Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 259


Sudah kurang lebih 1 bulan RR masih berada di Indonesia. Dia tidur di hotelnya karena selama beberapal seminggu Dia harus mengecek kerjaannya yang dikuar kota. Jadi Dia bersama supirnya. Sesekali Dia balik ke hotelnya dan main kerumah kalau Dia tidak menginap di luar kota.


Mami juga sudah kerja bersamku. Mami, Aku tugaskan untuk mengurus villa dan beberapa kontrakan dan apartemen peninggalan Orang Tuaku. Semua properti itu disewain, Jadi Mami sekali sebulan langsung ke tkp untuk mengecek setiap kondisinya terlebih kontrakan dan villa. Kalau untuk Apartemen pasti bersih dan rapi.


Terkadang nomor RR tidak bisa dihubungi karena Dia lagi didaerah pedalaman untuk sebuah proyek sehingga Aku tidak menelponnya sebelum Dia menelponku. Palingan Aku ngirim pesan untuk mengingatkan Dia makan.


Satu minggu ini, Aku mengajak Mami untuk ke Lokasi langsung agar Mami tau dimana saja tempatnya dan supaya nanti Mami bisa jalan sendiri.


Kalau Mami tidak keluar, Dia membantu di butik walau Aku tidak memintanya. Karena Aku bilang Mami fokus ke Properti saja. Kalau Mami tidak ke tkp, Aku tidak melarang Mami untuk keluar kemana pun. Aku memberi Mami kebebasan.


Mau ke diskotik kek, Ke mana kek yang penting ingat pulang ke rumah. Aku juga sangat sangat berterima kasih sama Mami karena tidak menuntut banyak.


Untuk gaji juga Dia gak mau yang penting Dia bisa bebas dan tidak ada terikat dengan peraturanku.


Mami meng iyakan untuk tinggal dirumah dan bekerja untukku karena RR yang membantuku untuk meminta dan memohon mohon sama Mami.


Apartemen Mami juga sudah ada yang sewa untuk satu tahun kedepan dan sudah dibayar dimuka sehingga Mami sangat merasa senang karena Apartemennya itu tidak lama kosong. Beberapa hari setelah Mami pindah ke rumah, Langsung ada beberapa Orang yang nanyain karena Aku langsung membuat iklan beberapa media online.


Ditambah lagi, Lokasi Apartemen Mami itu termasuk disalah satu lokasi yang mudah dijangkau walau tidak terlalu mewah. Salah satunya dekat dengan sebuah kampus swasta dan salah satu pusat perbelanjaan.


Bibi juga sangat senang karena Mami tinggal dirumah sehingga rumah makin rame ditambah Mami yang selalu bercanda membuat seisi rumah terhibur.


" Mi, Kamu ada kabar gak dari RR ??? " tanyaku sama Mami saat Kami menuju tempat makan lesehan langganan Kami.


" Udah gak pernah Cin .... Terakhir minggu kemarin tuh .... Mungkin susah sinyal kali disana, Makanya belum telepon atau apa sibuk ... " kata Mami.


" Iya sih. " jawabku.


Selama RR belum keluar kota, Dia selalu antar jemput Aku ke kantor dan pulang kantor hingga pernah Steve ketemu dengan RR saat Dia menjemputmu di lobby. Aku tidak tau, tapi yang Aku lihat Pak Steve sepertinya tidak menyukai RR.


Walaupun begitu, Aku bekerja sepenuh hati di Perusahaan ini sebelum akhir tahun Aku memutuskan untuk resign dan lebih fokus ke butik. Dan Aku juga berencana untuk membuka cabang butik lagi tapi hanya untuk offline saja di salah satu Mall.


" Sayang .... mungkin Aku satu minggu ini masih disini karena masih belum kelar proyeknya. Nanti Aku hubungin Kamu iya Sayang jika ada sinyal yang bagus. Jaga kesehatan Kamu dan I Love You .... " pesan dari RR.


Aku juga melihat update an statusnya yang lagi memvidiokan sebuah proyek pelancar satelit atau jaringan dengan caption " Cepatlah kelar .... Sehingga semua Orang bisa menikmati satelit ini dengan baik dan bisa saling melepas rindu dengan Orang Orang yang dirindukan. "


Melihat itu, Aku langsung senyum dan membalasnya " Seperti Aku yang merindukanmu ..... "