
" Mau ronde kedua ??? " godaku sambil main mata membuat Dia tersenyum dan hanya menatapku.
" Senyuman indah Kamu ini hanya buatku kan ??? " katanya pelan.
Aku hanya senyum memandangnya tanpa menjawabnya.
" Sayang, Boleh Aku bertanya suatu hal ??? "
" Hmm ... " anggukku menatapnya sambil mengelus pipinya.
" Tolong jangan marah ya. Kamu butuh apa agar Kamu mau menjalin hubungan denganku ??? Aku tidak mau kehilangan Kamu Yang .... Hari ini, Aku benar benar marah dan sakit hati sekali!! Aku mau melakukan apapun. Apapun itu. Asalkan Kamu jangan meninggalkanku. " tanyanya memegang tanganku dan menaruh didadanya hingga Aku dengan jelas mendegar setiap detakan jantungnya. Airmatanya menetes lagi dan lagi.
Aku berusaha tersenyum dan gemetar. Mataku berkaca kaca mendengar perkataaannya dan berusaha menarik tanganku dari dadanya.
Aku meneteskan airmataku dan menatapnya yang masih manaruh harapan samaku.
'' Apapun itu ??? " kataku dengan terbata bata.
" Apapun itu. " jawabnya langsung.
" Aku bukan Wanita baik baik. Kamu tau itu kan ???? Dan Aku tidak mau menjalin hubungan dengan siapapun itu. Apakah Kamu belum puas sama hubungan Kita yang begini ??? Carilah Wanita yang baik, Dan kalau Kamu mau ketemu sama Aku, Hayo Kita bisa melakukan itu walaupun Aku tau bahwa Kamu sudah memiliki Pasangan. I dont care about it. Trust Me ... " jawabku senyum.
" NO!. " katanya sedikit keras hingga Aku memejamkan mataku.
" Jangan katakan seperti itu. Aku tidak mau yang lain. Tidak mau siapapun dan secantik dan sekaya apapun itu. Aku tidak mau. " jawabnya memegang erat tanganku.
" No No .... Kamu tidak pernah menjadi beban buat Aku. Tidak pernah. " jawabnya sambil menggelengkan kepalanya.
" Kamu pasti tau apa yang akan Aku lakukan malam ini kan ??? Itu yang membuat Kamu marah dan kesal kan ??? Mungkin Aku harus melakukan itu agar Kamu benar benar marah dan bisa melupakanku. " tanyaku menatap matanya yang masih memerah dan berkaca kaca.
" Jangan .... Jangan lakukan itu. " jawabnya mengelengkan kepalanya dengan cepat dan airmatanya kembali menetes. Aku sedikit tersenyum sembari menahan air mataku juga melihat reaksinya yang begitu.
" Aku bisa melakukannya kapan saja dan tanpa sepengetahuan Kamu, Jadi Kamu tidak akan tau itu. Dan Kamu tau ??? Oke. Aku jujur, Memang Kamu Lelaki pertama yang tidur bersamaku dan mengambil keperawananku, Tapi setelah itu sudah beberapa Laki Laki yang tidur bersamaku karena Aku sama sekali tidak memikirkannya. " kataku dengan mata berkaca kaca hingga akhirnya airmataku keluar. Aku mencoba tetap tenang.
" Aku tidak peduli mau berapa kali Kamu sama Laki Laki lain Yang .... Sekarang tujuanku hanya Kamu. Aku tidak memikirkan masa lalu Kamu. " jawabnya dengan menggenggam kedua tanganku.
" Aku tidak bisa. Aku takut suatu saat nanti Kamu kecewa samaku. Aku susah membuka hati sama Pria manapun itu. Aku tidak mau. Aku tidak mau .... " kataku meneteskan airmataku mengingat masa lalu Mama sama Papa. Aku gemetaran tiba tiba saat mengingat Mereka bertengkar hebat bahkan saat Papa membantung pintu kamar Mereka.
Aku takut itu terjadi. Dulu Mereka begitu sangat mencintai dan menyayangi satu sama lain. Begitu harmonis hingga semua sangat iri melihat keromantisan dan keharmonisan Mereka. Tapi itu sesaat. Hamya sesaat. Semua seketika berubah 180 derajat.
Aku trauma. Snagat trauma. Aku menangis histeris mengingat itu semua. Bahkan Aku tidak bisa menceritakan sama siapapun itu termasuk RR. Aku malu dan sangat takut jika suatu saat Aku memulai hidup baru, Hal itu akan terjadi sama Aku.
Aku tidak pernah bisa menerima itu. Aku trauma. sungguh sangat trauma.
RR yang melihatku menangis histeris dan tanganku gemetaran membuat Dia memelukku erat dan mengelus elus pundakku agar Aku tenang.
RR berpikir bahwa mungkin dulu Aku mengalami hal yang kurang baik tentang Laki Laki makanya Aku tidak pernah menerima Dia.
" Aku akan selalu berada disampingmu Sayang ... jangan pernah takut untuk melangkah kedepan karena masa lalu yang mungkin menyakiti hatimu. Percayalah Aku akan selalu menjagamu semampuku dan menunggumu hingga Kamu membuka hati untukku. Semoga Kamu melihat ketulusanku dan memberi kecerahan dihari harimu. Aku mencintaimu. " gumam RR.