
“Kita mau kemana Dev?”tanya Ayra penasaran dengan mata yang tertutup kain sementara tangannya dituntun Devara menuju lokasi dinner romantis mereka berdua.
“Sabarlah! Sebentar lagi kita sampai”ucap Devara
Devara terus menuntun Ayra sampai di lokasi candle light dinner romantis yang sudah dirancangnya.
“Nah..kita sudah sampai. Kau siap?”tanya Devara
Ayra mengangguk pelan. Devara lalu berdiri di belakang sang istri sambil melepas kain penutup mata Ayra.
Setelah kain penutupnya terlepas, Ayra mulai membuka matanya perlahan-lahan. Ayra dibuat takjub dengan pemandangan indah yang dilihatnya.
“Bagaimana menurutmu?”tanya Devara
Ayra menoleh pada sang suami dengan wajah yang berseri-seri. Senyuman indah terukir di wajah cantiknya.
“Bagus banget Dev”puji Ayra
“Apa kau suka?”tanya Devara
“Aku suka sekali..Terimakasih Dev”ucap Ayra
Mendengar sang istri sangat menyukai kejutan darinya, membuat Devara sangat bahagia sekaligus bangga pada dirinya sendiri. Devara mengajak Ayra berjalan menuju meja dan kursi untuk dinner. Devara mengulurkan tangannya pada Ayra. Ayra menerima uluran tangan Devara dengan perasaan bahagia. Keduanya berjalan beriringan menuju meja dan kursi yang sudah tersedia. Tak lupa Devara menarik kursi untuk ratu di dalam hidupnya itu.
“Terimakasih”ucap Ayra pada sang suami.
Devara kemudian berjalan memutar dan duduk di kursi dihadapan sang istri. Devara bertepuk tangan beberapa kali memberi tanda pada para pelayannya untuk menyiapkan santap makan malam untuk keduanya. Satu per satu pelayan datang dan menyajikan masakan yang sudah disiapkan untuk majikannya.
Suasana benar-benar sangat romantis. Sebuah melodi lagu yang indah mengiringi candle light dinner romantis yang sudah dirancang Devara. Setelah menghabiskan hidangan yang tersedia di meja, keduanya meminum anggur yang memang sudah dipesan khusus oleh Devara.
Ayra yang memang belum pernah meminum anggur selama hidupnya, mengerutkan dahinya kala melihat seorang pelayan menuangkan anggur ke dalam gelasnya.
“Dev..aku tak mau minum anggur”ucap Ayra pada Devara
“Kenapa?”tanya Devara bingung
“Aku tak pernah minum anggur”
“Cobalah! Rasanya enak”
“Maaf Dev..tapi aku tak bisa”
“Baiklah! Bawa kembali gelas-gelas ini. Ambilkan jus buah saja”perintah Devara pada pelayannya.
“Baik tuan”jawab pelayan itu yang kemudian undur diri untuk mengambilkan jus buah pesanan Devara.
Ayra yang merasa bersalah pada sang suami akhirnya memilih meminta maaf.
“Maaf ya Dev”ucap Ayra tulus
Devara menarik sudut bibirnya melihat Ayra yang merasa bersalah pada dirinya. Devara menggenggam sebelah tangan Ayra lalu mencium punggung tangan istrinya dengan penuh kasih.
“Aku yang minta maaf karena tak tahu kalo kamu ga minum anggur”ucap Devara sambil tersenyum.
Ayra yang mendengar Devara tidak marah pada dirinya merasa sangat bahagia karena suaminya sangat pengertian.
Setelah menikmati santap makan malam, Devara berdiri dari duduknya. Sebelah tangannya yang menggenggam tangan Ayra, menarik tangan itu lalu mengajak Ayra berdiri. Ayra yang bingung dengan kelakuan Devara dibuat bertanya-tanya.
“Kita mau kemana Dev?”tanya Ayra.
Devara hanya diam sambil melangkahkan kakinya menuju salah satu spot di pinggir kolam. Devara berjalan menuju sebuah piano besar yang sengaja diletakkan di sana sebagai bagian dari kejutan Devara pada Ayra. Devara melepaskan tangan Ayra lalu duduk di kursi. Devara ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk Ayra.
“Aku ingin menyanyikan sebuah lagu untukmu. Dengarkan baik-baik!”pinta Devara.
“Baiklah!”jawab Ayra
Devara mulai merenggangkan jemari-jemarinya. Kemudian jemari-jemari itu mulai menari di atas tuts piano besar itu. Devara menyanyikan sebuah lagu cinta yang sangat merdu. Lagu indah yang menggambarkan perasaan Devara pada Ayra. Wanita yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya. Ratu dalam hidupnya. Sekarang dan Selamanya.
“Sayang..Lagu ini untukmu”ucap Devara sambil menatap Ayra yang berdiri di samping Devara.
Devara membawakan sebuah lagu milik penyanyi asal Singapura, Sezairi yang sangat indah berjudul It’s You.
Here we are under the moonlight
Di sinilah kita berada di bawah sinar rembulan
I'm the one without a dry eye
Mataku selalu berkaca-kaca
'Cause you look amazing
Karena kau terlihat luar biasa
I'm sorry for whatever I've caused
Aku minta maaf atas segala yang aku perbuat
Before today I knew I felt lost
Sebelum hari ini kau bukan milik siapa-siapa
But now you're my lady
Namun kini kau adalah milikku
So take my hands up, seen me
Genggamlah tanganku, tatao aku
'Cause you've made me Into this man
Karena kau lah yang membuatku menjadi seperti ini
I promise I'll treasure you girl
Aku berjanji akan menghargaimu sayang
You're all that I've needed
Hanya kau yang aku butuhkan
Completing my world
Tuk melengkapi duniaku
You, you're my love, my life, my beginning
Kau, kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku
And I'm just so stumped I got you
Dan aku masih bingung kenapa bisa mendapatkanmu
Girl, you are the piece of me missing
Sayang, kaulah bagian diriku yang hilang
Remember it now
Sekarang aku teringat
All the times I've been alone, shown me the way
Setiap kali aku merasa sendiri, tunjukkan aku jalannya
Let me hear, let me hold mine
Biarkanku mendengar dan menggenggammu
Through that door straight to you
Menuju pintu yang ada di depanmu
You're my love, my life, my beginning
Kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku
It's you...
Itu kamu...
Aku butuh seseorang untuk mencubitku sekarang
I just can't believe what I have found
Aku hanya tak percaya apa yang aku dapatkan
Standing here by me
Berdiri di sampingku
Giving me the greatest gift you can
Memberikan hadiah terindah dalam hidupku
Saying yes and now our lives begin
Katakanlah iya maka sekarang hidup kita dimulai
Choosing you daily
Hanya kau yang ada di hatiku
So take my hands up, seen me
Genggamlah tanganku, tatap aku
'Cause you've made me into this man
Karena kau lah yang membuatku menjadi seperti ini
I promise I'll treasure you girl
Aku berjanji akan menghargaimu sayang
You're all that I've needed
Hanya kau yang aku butuhkan
Completing my world
Tuk melengkapi duniaku
You, you're my love, my life, my beginning
Kau, kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku
And I'm just so stumped I got you
Dan aku masih bingung kenapa bisa mendapatkanmu
Girl, you are the piece of me missing
Sayang, kaulah bagian diriku yang hilang
Remember it now
Sekarang aku teringat
All the times I've been alone, shown me the way
Setiap kali aku merasa sendiri, tunjukkan aku jalannya
Let me hear, let me hold mine
Biarkanku mendengar dan menggenggammu
Through that door straight to you
Menuju pintu yang ada di depanmu
You're my love, my life, my beginning
Kau adalah cintaku, hidupku, permulaanku
It's you...
Itu kamu...
I will never give up on you girl
Aku tak akan menyerah padamu sayang
Treat you right every night
Memperlakukanmu dengan baik setiap malam
Make my move, just for you
Melakukan apa yang aku bisa hanya untukmu
Wanna do, do this right
Aku ingin melakukannya dengan baik
Ayra yang mendengarkan suara berat Devara menyanyikan lagu cinta dengan penuh penghayatan menjadi ikut terbawa suasana. Suara Devara terdengar sangat merdu. Selama menyanyi Devara tak henti-hentinya menatap sang istri. Keduanya benar-benar sedang dimabuk asmara. Seakan dunia hanya milik keduanya. Yang lain berasa ngontrak semua.
Setelah Devara selesai menyanyi, Ayra bertepuk tangan dengan penuh semangat. Devara yang mendengar suara tepuk tangan Ayra, menyunggingkan senyum di wajah tampannya menerima pujian sang istri.
Devara berdiri dari duduknya lalu menghampiri Ayra. Tangannya melingkar di pinggang Ayra.
“Aku ga nyangka kamu bisa seromantis ini.. Terimakasih”ucap Ayra tulus setelah menerima kejutan demi kejutan selama seharian ini.
“Hari ini adalah hari terindah bagiku karena kini aku memilikimu dalam hidupku. I love you”ucap Devara membuat Ayra sangat terharu.
“I love you too”sahut Ayra sambil tersenyum.
“Do you wanna dance with me?”tanya Devara tiba-tiba
Ayra mengernyitkan dahinya mendengar tawaran Devara untuk berdansa dengannya. Ayra mengangkat tangannya dan meletakkan di dekat telinganya. Memberi tanda bahwa tak ada suara musik. Devara menarik sudut bibirnya lalu bertepuk tangan beberapa kali.
Tiba-tiba terdengar sebuah lantunan lagu milik dewa saksofon, Kenny G yang berjudul The Moment. Ayra menoleh ke kanan dan ke kiri mencari sumber suara. Sepertinya Devara sengaja mengundang beberapa pemain musik untuk mengiringi mereka berdansa. Namun Ayra sama sekali tak melihat para pemain musik itu.
“Kamu kenapa? Nyari siapa?”tanya Devara
“Pemain musiknya dimana?”tanya Ayra balik
“Mereka ada di suatu tempat. Kau tak usah mencari mereka. Bagaimana? Kau mau berdansa sayang?”ajak Devara lagi
Ayra menoleh pada Devara sambil tersenyum. Ayra mengangguk pelan menerima ajakan sang suami untuk berdansa. Akhirnya keduanya berdansa di bawah cahaya rembulan. Diiringi lagu indah karya Kenny G, mulai dari lagu The Moment, Forever in Love dan Loving You.
Devara dibuat takjub dengan keahlian Ayra yang terlihat semakin lihai berdansa. Ayra tak lagi menginjak kakinya ketika berdansa.
“Kamu udah bisa dansa sekarang?”tanya Devara di sela-sela mereka berdansa.
“Aku belajar sama kak Catherine. Les privat”jawab Ayra sambil tertawa kecil.
“Aku ga mau membuat keluargamu malu punya menantu sepertiku. Makanya aku belajar sama kak Catherine. Bagaimana? Aku udah lumayan jago kan?”tanya Ayra sambil menatap wajah tampan suaminya.
Devara tergelak mendengar penuturan Ayra.
“You’re the best baby”puji Devara sambil mengecup kening Ayra
Membuat Ayra tersipu malu mendengar pujian Devara. Keduanya benar-benar merasa sangat bahagia. Bisa berdansa dengan orang yang sangat mereka cintai. Bahkan Ayra menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami. Mereka tampak menikmati kebersamaan mereka malam ini.
“I love you Devara Alexander”
“I love you too Amayra Griselle Fredella”
Kata-kata cinta terus meluncur di bibir kedunya menyalurkan rasa cinta yang memuncah di dalam hati keduanya. Betapa keduanya sangat mencintai satu sama lain.