Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 132


Keesokan Harinya ******


Aku buru buru turun ke bawah untuk Makan Pagi karena harus mengejar jam meeting di Kantor karena jadwalnya tiba tiba berubah dan lebih cepat dari waktu yang ditentukan saat pertama kali dan Aku baru dikabari pagi ini.


" Pagi ... " sapaku sambil langsung duduk dimeja makan sembari menyendok nasi yang sudah tersedia.


" Pagi Bu. " jawab para Staffku.


" Nanti Tolong rapihin semua barang yang ada dibatik iya Ju .... Besok Kita stok an. Soalnya barang mau masuk lagi. Oh iya itu komplenan yang di Online kenapa belum di proses iya ??? " tanyaku.


" Baik Bu. Kalo untuk komplenan itu, info dari Customernya barangnya belum di pick up pihak ekspedisi Bu. "


" Oh. Coba nanti di follow up lagi Customernya, Jangan sampai berhari hari masih diproses yang sama. Saya gak mau. " kataku sambil menikmati makan pagi itu.


" Baik Bu. "


" Hari ini siapa yang Off ??? "


" Ratna Bu. "


" Oh ... Dia masih tidur ??? Nanti Kalian sebelum berangkat, Info ke Dia bantuin Bibi rapihin belanja soalnya nanti Aku mau belanja bulanan dan akan dikirim ke rumah sama kurir swalayannya. "


" Iya Bu. "


Setelah selesai makan, Aku langsung pergi dan pamit sama Bibi.


Beberapa menit sebelum berangkat, Aku panisi dulu mobilku baru langsung berangkat.


Meeting hari ini lumayan lama karena meeting bersama direktur perusahaan ditambah akan ada presentasi dari tim divisi Saya. Pasti memakan waktu yang cukup lama, Belum juga dari divisi divisi lain.


Saat giliran divisi Saya tiba, Saya langsung maju untuk mempresentaikan hasil kerja Kami dan hasil desain yang akan segera diproduksi. Aku menjelaskan panjang lebar tentang PPT yang tampil di depan.


Beberapa masukan dati Direktur diberikan untuk team Kami dan selebihnya Dia menyukai hasil kerja Kami. Setelah hampir satu jam Saya menjelaskan, Akhirnya selesai juga dan sudah tiba saatnya untuk makan siang. Meeting break dulu.


Aku langsung turun sama yang lain dan langsung menuju kantin Perusahaan. Aku sudah lapar bangat karena tadi pagi makannya sedikit karena terburu buru dan ternyata meetingnya masih lumayan lama mulai dari jam yang ditentukan Sekretarisnya.


Sembari makan, Aku membuka HPku dan melihat isi pesan dari RR.


" Halo Sayang ... Kamu udah makan belum ??? Mau Aku kirimin makanan gak ???? " isi pesannya sebelum jam makan siang.


" Aku lagi makan Sayang .... Hehehe ... Kamu udah makan belum ??? "


" Udah Sayang. Gimana meeting Kamu hari ini lancar gak ???? "


" Syukurlah lancar Yang .... Kamu dihotel iya ???? " tanyaku.


" Iya Sayang. Nanti Aku jemput Kamu iya. Kita makan malam bareng. "


" Hhmm ... Tapi Aku belum tau, ini meeting kelar jam berapa soalnya baru beberapa devisi yang baru kelar. "


" Iya gak apa apa. Nanti Kamu info ajah biar Aku jemput iya. I Love You Sayang ... Semangat kerjanya.... "


Aku hanya senyum membaca pesan itu hingga Manager Finance mencolek lenganku karena melihatku senyum senyum melihat HPku.


" Cie .... Cie ... Lagi baca pesan dari Ayang iya Bu ??? " godanya.


" Hahaha .... Bukan Bu. Ini Aku baca pesan lucu dari Teman. " jawabku senyum.


" Jamgan lama lama lagi Bu Ran ... " godanya lagi.


" Astaga ... Hahaha .... Belum ada nih Bu, Tolong kenalin dong siapa tau ada kenalan. Wkwkwk "


" Seorang Ibu Ranti gak ada pacar ???? Hello ???? Aku mag gak percaya. Kalian percaya gak ???? " katanya sambil menunjuk nunjuk yang lain.


" Gak. "


" Ogah percaya Aku. "


" Mau Aku kenalin sama Temanku gak?? Dia Manager di Perusahaan Sepeda Motor. Hhm ??? " lirik Ibu Sari SVP Product.


" Gak gak .... " jawabku melambaikan tanganku dengan cepat.


" Nah tuh tandanya Dia udah punya Weh .... Gercep kan Dia bikang Gak. "


" Astaga .... Aku masih belum terlalu kepikiran soal jodoh Bu Ibu yang terhormat ....Aku mau fokus karir dulu... fokus karir .... Astaga udah kayak wanita karir ajah iya... wkwkwk ..... " kataku sambil ngelawak.


" Punya Teman macam begini rasanya serasa nonton stand up comedy iya .... "


" Eh btw jaalan jalan yuk .... Outing gitu... "


" Kemana ??? "


" Kemana ??? "


" Yang dekat dekat ajah dulu ... Yang penting jadi. " jawab Ibu Sari.


" Boleh tuh. "


" Gaskeunnnnn .... "


" Jangan lupa remnya jangan sampe bablasss .... "


" Wkwkwkwk .... dasar .... "


" Oh iya, Setelah bonus keluar ajah baru cus .... " kata Ibu Dita.


" Emang udah pasti keluar ??? " tanya Ibu Sari.


" Harusnya. Biasanya kalau udah meeting besar gini, pertanda keluar tuh .... Apalagi penjualan tahun ini kayaknya melebihi target deh ... Tapi jangan ngomong sama yang lain dulu takutnya kan lari dari prediksi, Cukup Kita Kita ajah dulu." jawabnya Manager Finance Ibu Linda.


" Amin Amin .... Semoga iya. Lumayan itu. "


" Soalnya ekspor barang hasil desain Team Ibu Rantieledak tuh disana. Makanya Laporan Keuangan tahun ini lebih bagus dari tahun kemarin. "


" Iya Aku juga sangat Apresiasi timku yang sepenuh hati bekerja. Kerja sama antar Mereka sangat Aku Apresiasi. " jawabku.


" Iya banyak Anak Anak tim desain ngomong juga setelah Ibu jadi Managernya, Mereka jadi bebas memberi pendapat dan masukan karena Ibu menerimanya dan memberi kesempatan untuk Mereka membuktikannya. "


" Iya Mereka Mereka sangat pintar tau. 'Eh naik yuk, Udah jam setengah 2 nih .... Tapi Aku mau beli kopi dulu. '' jawabku.


" Hayo Aku juga mau. "


" Nanti biar ada penggangjal mata iya wkwk ..."