk melakukannya hari ini karena Aku pengen bangat tidur.


Dia melepaskan pelukan serta ciumannya dan melihatku karena tidak ada reaksi yang Aku lakukan.


" Kenapa Yang ???? Kamu marah ??? " tatapnya memegang pipiku.


" Maaf iya, Aku ngantuk Yang .... Aku gak lagi bersemangat untuk melakukan itu. Boleh nanti kan ??? " tatapku sedikit sayu.


" Hhmm.... Gimana iya ???? " godanya melirikku sambil memainkan mata dan alisnya.


" Ayolah .... Please, Aku tidur bentaaarr ajah. Iya iya .... " kataku memegang tangannya.


Aku benar benar capek dan lelah. Sebentar saja tidur untuk memulihkan tenagaku. Kepalaku juga sedikit terasa panas, Mungkin karena masih menyesuaikan diri sama cuaca disini.


Aku melepaskan tanganku yang dipegangnya untuk berjalan ke arah sofa dan mau berjalan keluar dari kamar mandi itu.


" Ganti baju dulu iya. Aku bercanda doang kok. Muach .... " jawab RR senyum sambil menciumku dengan lembut dan memeluk serta merangkulku.


Aku juga memeluknya dengan erat sambil memejamkan mataku. Rasanya begitu tenang dan damai saat Aku bersamanya.


" Muaaachh ... Ganti baju dulu iya .... " kata RR sambil memberikan baju yang dipegangnya samaku dan keluar.


Tidak berlama lama, Aku langsung memakai baju kemeja putihnya yang seperti dress mini buatku.


Aku menggantungkan bajuku disana dan keluar langsung. RR sudah merapikan tampat tidurnya dan langsung memanggilku kesana.


" Wah cantik .... Itu bajunya cocok sekali sama Kamu. Sini. " panggilnya senyum melihatku.


" Gak. Sini, Atau Aku mau gendong Kamu atau mau melakukannya sekarang ???? " ancamnya dengan menaikkan alisnya dengan senyum nakalnya.


Tanpa berlama lama, Aku langsung berjalan kearah kasur itu dan naik serta langsung tiduran disana sambil menatap Dia kesal karena sok mengancam.


RR langsung menyelimutiku dan mengelus keningku dan menciumku. Dia mengelus elus rambutku dan tiduran disampingku sambil memelukku


" Kamu keluar ajah Yang .... Nanti yang lain mikirnya yang tidak tidak lagi." kataku memejamkan mataku tanpa melihatnya.


" Kenapa sih Kamu mikirin Orang Lain ???? Kamu gak mikirin Aku ???? Hmm ??? " tanyanya masih memelukku.


Aku tidak menjawabnya karena mungkin nanti bakalan panjang kalau dijawab. Aku membiarkannya memelukku juga karena kalau Aku melepas tangannya atau Aku bergeser sedikit untuk menjauh darinya, Nanti bakalan Dia mengganggu tidurku.


Biarkan saja begitu. Aku sudah benar benar ngantuk dan ingin tidur. Terserah Dia saja mau memelukku atau mau ngapain yang penting Aku bisa tidur.


Entah kapan dan berapa lama Dia disampingku, Aku tidak tau karena saat Aku bangun Dia sudah tidak ada disana.


Aku melihat jam sudah menunjukkan pukul 6 sore. Wah Aku tidur kurang lebih hampir 3 jam. Aku sedikit pusing karena kebanyakan tidur atau memang lagi sakit kepala dan merasa pusing.


Aku mengambil ponselku yang ada disampingku dan berjalan keluar dari dalam kamar RR. Saat berjalan ke ruang tamu, Aku melihat lihat foto foto yang ada dirumah itu.


Bagus dan indah ditambah ditata dengan bunga bunga hidup yang menghiasi vas bunga disetiap meja dan beberapa sudut ruangan.


Pekerja dirumah itu datang menghampiriku saat Aku melihat beberapa foto yang terpajang disana.


" Halo Non, Sudah bangun ??? Orang Tuan ada di ruang tengah dekat Taman. Mari Saya antarkan kesana Non .... '' katanya smabil sedikit menunduk dan sangat sopan.


" Halo Bu. Oh lagi disana iya .... Boleh boleh. " jawabku melihatnya senyum.


Aku langsung mengikutinya berjalan yang lumayan jauh keruang tengah seperti yang dikatakan Pekerja itu.