
" Kamu membuatku terpesona. Aku terpergok olehmu. " pesan Pak Steve.
Aku hanya membacanya tanpa membalas pesannya itu. Ternyata Dia senyum melewati ruanganku dan ternyata mengirim pesan itu. Aku hanya sneyum dan mengabaikannya karena Aku tidak ada perasaan apa apa selain Atasan.
" Mami, Gimana ???? Udah pindah kamar belum ??? " tanyaku menelponnya sambil menyalakan Komputerku.
" Ini lagi Aku urus Cin .... Kamarnya udah dapat dan udah ada. Tinggal pindah ajah. Oh iya tadi bagian kasirnya bilang harus bayar dulu atau minimal deposit dulu. " kata Mami.
" Iya udah langsung bayar ajah Mi pake kartu yang tadi. Atau gak langsung deposit ajah untuk satu minggu. Tapi tanyain dulu, Kalau Pasien sudah bisa pulang kurang dari satu minggu, sisa depositnya dibalikin kan ??? Itu Pin nya udah Aku WA ya. " kataku.
" Oke Cin .... "
" Gimana, Adiknya udah gimana ??? "
" Udah bisa diajak ngobrol tadi Cin ... Tapi masih lemas dan pucat bangat. "
" Iya udah jangan diganggu dulu. Biarin istirahat. Mami dimana ini ???? "
" Iya Dia udah tidur lagi. Aku lagi di ruangan kasir, Lagi nunggu Mba ngecek dilantai berapa yang ksong untuk satu ruangan. "
" Oh iya udah kabarin Aku iya Mi. Eh Kalian udah makan belum ???? "
" Udah Cin .... Kamu udah serapan belum ???? "
" Aku mah tadi udah di rumah. Iya udah deh, Nanti kabarin Aku iya. " kataku mengakhiri karena melihat Mba Devi mengetuk ruanganku.
Aku menganggukan kepalaku agar Mba Devi masuk.
" Bu, Ini ada dokumen yang mau di ttd. " katanya sambil memberikan dokumennya.
" Apa itu ??? "
" Itu Bu, Tentang desain yang minggu lalu Kita meetingin. Ini udah ada kerangka desainnya seperti yang Ibu bilang kemarin. Tolong Ibu cek itu udah benar atau belum biar bisa Kita lanjut ke proses desain. Oh iya Bu, Tadi Pak Steve ketemu sama Ibu ??? Soalnya pas Ibu masuk, Dianya lurus tuh ke arah HRD. "
" Iya ketemu. Satu lift malahan. " jawabku menatapnya sambil senyum.
" Tapi kenapa gak jalan bareng Bu ??? kenapa Ibu duluan ??? Wkwkwk Kepo deh Akunya ... Habis ya Dia ngeliatin ke ruangan dan senyum senyum. "
" Wah .... Padahal banyak dan semua Orang yang ada digedung ini mengidolakan Dia. Ternyata ada juga yang tidak mengidolakannya wkwkwk .... "
" Kan penilaian Orang beda beda toh ... Eh, Nanti kalian makan siang dimana ???? Bareng yuk ... Kita makan di samping kantor ini ajah, Apa deh namanya itu Mba .... Enak tau disitu. " ajakku.
" Coba Aku tanyain yang lain iay Bu. Biasanya sih kalau hari jumat gini, pada gak bawa makan .... Iya itu enak yang Pockjajang gitu buakn sih Bu ???? Aku pernah makan sekali disana. "
" Bukan itu Mba, Yang sampingnya lagi. Ayam penyet cabe ijo. Itu enak bangat. "
" Oh iya, Itu mah Legend Bu. Banyak sekali yang pada makan disana. "
" Nah iya. Kita makan disana. "
" Oke oke. Aku ajak yang lain iya Bu. "
" Seph. "
Teng jam 12 pas.
Aku keluar dari ruanganku dan ternyata Mereka semua sudah siap untuk turun.
" Lah udah pada siap siap ajah nih ???? " tanyaku senyum.
" Iya dong Bu. Harus gercep hahahaha .... "
" Iya udinlah ayo ... " kataku sambil keluar dari ruangan itu.
Kami langsung menuju lift dan beruntung masih Kami yang pertama, Jadi tidak nunggu lama.
Kami berjalan kaki keluar kantor karena jaraknya tidak terlalu jauh. Sampai disana, Belum terlalu rame dan Kami langaung memesannya.
Kebersamaan seperti ini yang selalu Aku tanamkan sama Anak Anak. Tidak ada istilah geng gengan dan lebih menyukai si A atau si B.
Semuanya sama dan harus kompak. Terlebih harus saling bekerja sama dan saling membantu antara sesama Staff. Kami juga sudah merencanakan untuk jalan jalan bersama team, Dan semoga segera terwujud.
Kami menikmati makanan itu dengan sembari bercerita satu sama lain. Karena team Kami saling open satu sama lain. Blak blakan, Tidak ada yang baper baperan.