Valexa Deondria Kembar Ajaib

Valexa Deondria Kembar Ajaib
Bab. 235.


Beberapa bulan kemudian. Di Mansion utama Jonathan di pagi hari. Di kamar Vadeo dan Alexandria, tampak di dalam kamar itu sudah ada dua box bayi yang terbuat dari besi karena Vadeo tidak ingin kejadian retaknya box bayi terulang lagi. Berbeda dengan dengan warna box bayi twins girl. Box bayi untuk Raja dan Asasta berwarna gold, nuansa kamar Vadeo dan Alexandria pun kini diubah menjadi nuansa warna soft gold.


Dari hasil USG memang janin di dalam rahim Alexandria adalah dua bayi laki laki yang sangat sehat. Kondisi Alexandria pun sehat bisa melakukan persalinan secara normal. Meskipun juga akan dilakukan antisipasi jika kondisi darurat akan dilakukan operasi.


“Ma, kita ke rumah sakit sekarang saja ya.. perkiraan kelahiran Raja dan Asasta kan dalam waktu dekat ini.” Ucap Vadeo sambil membantu istrinya turun dari tempat tidur karena Alexandria sudah kesulitan untuk turun dari tempat tidur. Perut Alexandria sudah besar dan sudah tampak turun ke bawah.


“Nanti kalau sudah terasa saja Pa.. “ jawab Alexandria lalu dia dibantu oleh Vadeo berjalan menuju ke kamar mandi.


Sesaat kemudian pintu kaca penghubung terbuka dan muncul Valexa dan Deondria yang berlari ke dalam kamar orang tuanya.


“Mama... Papa....” teriak Valexa dan Deondria secara bersamaan.


Mereka berdua terus melangkah menuju ke kamar mandi. Vadeo yang mendengar teriakan kedua anaknya setelah membaringkan Alexandria ke dalam bath up yang sudah siap dengan air hangat menoleh ke arah pintu kamar mandi.


“Ma aku lihat mereka, Mama kalau sudah selesai jangan turun sendiri dari bath up nanti bahaya kalau terpeleset.” Ucap Vadeo dan setelahnya dia buru buru menuju ke pintu kamar mandi.


Vadeo pun segera membuka pintu kamar mandi dan tampak sosok dua puterinya yang masih memakai piyama tidur.


“Sayang, kenapa kalian belum mandi. Ini sudah hampir jam tujuh.” Ucap Vadeo sambil menatap tajam pada wajah imut Valexa dan Deondria.


“Aku mau ikut ke rumah sakit Pa...” ucap Valexa dan Deondria secara bersamaan yang kini mereka berdua sudah tidak cedal alias celat lagi.


“Mama belum mau ke rumah sakit sekarang. Adiknya belum mau keluar hari ini. Kalian berangkat ke sekolah lebih dulu. Boy pasti menunggu kalian di sekolah.” Ucap Vadeo lagi. Boy sekarang memang sudah berangkat ke sekolah dari rumahnya sendiri diantar oleh sopir yang sudah disiapkan oleh keluarga Jonathan.


“Aku mau mandi sama Mama dan adik adik..” ucap Valexa dan Deondria yang menerobos masuk ke dalam kamar mandi. Mereka berdua terus berlari menuju ke dalam dan menyusul sang Mama yang masih berendam di dalam bath up. Vadeo pun tidak bisa mencegah kemauan kedua puterinya itu.


“Sayang kalian kok belum mandi?” tanya Alexa yang melihat kedua anaknya datang masih memakai baju piama yang biasanya jam segini sudah tampil dengan baju seragam sekolah nya. Sejak Boy sekolah di Quality School, Valexa dan Deondria menjadi rajin berangkat ke sekolah.


“Aku mau mandi bersama Mama dan Adik adik...” ucap Valexa dan Deondria secara bersama, mereka berdua dengan segera melepas baju piamanya dan segera ikut mencebur ke dalam bath up.


Beberapa menit kemudian ketiga perempuan itu sudah selesai mandi. Twins yang membantu Sang Mama keluar dari bath up. Alexa sudah memakai bath robe sedangkan Twins terbalut oleh handuk tubuh mungil mereka. Tampak mereka bertiga tersenyum senang berkali kali Twins menciumi perut gendut Alexa.


“Ayo adik adik keluar aku sudah ingin memegang tangan kamu...” ucap Valexa sambil mengusap usap perut Sang Mama.


“Sayang panggil Papa, perut Mama sangat sakit...” ucap Alexa dengan ekspresi wajah meringis menahan sakit dan tangannya memegang perut dan pinggang belakangnya.


“Papa... adik adik mau keluar....” teriak Deondria sambil berlari mencari Sang Papa. Sedangkan Valexa membantu Sang Mama berjalan pelan pelan keluar dari kamar mandi.


Vadeo yang masih berada di dalam kamar itu pun segera berlari ke arah kamar mandi. Vadeo segera menggendong tubuh Alexandria.


“Kalian bilang pada Oma dan Opa kalau adik adik mau lahir.” Ucap Vadeo yang masih menggendong tubuh Alexandria.


“Adik adik mau lahirrrrrrrrr!” teriak Valexa dan Deondria secara bersamaan dan seluruh orang di dalam Mansion Jonathan mendengar suara mereka. Dua pengasuh Twins girl pun segera datang masuk ke kamar Alexa dan Vadeo melihat kedua Nona kecil yang hanya terbalut oleh handuk mereka segera kembali ke kamar untuk mencarikan baju ganti pada Nona Nona kecil itu.


Vadeo pun segera melangkah menuju ke pintu kamar akan membawa Alexa keluar dari kamar.


“Pa pakai baju dulu aku. Tenang Pa aku masih tahan.” Ucap lirih Alexa lalu Vadeo pun kembali melangkah menuju ke tempat tidur dan membaringkan tubuh Alexa di tempat tidur.


Sesaat kemudian Tuan dan Nyonya Jonathan sudah masuk ke dalam kamar Vadeo dan Alexandria, tampak Vadeo sudah selesai memakaikan baju pada isterinya.


“Papa siapkan mobil kenapa malah ikut ke sini.” Ucap Vadeo lalu menggendong tubuh Alexa lagi. Sedangkan Nyonya Jonathan tampak menarik satu buah koper yang memang sudah disiapkan jauh jauh hari. Satu koper berisi keperluan Alexandria dan Twins boy.


“Sopir sudah siap di bawah. Aku akan membantu kamu kalau kamu keberatan membawa Alexa dan cucu cucuku.” Ucap Tuan Jonathan yang berdiri di dekat Vadeo.


“Kenapa tidak di kamar bawah saja sih lebih mudah...” ucap Nyonya Jonathan sambil menarik koper. Dan saat keluar dari kamar para pelayan siap membantu mereka. Twins girl pun sudah tampil cantik dan berlarian mengikuti langkah kaki sang Papa yang menggendong tubuh Sang Mama menuruni anak tangga.


Vadeo segera masuk ke dalam mobil yang pintunya sudah terbuka. Twins girl pun ikut masuk dan duduk di jok depan di samping pak sopir, mobil langsung berjalan meninggalkan Mansion Jonathan menuju ke rumah sakit. Di belakangnya mobil yang berisi Tuan dan Nyonya Jonathan juga pengawal berjalan mengikuti mobil yang membawa keluarga kecil Vadeo.


Beberapa menit kemudian mobil sudah masuk ke halaman rumah sakit. Pak Sopir segera menghentikan mobil di depan pintu masuk. Petugas rumah sakit segera mendorong brankar menuju ke mobil milik Vadeo. Alexandria pun segera ditaruh ke dalam brankar dan dibawa menuju ke ruang periksa dan selanjutnya dibawa menuju ke ruang persalinan di mana tim dokter sudah siap menunggu. Vadeo pun turut mendampingi sang isteri dalam proses melahirkan anak anak mereka.


Sementara itu Twins girl dan Tuan Nyonya Jonathan menunggu di luar kamar persalinan. Nyonya Jonathan sudah memberi kabar pada keluarga William jika Alexandria sudah masuk ruang persalinan.


“Kok Tuan dan Nyonya William belum datang Ma?” ucap Tuan Jonathan yang tampak khawatir.


“Katanya setelah mendengar Alexa masuk rumah sakit. Ixora mules mules juga.” Jawab Nyonya Jonathan yang mendapat kabar dari sang besan perempuannya. Ixora setelah hamil tujuh bulan memang tinggal di Mansion Willam.